Lurah dan Camat Diminta Tanggap Lingkungan

Kamis, 16 April 2015 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Dunih 4783

Lurah dan Camat Diminta Tanggap Lingkungan

(Foto: doc)

Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidajat meminta aparat pemerintahan mulai dari lurah hingga camat meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan masing-masing. Permintaan ini tidak hanya untuk mencegah lingkungan pemukiman dijadikan tempat prostitusi sebagaimana yang terjadi di Tebet, Jakarta Selatan. Tapi, juga untuk mencegah masuknya paham radikal dan terorisme di ibu kota.

Saya izin Pak Gubernur, kami akan kumpulkan RT, RW, lurah, dan camat untuk mendata tempat-tempat prostitusi. Kami ingatkan lagi itu bukan untuk prostitusi, tapi juga terorisme

Pengawasan ekstra ketat akan dilakukan, khususnya untuk tempat kos-kosan. Sebab, kosan dicurigai sebagai lokasi prostitusi tersebut. Rencananya lurah dan camat akan diminta untuk melakukan pendataan tempat kos di wilayahnya masing-masing.

"Saya izin Pak Gubernur, kami akan kumpulkan RT, RW, lurah, dan camat untuk mendata tempat-tempat prostitusi. Kami ingatkan lagi itu bukan untuk prostitusi, tapi juga terorisme," kata Djarot, di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (16/4).

Kekhawatiran Djarot ini, lantaran dirinya sering mendapatkan pesan singkat dari orang yang menawarkan layanan prostitusi. Mantan Walikota Blitar itu, bahkan berencana untuk melakukan inspeksi mendadak, terhadap lokasi yang dicurigai.

"Saya ini khawatir, HP saya banyak sekali masuk SMS yang saya nggak tahu menawarkan perempuan seksi. Tapi tidak saya balas," ucapnya.

Menurutnya, jika aturan 1x24 jam tamu wajib lapor diterapkan dengan baik, hal tersebut bisa diminimalisir. Sebab, ada kontrol sosial dari masyarakat itu sendiri. Sayangnya aturan tersebut tidak pernah dijalankan lagi. "Aturan dulu itu baik. 1x24 jam itu harus lapor RT/RW," tegasnya.

Pengawasan ketat terhadap rumah kos, merupakan buntut dari tewasnya Deudeuh Alfi Syahrin (26) yang dibunuh di rumah kosnya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Dari peristiwa tersebut, diketahui banyak kos-kosan di kawasan Tebet yang juga dijadikan tempat prostitusi terselubung.

BERITA TERKAIT
99 Penghuni Kos di Jelambar Terjaring Razia

99 Penghuni Kos di Jelambar Terjaring Razia

Kamis, 26 Maret 2015 10203

Antisipasi Narkoba, Rumah Kos Akan Dirazia

Antisipasi Narkoba, Rumah Kos Akan Dirazia

Selasa, 17 Maret 2015 5965

Peran RT di Wilayah Belum Optimal

100 Penghuni Kos di Tegal Alur Dirazia

Rabu, 18 Maret 2015 5340

Cegah Faham Radikalisme, Bakesbangpol DKI Gelar Teleconference

Bakesbangpol DKI Waspadai Bahaya Radikalisme

Rabu, 08 April 2015 6669

Sebuah Rumah Di Gunung Sahari Selatan Ludes terbakar

Rumah Kos di Gunung Sahari Selatan Terbakar

Rabu, 25 Februari 2015 4946

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9248

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3218

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3637

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1934

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1504

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks