Anies Lepas Keberangkatan 65 Orang Satgas Karhutla ke Riau

Reporter : Mustaqim Amna | Editor : Toni Riyanto | Selasa, 17 September 2019 12:27 WIB | Dibaca 499 kali
Anies Lepas Keberangkatan 65 Orang Satgas Karhutla ke Riau (Foto : / Beritajakarta.id)

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melepas keberangkatan 65 orang yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Terpadu untuk membantu menanggulangi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) ke wilayah yang terdampak asap, salah satunya Provinsi Riau. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian masyarakat Jakarta atas musibah kebakaran di Sumatera maupun di Kalimantan.

"M asyarakat Jakarta peduli dan ikut turun tangan"

Dalam sambutannya di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Selasa (17/9), Anies berpesan kepada tim yang nantinya bertugas selama 10 hari agar tidak memandang tanggung jawab penaggulangan karhutla sebagai pengorbanan, tapi lebih kepada pengabdian.

"Saya tegaskan bahwa berangkat ke sana jangan dipandang sebagai pengorbanan agar tidak ada beban karena itu terima tanggung jawab ini sebagai kehormatan dan pengabdian menjadi perwakilan warga jakarta untuk memadamkan api dan menyelamatkan anak orang tua dari asap," ujar Anies, dikutip dari siaran pers PPID Provinsi DKI Jakarta.

Untuk itu, Anies menitipkan pesan kepada para petugas untuk sepenuh hati dalam menjalankan tugasnya membantu penanggulangan Karhutla.

"Sampaikan kepada semua bahwa masyarakat Jakarta peduli dan ikut turun tangan dalam penanggulangan karhutla, pastikan mereka menyambut anda dengan tangan terbuka karena anda datang dengan sepenuh hati. Mudah-mudahan asap bisa segera hilang, api segera padam, dan saudara-saudara kita di Sumatera dan Kalimantan bisa menghirup kembali udara segar," ungkapnya.

Penugasan gelombang pertama akan dilaksanakan selama 10 hari dan dikirim ke Provinsi Riau. Jika nantinya akan diperpanjang, maka akan dikirim tim gelombang berikutnya sesuai kebutuhan ke wilayah lain, seperti Kalimantan dan Jambi.

"Harapannya, mereka bisa terjaga kesehatannya. Karena bertugas di sana, meskipun mereka sudah berpengalaman menghirup asap, kalau di sini asapnya 2 jam selesai, tapi di sana 24 jam. Ini bukan sesuatu yang sederhana. Jadi penugasan 10 hari dulu, lalu kita akan kirim lagi jika diperlukan," terangnya.

Anies juga meminta petugas untuk terus berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencan(BNPB). Gubernur Anies juga mengingatkan petugas untuk menjaga kesehatan agar dapat bekerja secara maksimal.

"Kondisi di sana kita tahu bukan kondisi yang menyenangkan. Paparan asap ada dimana-mana. Karena itu yang datang jaga kesehatan dengan baik, pastikan selalu fit, sehingga saat kembali ke Jakarta tetap sehat dan kondisi disana teratasi," tandasnya.

Untuk diketahui, 65 petugas yang dikirim terdiri dari 25 personel Dinas Penaggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), 10 petugas dari Dinas Kesehatan yang akan membuat dua posko di lokasi, lima orang dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, serta 10 orang dari Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta. Kemudian, terdapat 10 orang yang berasal dari tim relawan Jakarta, serta tim pendukung sebanyak lima orang.

TOP