10 Pasar Tradisional di Jakut akan Dirazia

Jumat, 12 Juni 2015 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Dunih 7091

Jelang Ramadhan dan Idul Fitri, Pemprov Sidak Panganan di Pasar Tradisional

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

Jelang Ramadan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai meningkatkan pengawasan terhadap produk makanan yang biasa dijual di pasar tradisional. Kegiatan ini untuk melindungi konsumen dari kandungan bahan berbahaya seperti boraks dan formalin.

Yang kita cek kandungan formalin, boraks dan zat pewarna

Setidaknya ada 10 pasar tradisional yang akan dirazia di antaranya, Pasar Inpres Kelapa Gading Timur, Pasar Mandiri, Kecamatan Kelapa Gading, Pasar Tugu, Pasar Lontar, Kecamatan Koja, Pasar Sunter Podomoro, Pasar Sungai Bambu, Kecamatan Tanjung Priok, Pasar Lokbin Rorotan, Pasar Kalibaru, Kecamatan Cilincing dan Pasar Muara Karang serta Pasar Pluit, Kecamatan Penjaringan.

Kasudin Kelautan, Perikanan dan Ketahanan Pangan Jakarta Utara, Una Rusmana mengatakan, dari kesepuluh pasar tersebut, pihaknya akan mengambil masing-masing 19 sampel, di antaranya daging ayam, tetelan daging sapi, kikil, bakso, nugget dan sosis. Nantinya, barang tersebut akan diuji oleh UPT Pusat Pelayanan Kesehatan Hewan, Teknologi Peternakan dan Pengujian Mutu Hasil Peternakan Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi DKI Jakarta.

"Ini sebagai pencegahan agar jangan sampai panganan berbahaya beredar di pasar tradisional. Yang kita cek kandungan formalin, boraks dan zat pewarna," tegasnya, Jumat (12/6).

Dari pengawasan yang sudah dilakukan di Pasar Mandiri, Pasar Inpres Kelapa Gading, dan Pasar Tugu, Pasar Lontar, Kecamatan Koja, belum ditemukan adanya kandungan bahan berbahaya. Namun demikian, pihaknya tetap akan melakukan sidak ke-6 pasar lain di Jakarta Utara sesuai yang dijadwalkan.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi DKI Jakarta, Sri Haryati mengatakan, dengan masih ditemukannya sampel makanan yang mengandung formalin di dua pasar di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan, pihaknya akan memperketat pengawasan. Selain wilayah yang sudah menggelar, mulai Rabu (17/6) nanti, pihaknya akan sidak sejumlah pasar tradisional di Jakarta Barat.

"Selama Ramadan kita terus lakukan monitoring apalagi masih ada temuan. Sebelum Idul Fitri nanti, mulai 6-10 Juli kita akan kembali sidak pasar-pasar tradisional di Jakarta," tandasnya.

BERITA TERKAIT
PKL Binaan Ditemukan Zat Berbahaya, Pemkot Jakpus Belum Berikan Sanksi Tegas

Sidak, Petugas Temukan Makanan Mengandung Boraks

Selasa, 26 Mei 2015 4144

8 Lokasi PKL Ditemukan Jajanan Mengandung Boraks

8 Lokasi PKL Ditemukan Jajanan Mengandung Boraks

Senin, 25 Mei 2015 6341

Tahu Berformalin Diamankan Petugas di Pasar Cibubur

Petugas Temukan Tahu Berformalin di Pasar Cibubur

Selasa, 09 Juni 2015 4143

Formalin

Tahu & Tuna Berformalin Beredar di Pasar Cipete

Rabu, 10 Juni 2015 4695

Pemprov DKI Pastikan Jakarta Aman dari Peredaran Beras Plastik

Pasar Tradisional di Jakarta Bebas Beras Plastik

Kamis, 04 Juni 2015 4147

BERITA POPULER
Evakuasi Korban Hanyut di Ciliwung ist

Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

Kamis, 08 Oktober 2026 6496

Metrologi DKI Tera Perangkat SPKLU gery ist2

Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

Jumat, 09 Oktober 2026 1641

Jalan Tembus Kelapa Gading Pulogadung Upaya Urai Kepadatan Lalu Lintas di Perintis Kemerdekaan

Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulogadung Permudah Mobilitas dan Aksesibilitas Warga

Jumat, 09 Oktober 2026 1050

Tap jaklingko jati

MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 960

Klinik ilegal ditutup jakpus folmer

Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

Selasa, 06 Oktober 2026 1515

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks