Puluhan Warga Jakpus Lakukan Kunjungan Edukasi ke TPST Bantar Gebang

Reporter : Aldi Geri Lumban Tobing | Editor : Toni Riyanto | Kamis, 11 April 2019 20:12 WIB | Dibaca 1771 kali
Puluhan Warga Jakpus Lakukan Kunjungan Edukasi ke TPST Bantar Gebang (Foto : Aldi Geri Lumban Tobing / Beritajakarta.id)

Sebanyak 50 warga yang merupakan perwakilan dari empat RW di Jakarta Pusat melakukan kunjungan edukasi ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang.

""Kami edukasi mereka pentingnya mengurangi sanmpah, "

Keempat wilayah RW tersebut merupakan RW percontohan Kegiatan Strategis Daerah (KSD) pengurangan sampah di sumber. Maisng-masing yakni, RW 01 Kelurahan Cikini, RW 03 Cempaka Putih Timur, RW 06 Kebon Kosong, dan RW 02 Rawasari.

Kepala Bidang Peran Serta Masyarakat Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Djoko Riyanto mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi dan mendorong masyarakat melakukan pengurangan sampah sejak dini langsung dari sumbernya.

"Kegiatan ini menjadi bagian KSD Dinas LH dengan mendorong masyarakat Jakarta dalam rangka optimalisasi pengurangan sampah dari sumbernya, khususnya rumah tangga," ujarnya, Kamis (11/4).

Menurutnya, melalui kunjungan tersebut masyarakat bisa mendapat gambaran sekaligus melihat langsung kondisi di TPST Bantar Gebang yang harus mengelola sampah warga Jakarta sekitar 7.500 ton per hari.

"Kami edukasi mereka pentingnya mengurangi sanmpah, terutama melalui pemilahan sejak dini. Sebab, daya tampung TPST Bantar Gebang semakin berkurang," terangnya.

Djoko menjelaskan, dalam kunjungan tersebut peserta juga diberikan penjelasan mengenai kegiatan pengelolaan sampah di TPST Bantar Gebang oleh Tim Unit Pengelola Sampah Terpadu (UPST) Dinas LH.

"Mereka dapat melihat langsung zona pembuangan dari geomembran, area komposting, hingga area urban farming," ucapnya.

Ia berharap, perwakilan warga tersebut nantinya bisa melanjutkan sosialisasi dan mengedukasi warga di lingkungan tinggalnya agar lebih peduli terhadap penanganan sampah.

"Mudah-mudahan semakin banyak warga yang tergugah dan bisa bergerak bersama-sama mereduksi sampah," tandasnya.

TOP