Dewan Minta Pembuatan Lubang Biopori Terus Digencarkan

Rabu, 01 November 2017 Reporter: Oki Akbar Editor: Andry 2626

Dewan Dorong Penambahan Biopori Terus Dilakukan

(Foto: doc)

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta mendorong pembuatan lubang biopori terus digencarkan di Ibukota, terutama di wilayah Jakarta Timur.

Ini salah satu usulan warga saat saya reses. Mereka minta lubang biopori diperbanyak

"Ini salah satu usulan warga saat saya reses. Mereka minta lubang biopori diperbanyak," ujar William Yani, Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Rabu (1/11).

Yani mengungkapkan, usulan ini di antaranya disampaikan warga yang tinggal di kawasan Lubang Buaya, Cipayung, Pekayon dan Makasar.

"Penyebab genangan karena daerah resapan makin minim. Sementara pembangunan fisik masif," katanya.

Menurut Yani, warga meminta agar usulan pembuatan lubang biopori segera direalisasikan. Mengingat, intensitas ujan semakin tinggi di akhir tahun.

"Bahkan mereka menginginkan, kalau ada sisa anggaran di APBD Perubahan 2017 dialokasikan untuk itu," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Dewan Usul Pelatihan Keahlian untuk Warga Ditingkatkan

Dewan Usul Pelatihan Keahlian untuk Warga Lebih Ditingkatkan

Selasa, 31 Oktober 2017 1919

Dewan Minta Banjir di Petogogan Ditangani

SKPD Terkait Diminta Tuntaskan Persoalan Genangan di Petogogan

Senin, 30 Oktober 2017 1908

BERITA POPULER
Walikota jaksel safryn tiyo

Wali Kota Jaksel Minta Jajaran Responsif Tangani Aduan Warga

Senin, 06 Juli 2026 1601

PPPK P3K jakut anita4

1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

Rabu, 01 Juli 2026 3304

Sosialisasi pergub rezap

Pramono Sebut Transparansi Perizinan Jadi Kunci Jakarta Kota Global

Selasa, 07 Juli 2026 820

Pramono COJ 2026 rezap

Pramono Dukung Color of Jakarta, Potret Jejak Pembangunan Kota

Selasa, 07 Juli 2026 718

Pameran 100 Tahun Ali Sadikin bilal

Peringatan 100 Tahun, Pemprov DKI Komitmen Lanjutkan Legasi Ali Sadikin

Selasa, 07 Juli 2026 611

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks