10 Pasar Tradisional di Jakut akan Dirazia

Jumat, 12 Juni 2015 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Dunih 6975

Jelang Ramadhan dan Idul Fitri, Pemprov Sidak Panganan di Pasar Tradisional

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

Jelang Ramadan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai meningkatkan pengawasan terhadap produk makanan yang biasa dijual di pasar tradisional. Kegiatan ini untuk melindungi konsumen dari kandungan bahan berbahaya seperti boraks dan formalin.

Yang kita cek kandungan formalin, boraks dan zat pewarna

Setidaknya ada 10 pasar tradisional yang akan dirazia di antaranya, Pasar Inpres Kelapa Gading Timur, Pasar Mandiri, Kecamatan Kelapa Gading, Pasar Tugu, Pasar Lontar, Kecamatan Koja, Pasar Sunter Podomoro, Pasar Sungai Bambu, Kecamatan Tanjung Priok, Pasar Lokbin Rorotan, Pasar Kalibaru, Kecamatan Cilincing dan Pasar Muara Karang serta Pasar Pluit, Kecamatan Penjaringan.

Kasudin Kelautan, Perikanan dan Ketahanan Pangan Jakarta Utara, Una Rusmana mengatakan, dari kesepuluh pasar tersebut, pihaknya akan mengambil masing-masing 19 sampel, di antaranya daging ayam, tetelan daging sapi, kikil, bakso, nugget dan sosis. Nantinya, barang tersebut akan diuji oleh UPT Pusat Pelayanan Kesehatan Hewan, Teknologi Peternakan dan Pengujian Mutu Hasil Peternakan Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi DKI Jakarta.

"Ini sebagai pencegahan agar jangan sampai panganan berbahaya beredar di pasar tradisional. Yang kita cek kandungan formalin, boraks dan zat pewarna," tegasnya, Jumat (12/6).

Dari pengawasan yang sudah dilakukan di Pasar Mandiri, Pasar Inpres Kelapa Gading, dan Pasar Tugu, Pasar Lontar, Kecamatan Koja, belum ditemukan adanya kandungan bahan berbahaya. Namun demikian, pihaknya tetap akan melakukan sidak ke-6 pasar lain di Jakarta Utara sesuai yang dijadwalkan.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi DKI Jakarta, Sri Haryati mengatakan, dengan masih ditemukannya sampel makanan yang mengandung formalin di dua pasar di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan, pihaknya akan memperketat pengawasan. Selain wilayah yang sudah menggelar, mulai Rabu (17/6) nanti, pihaknya akan sidak sejumlah pasar tradisional di Jakarta Barat.

"Selama Ramadan kita terus lakukan monitoring apalagi masih ada temuan. Sebelum Idul Fitri nanti, mulai 6-10 Juli kita akan kembali sidak pasar-pasar tradisional di Jakarta," tandasnya.

BERITA TERKAIT
PKL Binaan Ditemukan Zat Berbahaya, Pemkot Jakpus Belum Berikan Sanksi Tegas

Sidak, Petugas Temukan Makanan Mengandung Boraks

Selasa, 26 Mei 2015 4051

8 Lokasi PKL Ditemukan Jajanan Mengandung Boraks

8 Lokasi PKL Ditemukan Jajanan Mengandung Boraks

Senin, 25 Mei 2015 6062

Tahu Berformalin Diamankan Petugas di Pasar Cibubur

Petugas Temukan Tahu Berformalin di Pasar Cibubur

Selasa, 09 Juni 2015 4030

Formalin

Tahu & Tuna Berformalin Beredar di Pasar Cipete

Rabu, 10 Juni 2015 4586

Pemprov DKI Pastikan Jakarta Aman dari Peredaran Beras Plastik

Pasar Tradisional di Jakarta Bebas Beras Plastik

Kamis, 04 Juni 2015 4023

BERITA POPULER
Walikota jaksel safryn tiyo

Wali Kota Jaksel Minta Jajaran Responsif Tangani Aduan Warga

Senin, 06 Juli 2026 2463

Sosialisasi pergub rezap

Pramono Sebut Transparansi Perizinan Jadi Kunci Jakarta Kota Global

Selasa, 07 Juli 2026 1259

Pameran 100 Tahun Ali Sadikin bilal

Peringatan 100 Tahun, Pemprov DKI Komitmen Lanjutkan Legasi Ali Sadikin

Selasa, 07 Juli 2026 1168

Pramono COJ 2026 rezap

Pramono Dukung Color of Jakarta, Potret Jejak Pembangunan Kota

Selasa, 07 Juli 2026 1148

IMG 20260708 WA0062

Pelaku Usaha di Menteng Diedukasi Tata Cara Penyampaian LKPM

Rabu, 08 Juli 2026 844

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks