Kisah Sukses Sanggar Tari Sri Budaya Raih Segudang Prestasi

Senin, 01 Juni 2020 Reporter: TP Moan Simanjuntak Editor: Andry 10257

 Kembangkan Tarian Tradisional, Sanggar Tari Sri Budaya Terima Banyak Penghargaan

(Foto: TP Moan Simanjuntak)

Ibukota memiliki beragam sanggar tari yang hingga kini masih tetap eksis melestarikan tarian tradisional dan modern. Namun mungkin tidak banyak dari sanggar tari tersebut yang mampu meraih segudang prestasi seperti Sanggar Tari Sri Budaya.

Sanggar ini saya dirikan karena rasa cinta saya terhadap kekayaan budaya bangsa

Pendiri Sanggar Tari Sri Budaya, Ngadimin menuturkan, sanggar ini dibentuk sejak 1988 silam dengan memfokuskan diri terhadap pelestarian dan pengembangan berbagai jenis tarian nusantara mulai dari Betawi, Jawa Barat, Jawa Tengah hingga Jawa Timur.

"Sanggar ini saya dirikan karena rasa cinta saya terhadap kekayaan budaya bangsa yang merupakan produk kearifan dan kecerdasan nenek moyang," ujarnya kepada Beritajakarta.id, Senin (1/6).

Ia mengutarakan, saat ini jumlah anak didiknya yang berlatih tari di sanggarnya mencapai 60 orang. Para anak didiknya tersebut aktif mengikuti latihan rutin di sanggarnya yang beralamat di Jalan Pulo Besar I, RT 04/11, Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara setiap Jumat pada pukul 14.00-17.00 dan Minggu pada pukul 07.30-11.00.

"Latihan dibagi tiga golongan sesuai kelompok umur mulai dari anak-anak, remaja dan dewasa," katanya.

Untuk tari tradisional Betawi, sambung Ngadimin, para anak-anak didiknya dilatih menguasai Tari Lenggang Nyai, Tari Ronggeng Blantek Gegot, Tari Nandak Ganjen, Tari Gitek Balen, Tari Ngarojeng, Tari topeng Gong, Tari Tindak Ajret dan lain sebagainya.

"Dalam setiap latihan, saya dibantu tiga pelatih tari," ungkapnya.

Berkat komitmen dan totalitasnya di dunia seni tari, Ngadimin berhasil membawa Sanggar Tari Sri Budaya meraih banyak prestasi mulai dari tingkat provinsi hingga nasional. Di antaranya Penghargaan Anugerah Budaya dari Pemprov DKI Jakarta pada 2006, Penghargaan Pola Lantai Terbaik pada Festival Tari Anak Tingkat Nasional, Juara II Lomba Karya Cipta Tari Betawi Provinsi DKI pada 2000.

Kemudian Penghargaan sebagai Penyaji Unggulan Festival Tari Kreasi Tradisi Yogyakarta pada 2010 dan Juara I untuk Kategori B Festival Tari Kreasi Baru di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada 2005.

"Melalui pelatihan tari seperti ini diharapkan generasi muda bisa mencintai budaya dari bangsa sendiri," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Sanggar Tari Tebet Timur Latih Anak Menari Sejak Usia Dini

Perjuangan Sanggar Tari Tebet Timur Jaga Eksistensi Tari Tradisional

Kamis, 21 Mei 2020 7456

 Mengenal Lebih Dekat Sanggar Si Gebrak di Rawa Lele

Mengenal Lebih Dekat Sanggar Si Gebrak di Rawa Lele

Sabtu, 25 April 2020 4030

Sanggar Bojong Rangkong Putra Betawi Ajarkan Silat dan Agama

Mengenal Sanggar Bojong Rangkong Putra Betawi di Pondok Kopi

Senin, 18 Mei 2020 6240

BERITA POPULER
Gubernur halal bihalal itb otoy

Pramono Hadiri Halal Bihalal Ikatan Orangtua Mahasiswa ITB

Minggu, 19 April 2026 2764

Launching Color Of Jakarta otoy

Rano Paparkan Potensi Ekraf Videografi dan Fotografi di Launching COJ

Jumat, 17 April 2026 1546

Paskah Pemprov DKI Jakarta 2 bilal

Pemprov DKI Rayakan Paskah Bersama di Kota Tua

Sabtu, 18 April 2026 1141

IMG 20260416 WA0100

KI DKI Apresiasi Peran Komdigi-ISKI Kawal Implementasi PP 17/2025

Kamis, 16 April 2026 1495

Gubernur pramono malam renungan suci jati

Pramono Serukan Perdamaian dan Keharmonisan

Sabtu, 18 April 2026 968

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks