DPRD Minta Seniman di TIM Diberi Perhatian

Selasa, 06 September 2016 Reporter: Jhon Syah Putra Kaban Editor: Andry 4389

Fasilitas Seniman di TIM Butuh Perhatian

(Foto: Reza Hapiz)

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta meminta para seniman di Taman Ismail Marzuki (TIM) diberikan perhatian khusus.

Pembangunan jangan hanya fisik saja

"Pembangunan jangan hanya fisik saja. Tapi ada keseimbangan pada rohani mental dan spiritual para seniman," kata Syahrial, Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta, Selasa (6/9).

Menurut Syahrial, para seniman di Ibukota yang bergelut di seni dan budaya harus mendapat dukungan. Begitu pula dengan seniman yang ada di Perkampungan Betawi Setu Babakan.

"Kebutuhan mereka harus kita perhatikan," ujarnya.

Menanggapi itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta, Catur Laswanto menuturkan, penataan kawasan TIM sudah dilakukan dengan membentuk unit pengelola.

Pihaknya siap menindaklanjuti keluhan dari para seniman yang berkecimpung di kawasan tersebut.

"Kalau ada yang kurang segera dilakukan komunikasi dengan para seniman di sana," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Parkir Liar di Depan TIM Dikeluhkan

Parkir Liar di Depan TIM Dikeluhkan

Minggu, 15 Mei 2016 5684

Parkir TIM Hanya Sekali Bayar

Parkir TIM Hanya Sekali Bayar

Minggu, 01 Mei 2016 8073

BERITA POPULER
Mikrotrans reza edit

Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

Jumat, 02 Oktober 2026 3200

Distribusi Benih Ikan Air Tawar anita

4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

Jumat, 02 Oktober 2026 2808

Klinik ilegal ditutup jakpus folmer

Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

Selasa, 06 Oktober 2026 790

Pedagang di Atas Trotoar Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Pedagang di Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Rabu, 30 September 2026 1955

Syafrin walkot jaksel

Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Kamis, 01 Oktober 2026 1560

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks