Sistem Pertanian Perkotaan di Jakarta Makin Diminati

Reporter : Mustaqim Amna | Editor : Toni Riyanto | Senin, 09 September 2019 18:03 WIB | Dibaca 394 kali
Sistem Pertanian Perkotaan di Jakarta Makin Diminati (Foto : Mustaqim Amna / Beritajakarta.id)

Sistem pertanian perkotaan atau urban farming yang dikembangkan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, makin mendapatkan tempat dan diminati berbagai kalangan.

" Berperan dalam pengembangan pertanian perkotaan,"

Hari ini, Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Jakarta Timur menyambangi Kantor Dinas KPKP DKI Jakarta, di Jalan Gunung Sahari Raya, Jakarta Pusat, untuk mempelajari lebih jauh terkait urban farming.

"Pertanian perkotaan bisa terus dikembangkan, termasuk di sekitar tempat ibadah maupun sekolah-sekolah keagamaan, termasuk dengan melibatkan para santri," ujar Fathonah, Ketua PCNU Jakarta Timur, Senin (9/9).

Menurutnya, pertanian perkotaan ini sangat baik dan bisa memberikan banyak manfaat. Selain memenuhi kebutuhan sayuran, obat herbal, hingga buah-buahan, juga bisa membantu meningkatkan kualitas udara di Jakarta.

"Siapa pun kita perlu berbuat untuk bisa memberikan manfaat tidak hanya kepada sesama manusia, tapi juga lingkungan atau alam," terangnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pertanian Perkotaan Dinas KPKP DKI Jakarta, Taufik Yulianto mengaku sangat bersyukur dengan kedatangan pengurus PCNU Jakarta Timur. Sebab, selain bersilaturahmi ada keinginan kuat untuk bersama-sama berkolaborasi mengembangkan urban farming.

"NU memiliki potensi yang besar untuk bisa ikut berperan dalam pengembangan pertanian perkotaan di DKI Jakarta. Sebab, banyak lokasi-lokasi seperti, masjid dan madrasah yang bisa dikembangkan untuk kegiatan pertanian perkotaan," ungkapnya.

Taufik menjelaskan, dalam pertemuan tersebut juga dibahas mengenai rencana Pelatihan dan Pembinaan SDM NU dengan materi Pengelolaan Budidaya Tanaman Hortikultura melalui media tabulampot pada 13-14 Oktober 2019.

"Tentu kami sangat mendukung dan siap menjadi narasumber," tandasnya.

TOP