PM Mesir Tertarik Cara Penanganan Relokasi Warga Waduk Pluit

Kamis, 23 April 2015 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Lopi Kasim 4622

PM Mesir Tertarik Penangan Warga Relokasi Waduk Pluit

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

Salah satu delegasi Konferensi Asia Afrika (KAA), Perdana Menteri (PM) Mesir, Ibrahim Mahlab mengunjungi Waduk Pluit dan rumah susun sewa sederhana (Rusunawa) Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (23/4). Pola penanganan relokasi warga waduk dan kesiapan fasilitas rusunawa mengundang perhatian Ibrahim Mahlab.

Rencananya kita akan membangun 2.443 unit lagi di 8 lokasi di 3 wilayah Jakarta pada 2015 ini. Terhadap warga, tidak hanya pemindahan, tapi secara jangka panjang kita lakukan pemberdayaan

Pantauan beritajakarta.com, pemaparan Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta, Ika Lestari Adji, menarik perhatian PM Mesir. Berulang kali, paparan Ika harus terhenti dan menanggapi pertanyaan seputar sarana, prasarana, dan kelayakan rusunawa yang diajukan Ibrahim. Tak hanya itu, fasilitas kesehatan dan pendidikan juga menjadi pertanyaan Ibrahim. Bahkan, karena ketertarikannya, PM Mesir menyempatkan diri mengunjungi salah satu unit rusun warga di Blok 10, lantai 1 unit 107.

Ika Lestari Aji kemudian menjelaskan bagaimana Pemprov DKI Jakarta melakukan penataan pemukiman kumuh dengan merelokasi warga ke rusunawa. Hingga saat ini, sudah ada 14.300 unit rusun yang tersebar di 4 wilayah di DKI Jakarta.

"Rencananya kita akan membangun 2.443 unit lagi di 8 lokasi di 3 wilayah Jakarta pada 2015 ini. Terhadap warga, tidak hanya pemindahan, tapi secara jangka panjang kita lakukan pemberdayaan," terang kepada PM Mesir, Ibrahim Mahlab.

Diakui Ika, sejumlah rusunawa, seperti Muara Baru masih dalam tahap pembenahan. Di antaranya, optimalisasi pasokan air yang saat ini baru sekitar 70 persen, pembangunan layanan kesehatan, pendidikan dan sentra ekonomi bagi warga.

Untuk jangka panjang, Pemprov DKI Jakarta mencanangkan penyediaan 50.000 unit rusun selama 2013-2017. Hingga saat ini, sudah direncanakan penuntasan 50 persen dari keseluruhan jumlah unit rusun program jangka panjang sebanyak 50 ribu, di tahun 2015 ini.

Selain menggunakan Anggaran Pembangunan Belanja Daerah (APBD) Pemprov juga akan memberdayakan sektor swasta melalui CSR untuk membangun rusun. Hingga Maret 2015, sudah direncanakan 5.900 unit yang akan dibangun dari CSR 6 perusahaan di Jakarta.

"Terhadap rusun yang sudah ada, seperti Rusunawa Muara Baru ini kita terus melakukan pembenahan. Secepatnya akan kita lengkapi fasilitas seperti yang sudah direncanakan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Sulit Diverifikasi, 47 Unit Rusunawa Muara Baru Disegel

Sulit Diverifikasi, 47 Unit Rusunawa Muara Baru Disegel

Rabu, 22 April 2015 3796

Akan Dikunjungi Peserta KAA, Bantaran Waduk Pluit Ditata

Delegasi KAA akan Kunjungi Waduk Pluit

Selasa, 21 April 2015 4263

 Djarot Usul, Kedaulatan Laut Dibahas di KAA

Djarot Berharap Kedaulatan Laut Dibahas dalam KAA

Selasa, 21 April 2015 3996

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3689

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 737

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 647

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1422

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1037

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks