DKI Dapat Bantuan Alat Penjernih Air dari Singapura

Senin, 17 Maret 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Agustian Anas 4175

botol_purifikasi_wahyu.jpg

(Foto: doc)

Pemprov DKI Jakarta mendapatkan hibah sebanyak 500 alat penjernih air portable atau portable water purification dari Singapura. Alat tersebut berfungsi untuk menyaring air kotor menjadi air bersih yang siap minum. Bantuan diberikan dalam rangka membantu korban banjir di ibu kota.

Chief Operating Officer The Goodwater Company, Sean Tan Eu Chong mengatakan, pemberian bantuan ini sejatinya sudah dibicarakan sejak Februari lalu, saat Jakarta dilanda banjir. Namun lantaran beberapa hal bantuan baru bisa diberikan pada hari ini. "Sudah sejak awal Februari kita sampaikan ke Pemprov DKI, tapi baru bisa terlaksana saat ini," kata Sean, di Balaikota DKI Jakarta, Senin (17/3).

Bantuan diserahkan langsung kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta. "Ini kan tidak kadaluarsa, bisa digunakan untuk bencana banjir atau kebakaran, dimana biasanya pengungsi kesulitan air bersih," ujarnya.

Menurut Sean, bantuan serupa juga pernah diberikan kepada korban bencana di Thailand, India, Banglades, dan Filipina. Dirinya sengaja memberikan bantuan ke Pemprov DKI Jakarta karena melihat banyaknya pengungsi saat banjir beberapa waktu lalu.

Botol yang diberikan berkapasitas satu liter untuk mengubah air kotor menjadi air bersih. Air yang bisa digunakan yakni air hujan, air banjir, serta air yang tidak tercemar limbah. Botol bisa digunakan hingga 400-500 kali. "Air yang sudah disaring langsung bisa diminum, tapi bukan untuk air laut dan air yang tercemar limbah. Ini juga sudah standar WHO," ujarnya. Botol tersebut terbuat dari plastik bening. Kemudian di tengahnya terdapat saringan air yang terdapat arang sebagai alat penyaring. Di bagian tutup botol terdapat dua selang yang berbeda, satu selang terdapat alat pompa dan selang lainnya untuk menyeluarkan air bersih yang telah tersaring.

Kepala BPBD DKI Jakarta, Bambang Musyawardana mengatakan, bantuan ini sangat bermanfaat bagi Pemprov DKI Jakarta. Sebab selama ini korban banjir memang kesulitan air bersih, walaupun sudah disuplai oleh PAM Jaya. "Ini emergensi, dalam waktu dekat akan didistribusikan ke masyarakat jika memang ada korban kebakaran atau banjir," kata Bambang.


BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7147

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4836

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2391

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2541

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1205

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks