Jumat, 06 Maret 2026 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 274
(Foto: Folmer)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Remaja Islam Masjid Cut Meutia (Ricma) menggelar Ramadan Jazz Festival (RJF) 2026 bertajuk "Harmoni Pulihkan Negeri", Jumat (6/3) malam.
RJF 2026 yang digelar hingga Sabtu (7/3) besok di pelataran Masjid Cut Mutia ini menjadi simbol persatuan dan aksi sosial melalui alunan jazz yang meneduhkan.
"Mendukung langkah Jakarta menuju kota global yang berbudaya,"
Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Mochamad Miftahulloh Tamary, memberikan apresiasi kepada Ricma atas dedikasi dan komitmennya menyelenggarakan festival ini setiap Ramadan.
"RJF 2026 ini merupakan gelaran yang ke 15. Tidak hanya menghadirkan ruang seni dan spiritual tetapi juga mempererat tali persaudaraan, merayakan keberagaman budaya, sekaligus memperkuat nilai-nilai kemanusiaan," ujar Miftahulloh.
Dengan mengusung tema "Harmoni untuk Negeri", lanjut Miftahulloh, RJF mengajak semua pihak untuk merayakan bulan suci Ramadan dengan semangat berbagi dan solidaritas. Setiap penampilan membawa pesan tentang pentingnya kebersamaan dan kepedulian, berbagi berkah kepada yang membutuhkan.
"Bagi saya, RJF memberikan pengalaman istimewa dengan kehadiran berbagai musisi jazz yang ditampilkan di halaman Masjid Cut Meutia yang merupakan Cagar Budaya. Dalam suasana yang sakral, kita merasakan bagaimana musik jazz dan spiritualitas Ramadan berpadu dalam harmoni, menciptakan momen yang tidak hanya menghibur namun juga khidmat, penuh makna dan kedamaian," ungkapnya.
Ia menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta berupaya menghadirkan sesuatu yang berbeda dalam merayakan kebahagiaan hadirnya Ramadan 1447 H di beberapa ruang publik seperti Jakarta Ramadan Festival yang menampilkan rebana kolosal serta Ramadan Jazz Festival.
Berbagai acara ini, menurut Miftahulloh, dihadirkan untuk memperkaya suasana Ramadan sekaligus membawa pesan solidaritas, kebersamaan, dan kedamaian melalui musik, seni, dan kegiatan sosial.
"Saya berharap, RJF terus konsisten menjadi ruang ekspresi seni yang edukatif dan religius, menggabungkan kreativitas dengan nilai-nilai spiritual serta melibatkan partisipasi masyarakat di tengah suasana Ramadan," ucapnya.
Ia juga mengajak pengurus Remaja Islam Masjid Cut Meutia agar turut berperan aktif mendukung upaya Pemprov DKI Jakarta dalam memperkuat ekosistem kebudayaan yang inklusif, harmonis, dan bernilai spiritual.
"Sinergi ini akan mendukung langkah Jakarta menuju kota global yang berbudaya dengan tetap menjaga nilai-nilai agama dalam kehidupan bermasyarakat. Mari kita jaga Jakarta dengan keberagaman," tandasnya.