Anies Tinjau Penataan Pedagang Kaki Lima di Kawasan Bundaran HI Saat Car Free Day

Reporter : Rezki Apriliya Iskandar | Editor : Andry | Minggu, 03 November 2019 14:01 WIB | Dibaca 562 kali
Anies Tinjau Penataan Pedagang Kaki Lima di Kawasan Bundaran HI Saat Car Free Day (Foto : Mochamad Tresna Suheryanto / Beritajakarta.id)

Dengan mengendarai sepeda, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meninjau langsung penataan pedagang kaki lima (PKL) Bundaran HI, Jakarta Pusat pada saat kegiatan Car Free Day (CFD) pada Minggu pagi (3/11). 

" Terima kasih kepada para PKL yang telah mau mengikuti apa yang kita atur"

Kawasan PKL yang sebelumnya memenuhi Bundaran HI sekarang ditata sehingga masyarakat dapat nyaman untuk berolahraga dan berekreasi bersama teman maupun keluarga.

"Ketika kegiatan CFD itu dimulai tahun 2001. Pada waktu itu memang digunakan untuk salah satu kegiatan pengurangan polusi emisi udara, yang kedua adalah kegiatan olahraga dengan berjalan kaki dan bersepeda. Jadi yang kita lakukan sekarang ini bukan penertiban. Sesungguhnya yang dilakukan adalah penataan seperti tujuan utamanya diadakan Car Free Day," ujar Anies seperti dikutip dari siaran pers PPID DKI Jakarta.

Anies menyebut seluruh badan utama jalan raya utama di sekitar Bundaran HI digolongkan sebagai zona merah yang harus bebas dari kegiatan apapun kecuali berjalan kaki, berlari, berolahraga, ataupun bersepeda. Selain itu, ada beberapa kawasan zona kuning dan zona hijau yang memungkinkan pedagang untuk melakukan kegiatan ekonomi bersama masyarakat selama CFD berlangsung.

"Dengan cara (zonasi) seperti itu, maka semua yang datang ke sini untuk berolahraga, untuk berkegiatan bersama keluarga, bersama teman itu ada kenyamanan. Dan teman-teman tadi merasakan bahwa rapi, bersih, dan yang tidak kalah penting, tidak ada sampah. Itu sepanjang jalan tidak ada sampah lagi. Ini sekarang selesai acara (CFD) ini, Dinas Lingkungan Hidup harus nyari-nyari tuh sampahnya. Karena lihat sendiri di jalan, bersih. Jadi sebetulnya, kita semua bisa melakukan ini," terang Anies.

Anies juga menyebut penataan zonasi CFD juga memberikan kenyamanan bagi pesepeda karena jalur khusus yang berada di tengah di jalan raya (bersebelahan jalur Transjakarta). Sementara itu, masyarakat lain yang berjalan kaki maupun berlari bisa memanfaatkan trotoar maupun bagian pinggir badan jalan yang kosong dari pedagang.

"Saya ingin sampaikan apresiasi. Terima kasih kepada para PKL yang telah mau mengikuti apa yang kita atur. Prinsipnya saya sampaikan selalu, di Jakarta itu kesempatannya diberikan setara, tapi bukan tanpa diatur. Dan begitu diatur baik-baik, alhamdulillah merekapun mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan rezeki dari berkumpulnya begitu banyak orang. Di sisi lain, yang berolahraga juga nyaman," ucap Anies lebih lanjut.

Anies juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta yang terlibat dalam penataan CFD. Gubernur Anies menyebut jajaran Pemprov DKI Jakarta telah mulai bekerja sejak tengah malam dan menjelang fajar untuk menyosialisasikan kebijakan penataan zonasi CFD.

'Jadi kita lakukan dengan baik, dengan sopan, dengan memberitahu tujuannya adalah semua merasakan manfaat. Dan alhamdulillah itu berjalan lancar. Jadi sampai dengan sekarang, sudah siang hari, kita merasakan CFD kembali seperti awal 2001 ketika dimulai sebagai kegiatan untuk berjalan kaki, bersepeda," tutup Anies.

TOP