Kisah Sukses Sanggar Tari Sri Budaya Raih Segudang Prestasi

Senin, 01 Juni 2020 Reporter: TP Moan Simanjuntak Editor: Andry 11069

 Kembangkan Tarian Tradisional, Sanggar Tari Sri Budaya Terima Banyak Penghargaan

(Foto: TP Moan Simanjuntak)

Ibukota memiliki beragam sanggar tari yang hingga kini masih tetap eksis melestarikan tarian tradisional dan modern. Namun mungkin tidak banyak dari sanggar tari tersebut yang mampu meraih segudang prestasi seperti Sanggar Tari Sri Budaya.

Sanggar ini saya dirikan karena rasa cinta saya terhadap kekayaan budaya bangsa

Pendiri Sanggar Tari Sri Budaya, Ngadimin menuturkan, sanggar ini dibentuk sejak 1988 silam dengan memfokuskan diri terhadap pelestarian dan pengembangan berbagai jenis tarian nusantara mulai dari Betawi, Jawa Barat, Jawa Tengah hingga Jawa Timur.

"Sanggar ini saya dirikan karena rasa cinta saya terhadap kekayaan budaya bangsa yang merupakan produk kearifan dan kecerdasan nenek moyang," ujarnya kepada Beritajakarta.id, Senin (1/6).

Ia mengutarakan, saat ini jumlah anak didiknya yang berlatih tari di sanggarnya mencapai 60 orang. Para anak didiknya tersebut aktif mengikuti latihan rutin di sanggarnya yang beralamat di Jalan Pulo Besar I, RT 04/11, Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara setiap Jumat pada pukul 14.00-17.00 dan Minggu pada pukul 07.30-11.00.

"Latihan dibagi tiga golongan sesuai kelompok umur mulai dari anak-anak, remaja dan dewasa," katanya.

Untuk tari tradisional Betawi, sambung Ngadimin, para anak-anak didiknya dilatih menguasai Tari Lenggang Nyai, Tari Ronggeng Blantek Gegot, Tari Nandak Ganjen, Tari Gitek Balen, Tari Ngarojeng, Tari topeng Gong, Tari Tindak Ajret dan lain sebagainya.

"Dalam setiap latihan, saya dibantu tiga pelatih tari," ungkapnya.

Berkat komitmen dan totalitasnya di dunia seni tari, Ngadimin berhasil membawa Sanggar Tari Sri Budaya meraih banyak prestasi mulai dari tingkat provinsi hingga nasional. Di antaranya Penghargaan Anugerah Budaya dari Pemprov DKI Jakarta pada 2006, Penghargaan Pola Lantai Terbaik pada Festival Tari Anak Tingkat Nasional, Juara II Lomba Karya Cipta Tari Betawi Provinsi DKI pada 2000.

Kemudian Penghargaan sebagai Penyaji Unggulan Festival Tari Kreasi Tradisi Yogyakarta pada 2010 dan Juara I untuk Kategori B Festival Tari Kreasi Baru di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada 2005.

"Melalui pelatihan tari seperti ini diharapkan generasi muda bisa mencintai budaya dari bangsa sendiri," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Sanggar Tari Tebet Timur Latih Anak Menari Sejak Usia Dini

Perjuangan Sanggar Tari Tebet Timur Jaga Eksistensi Tari Tradisional

Kamis, 21 Mei 2020 7929

 Mengenal Lebih Dekat Sanggar Si Gebrak di Rawa Lele

Mengenal Lebih Dekat Sanggar Si Gebrak di Rawa Lele

Sabtu, 25 April 2020 4370

Sanggar Bojong Rangkong Putra Betawi Ajarkan Silat dan Agama

Mengenal Sanggar Bojong Rangkong Putra Betawi di Pondok Kopi

Senin, 18 Mei 2020 6723

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 6178

Munjirin Tinjau Ring Tinju Flyover Kampung Melayu

Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

Senin, 26 Oktober 2026 5605

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 1307

Pengprov akuatik dki jakarta rezap

Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 1567

Road to lerata run anita

Road to Larata Run 2026 Padukan Olahraga dan Transportasi Publik

Sabtu, 31 Oktober 2026 892

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks