Beragam Toga dan Sayuran Dipanen dari OPAL Kantor Dinas KPKP

Jumat, 27 September 2019 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Toni Riyanto 4037

Beragam Toga dan Sayuran di Panen dari OPAL Kantor Dinas KPKP

(Foto: Mochamad Tresna Suheryanto)

Beragam tanaman obat keluraga (Toga) dan sayuran dipanen dari lahan Obor Pangan Lestari (OPAL) di Kantor Dinas KPKP DKI Jakarta, Jalan Gunung Sahari Raya, Jakarta Pusat.

 DKI Jakarta termasuk yang tercepat,

Jenis tanaman yang dipanen seperti, tapak dara, tomat, kumis kucing, lidah buaya, sambung nyawa, cabai, binahong, lavender, bayam merah, dan bayam hijau.

Kasubdit Aneka Cabai dan Sayuran Buah, Direktorat Sayuran dan Tanaman Obat, Ditjen Hortikultura Kementerian Pertanian RI, Mardiyah Hayati mengapresiasi pemanfaatan lahan perkantoran untuk penyediaan sumber pangan dan gizi oleh Dinas KPKP DKI Jakarta.

"Khusus OPAL di sini adalah untuk perkantoran, jadi sasarannya pegawai supaya bisa menikmati sayuran-sayuran segar yang bagus dan organik. Sehingga, tingkat konsumsi sayuran meningkat," ujarnya, Jumat (27/9).

Mardiyah menjelaskan, OPAL akan terus dikembangkan menjadi gerakan nasional dalam pemanfaatan lahan pekarangan oleh masyarakat luas sebagai sumber pangan dan gizi keluarga.

"Saya lihat dari seluruh Indonesia yang menyelesaikan baru beberapa provinsi dan DKI Jakarta termasuk yang tercepat," ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas KPKP DKI Jakarta, Suharini Eliawati mengatakan, berdasarkan Undang Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan pada Pasal 60 mengamanatkan pemerintah dan pemerintah daerah berkewajiban mewujudkan penganekaragaman konsumsi pangan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat sesuai dengan potensi maupun kearifan lokal guna mewujudkan hidup sehat, aktif, serta produktif.

"17 Agustus lalu OPAL ini diresmikan, dan Alhamdulillah sudah bisa panen. Kami ingin membangkitkan kembali pengembangan pertanian berbasis ruang," terangnya.

Ia menambahkan, OPAL dikatakan berhasil jika masyarakat telah mampu mereplikasinya. Sehingga, masyarakat perlu terus disosialisasikan dan diedukasi mengenai OPAL untuk penganekaragaman konsumsi pangan dalam rangka pemenuhan gizi ke masyarakat.

"Kami terus memotivasi warga, keterbatasan lahan bisa disikapi dengan inovasi dan terobosan untuk mengembangkan pertanian perkotaan atau urban farming," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Dinas KPKP-Kementan RI Luncurkan Obor Pangan Lestari

Dinas KPKP-Kementan RI Luncurkan Obor Pangan Lestari

Jumat, 16 Agustus 2019 3229

Kadis KPKP Apresiasi Pengembangan Urban Farming di Malakasari

Kadis KPKP Apresiasi Pengembangan Urban Farming di Malakasari

Senin, 23 September 2019 4349

Kembangkan Urban Farming, Pemkot Jakpus Bangun Jakpus Farm

Kembangkan Urban Farming, Pemkot Jakpus Bangun Jakpus Farm

Sabtu, 14 September 2019 4703

 Ahli Perencanaan dari 40 Negara Kunjungi Balkot Farm

Ahli Perencanaan dari 40 Negara Kunjungi Balkot Farm

Senin, 09 September 2019 33637

Delegasi Taiwan dan Jepang Kunjungi Balkot Farm

Delegasi Taiwan dan Jepang Kunjungi Balkot Farm

Senin, 16 September 2019 29546

BERITA POPULER
Gubernur pramono MUI rezap

Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

Selasa, 11 Agustus 2026 13046

Munjirin Pimpin Panen Sayur sekolah nur

Panen Serentak di Jaktim Hasilkan 2 Ton

Jumat, 14 Agustus 2026 6169

Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset dan Optimalisasi Anggaran 2026

Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset

Jumat, 14 Agustus 2026 1754

Pemilik bangunan ubah saluran ist

Pemkot Jaksel Tegur Pemilik Bangunan Langgar Aturan

Jumat, 14 Agustus 2026 1667

IMG 20260812 WA0088

Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

Rabu, 12 Agustus 2026 1643

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks