Beragam Toga dan Sayuran Dipanen dari OPAL Kantor Dinas KPKP

Jumat, 27 September 2019 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Toni Riyanto 4182

Beragam Toga dan Sayuran di Panen dari OPAL Kantor Dinas KPKP

(Foto: Mochamad Tresna Suheryanto)

Beragam tanaman obat keluraga (Toga) dan sayuran dipanen dari lahan Obor Pangan Lestari (OPAL) di Kantor Dinas KPKP DKI Jakarta, Jalan Gunung Sahari Raya, Jakarta Pusat.

 DKI Jakarta termasuk yang tercepat,

Jenis tanaman yang dipanen seperti, tapak dara, tomat, kumis kucing, lidah buaya, sambung nyawa, cabai, binahong, lavender, bayam merah, dan bayam hijau.

Kasubdit Aneka Cabai dan Sayuran Buah, Direktorat Sayuran dan Tanaman Obat, Ditjen Hortikultura Kementerian Pertanian RI, Mardiyah Hayati mengapresiasi pemanfaatan lahan perkantoran untuk penyediaan sumber pangan dan gizi oleh Dinas KPKP DKI Jakarta.

"Khusus OPAL di sini adalah untuk perkantoran, jadi sasarannya pegawai supaya bisa menikmati sayuran-sayuran segar yang bagus dan organik. Sehingga, tingkat konsumsi sayuran meningkat," ujarnya, Jumat (27/9).

Mardiyah menjelaskan, OPAL akan terus dikembangkan menjadi gerakan nasional dalam pemanfaatan lahan pekarangan oleh masyarakat luas sebagai sumber pangan dan gizi keluarga.

"Saya lihat dari seluruh Indonesia yang menyelesaikan baru beberapa provinsi dan DKI Jakarta termasuk yang tercepat," ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas KPKP DKI Jakarta, Suharini Eliawati mengatakan, berdasarkan Undang Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan pada Pasal 60 mengamanatkan pemerintah dan pemerintah daerah berkewajiban mewujudkan penganekaragaman konsumsi pangan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat sesuai dengan potensi maupun kearifan lokal guna mewujudkan hidup sehat, aktif, serta produktif.

"17 Agustus lalu OPAL ini diresmikan, dan Alhamdulillah sudah bisa panen. Kami ingin membangkitkan kembali pengembangan pertanian berbasis ruang," terangnya.

Ia menambahkan, OPAL dikatakan berhasil jika masyarakat telah mampu mereplikasinya. Sehingga, masyarakat perlu terus disosialisasikan dan diedukasi mengenai OPAL untuk penganekaragaman konsumsi pangan dalam rangka pemenuhan gizi ke masyarakat.

"Kami terus memotivasi warga, keterbatasan lahan bisa disikapi dengan inovasi dan terobosan untuk mengembangkan pertanian perkotaan atau urban farming," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Dinas KPKP-Kementan RI Luncurkan Obor Pangan Lestari

Dinas KPKP-Kementan RI Luncurkan Obor Pangan Lestari

Jumat, 16 Agustus 2019 3335

Kadis KPKP Apresiasi Pengembangan Urban Farming di Malakasari

Kadis KPKP Apresiasi Pengembangan Urban Farming di Malakasari

Senin, 23 September 2019 4432

Kembangkan Urban Farming, Pemkot Jakpus Bangun Jakpus Farm

Kembangkan Urban Farming, Pemkot Jakpus Bangun Jakpus Farm

Sabtu, 14 September 2019 4783

 Ahli Perencanaan dari 40 Negara Kunjungi Balkot Farm

Ahli Perencanaan dari 40 Negara Kunjungi Balkot Farm

Senin, 09 September 2019 33746

Delegasi Taiwan dan Jepang Kunjungi Balkot Farm

Delegasi Taiwan dan Jepang Kunjungi Balkot Farm

Senin, 16 September 2019 29633

BERITA POPULER
Penumpang mikrotrans cilik ist

Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

Minggu, 11 Oktober 2026 29947

Petugas tj bantu warga ist2

Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

Kamis, 15 Oktober 2026 14233

Puskesmas matraman otoy

Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

Jumat, 16 Oktober 2026 3084

Transjakarta penghargaan pusta karsa ist

Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

Kamis, 15 Oktober 2026 1751

Satriadi gunawan pol pp jati

Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

Senin, 12 Oktober 2026 2027

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks