Tangkal ISIS, Pemprov DKI Gandeng Ulama

Selasa, 28 April 2015 Reporter: Andry Editor: Agustian Anas 4233

Tangkal Ajaran ISIS, Pemprov DKI Gandeng Ulama

(Foto: Andry)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meminta bantuan ulama untuk menangkal paham ISIS dan radikalisme lainnya di ibu kota. Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI bersama Koordinator Dakwah Islam (KODI) Provinsi DKI menggelar diskusi di Balai Agung, Balaikota, Selasa (28/4).

Harapan kami, kehadiran tokoh agama berkualitas dapat menangkal paham ISIS melalui dakwah

‎Diskusi bertajuk 'Menangkal Paham Radikalisme dan Bahaya ISIS Untuk Keselamatan Bangsa itu, dihadiri Ketua KODI DKI, Sukanta, Asisten Sekda Bidang Kesejahteraan Masyarakat Fatahillah, Kepala Bakesbangpol DKI Ratiyono, akademisi, MUI, dan Polda Metro Jaya.

Fatahillah mengatakan, acara ini berawal dari obrolan berisi situasi dan kondisi yang dilaporkan Kepala Kesbangpol di lima wilayah tingkat kota berkaitan dengan bahaya paham ISIS dan radikalisme.

"Dari situ munculah ide untuk menggelar acara ini. Harapan kami, kehadiran tokoh agama berkualitas dapat menangkal paham ISIS melalui dakwah," ujarnya.

Dia berharap acara ini dapat menjadi wadah menyamakan persepsi akan bahaya radikalisme dan pengaruh ISIS yang semakin berkembang di tengah masyarakat. Tak hanya itu, dalam acara ini juga dibahas mengenai pencegahan dan penanganan paham radikalisme melalui langkah persuasif, edukatif, preventif, dan represif.

‎"Dakwah merupakan kegiatan sosial keagamaan yang dapat menangkal paham radikalisme sekaligus pembinaan kepada generasi muda sesuai ‎tuntunan agama," jelasnya.

Menurut Fatahillah, ajaran radikalisme yang hadir dengan dinamika permasalahan perkotaan dan sosial dapat mengganggu stabilitas dan keamanan dalam bermasyarakat. Karena itu, ajaran tersebut harus diwaspadai bersama, terutama bagi generasi muda yang kerap menjadi sasaran paham ini melalui media cetak dan elektronik. "Generasi muda perlu mempunyai semangat nasionalisme dan dibekali wawasan kebangsaan," terangnya.

Dia menambahkan, ‎pembentukan pola pikir kebangsaan para generasi muda itu menjadi tugas penting para insan pendidikan, juru dakwah, dan organisasi keagamaan. Pemetaan lokasi rawan radikalisme juga perlu dilakukan bersama dengan penyelenggaraan kegiatan positif di tempat-tempat ibadah.

"Ini akan kita koordinasikan, pelatihan, pembinaan akhlak kepada generasi muda untuk memantapkan empat pilar kesatuan bangsa yakni NKRI, Pancasila, Undang-Undang Dasar, dan Bhineka Tunggal Ika," ungkapnya.

Kepala Bakesbangpol DKI, Ratiyono menambahkan, pemerintah dan seluruh elemen masyarakat tidak boleh lengah sedikitpun akan penyebaran ISIS dan paham radikalisme. "Setiap jengkal yang ada di DKI harus diwaspadai," ucapnya.

Ratiyono mengatakan, penyebaran paham tersebut khususnya harus diwaspadai terhadap anak-anak sekolah yang heterogen. "‎‎Alhamdulilah, ajaran ISIS belum masuk di Jakarta," ucapnya.

Ia mengatakan, untuk menangkal penyebaran ajaran ISIS di dunia maya, pihaknya selama ini telah berkoordinasi bersama Diskominfomas DKI dengan membatasi media sosial dan memblokir situs-situs berisi ajaran ISIS dan paham radikalisme.

"Kita juga lakukan penyuluhan-penyuluhan di sekolah-sekolah madrasah. Kalau ada generasi muda yang mulai terpengaruh ajaran ini, akan langsung kita netralisir," tukasnya.

BERITA TERKAIT
Djarot: Tak Ada Kota yang Zero Crime

Djarot: Jangan Takut Hadapi ISIS

Rabu, 25 Maret 2015 4140

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9267

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3231

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3654

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1947

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1515

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks