174 Warga Rusun Dakota Ikuti Layanan KB Gratis

Rabu, 29 April 2015 Reporter: Rudi Hermawan Editor: Agustian Anas 3602

174 Warga Rusun Dakota Ikuti Program KB

(Foto: doc)

Untuk menekan jumlah angka kelahiran di Jakarta Pusat, kantor Keluarga Berencana (KB) Jakarta Pusat menggelar pelayanan KB gratis di Rumah Susun Dakota, Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (28/4).

Ini merupakan program unggulan. Pelayanan jemput bola menyasar tempat yang ramai

Kepala Kantor KB Jakarta Pusat, Endang Widaningsih, mengatakan pelayanan KB gratis ini menyasar pemukiman padat penduduk seperti kampung deret atau pasar.

"Ini merupakan program unggulan. Pelayanan jemput bola menyasar tempat yang ramai," kata Endang, Selasa (28/4).

Ia mengatakan, jumlah peserta KB menggunakan metode Intra Uterine Device (IUD) sebanyak 68 orang, metode implant 61 orang, suntik 8 orang, metode operasi pria (MOP) 6 orang, serta pil 12 orang.

"Sedangkan 19 orang yang memilih menggunakan metode operasi wanita (MOW) dirujuk ke RS Angkatan Laut Mintohardjo dan tidak dikenakan biaya," ungkapnya.

BERITA TERKAIT
Ahok Terkejut Tingkat Kelahiran di DKI Meningkat

Angka Kelahiran di DKI Meningkat

Senin, 16 Februari 2015 9988

Wagub Launching Pelayanan KB Perbatasan Jabodetabek

DKI Luncurkan 6 Mobil Pelayanan KB

Rabu, 18 Maret 2015 4870

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3758

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 738

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 648

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1520

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1134

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks