10 Pasar Tradisional di Jakut akan Dirazia

Jumat, 12 Juni 2015 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Dunih 6959

Jelang Ramadhan dan Idul Fitri, Pemprov Sidak Panganan di Pasar Tradisional

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

Jelang Ramadan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai meningkatkan pengawasan terhadap produk makanan yang biasa dijual di pasar tradisional. Kegiatan ini untuk melindungi konsumen dari kandungan bahan berbahaya seperti boraks dan formalin.

Yang kita cek kandungan formalin, boraks dan zat pewarna

Setidaknya ada 10 pasar tradisional yang akan dirazia di antaranya, Pasar Inpres Kelapa Gading Timur, Pasar Mandiri, Kecamatan Kelapa Gading, Pasar Tugu, Pasar Lontar, Kecamatan Koja, Pasar Sunter Podomoro, Pasar Sungai Bambu, Kecamatan Tanjung Priok, Pasar Lokbin Rorotan, Pasar Kalibaru, Kecamatan Cilincing dan Pasar Muara Karang serta Pasar Pluit, Kecamatan Penjaringan.

Kasudin Kelautan, Perikanan dan Ketahanan Pangan Jakarta Utara, Una Rusmana mengatakan, dari kesepuluh pasar tersebut, pihaknya akan mengambil masing-masing 19 sampel, di antaranya daging ayam, tetelan daging sapi, kikil, bakso, nugget dan sosis. Nantinya, barang tersebut akan diuji oleh UPT Pusat Pelayanan Kesehatan Hewan, Teknologi Peternakan dan Pengujian Mutu Hasil Peternakan Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi DKI Jakarta.

"Ini sebagai pencegahan agar jangan sampai panganan berbahaya beredar di pasar tradisional. Yang kita cek kandungan formalin, boraks dan zat pewarna," tegasnya, Jumat (12/6).

Dari pengawasan yang sudah dilakukan di Pasar Mandiri, Pasar Inpres Kelapa Gading, dan Pasar Tugu, Pasar Lontar, Kecamatan Koja, belum ditemukan adanya kandungan bahan berbahaya. Namun demikian, pihaknya tetap akan melakukan sidak ke-6 pasar lain di Jakarta Utara sesuai yang dijadwalkan.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi DKI Jakarta, Sri Haryati mengatakan, dengan masih ditemukannya sampel makanan yang mengandung formalin di dua pasar di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan, pihaknya akan memperketat pengawasan. Selain wilayah yang sudah menggelar, mulai Rabu (17/6) nanti, pihaknya akan sidak sejumlah pasar tradisional di Jakarta Barat.

"Selama Ramadan kita terus lakukan monitoring apalagi masih ada temuan. Sebelum Idul Fitri nanti, mulai 6-10 Juli kita akan kembali sidak pasar-pasar tradisional di Jakarta," tandasnya.

BERITA TERKAIT
PKL Binaan Ditemukan Zat Berbahaya, Pemkot Jakpus Belum Berikan Sanksi Tegas

Sidak, Petugas Temukan Makanan Mengandung Boraks

Selasa, 26 Mei 2015 4042

8 Lokasi PKL Ditemukan Jajanan Mengandung Boraks

8 Lokasi PKL Ditemukan Jajanan Mengandung Boraks

Senin, 25 Mei 2015 6039

Tahu Berformalin Diamankan Petugas di Pasar Cibubur

Petugas Temukan Tahu Berformalin di Pasar Cibubur

Selasa, 09 Juni 2015 4023

Formalin

Tahu & Tuna Berformalin Beredar di Pasar Cipete

Rabu, 10 Juni 2015 4580

Pemprov DKI Pastikan Jakarta Aman dari Peredaran Beras Plastik

Pasar Tradisional di Jakarta Bebas Beras Plastik

Kamis, 04 Juni 2015 4016

BERITA POPULER
MRT Jam operasional jati

Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

Rabu, 24 Juni 2026 2783

Satpol pp dki jakarta 1

190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

Jumat, 26 Juni 2026 737

Parkir jakarta 2

Malam Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta Sediakan 21 Kantong Parkir

Kamis, 25 Juni 2026 793

IMG 20260626 WA0084

75 Peserta Ikuti Bimtek Pelatihan Barista Parekraf Jakbar

Jumat, 26 Juni 2026 500

1000387441

84 Kendaraan Ikut Uji Emisi di Kantor Wali Kota Jakbar

Kamis, 25 Juni 2026 683

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks