Wanita Tua Tewas Ditabrak KRL di Perlintasan Liar

Sabtu, 15 Maret 2014 Reporter: Nurito Editor: Widodo Bogiarto 6927

korban_laka_kereta_nurito.jpg

(Foto: doc)

Akibat tidak berhati-hati saat menyeberang pintu perlintasan liar di Pisangan Baru, Jatinegara, Jakarta Timur, sorang wanita tua, Nursima (69), tewas mengenaskan setelah ditabrak KRL jurusan Bekasi-Kota, pukul 13.30. Tubuh korban remuk dan kepala hancur setelah terseret sejauh 30 meter. Kasus kecelakaan kereta ini ditangani Polsek Metro Jatinegara. Sedangkan  jasad korban dibawa ke RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, untuk diotopsi.

Informasi di lapangan, korban yang tercatat sebagai warga Jl Bekasi Timur IV RT 07/08 Cipinang Besar Utara, Jatinegara, sedianya akan menyeberangi rel kereta menuju Pasar Enjo. Saat itu korban hanya menoleh ke kanan (arah Bekasi) dan melihat ada KA jurusan Bandung-Jakarta. Padahal, saat bersamaan tengah melaju KRL dari arah Stasiun Jatinegara menuju Bekasi.

Naas bagi korban, KRL itu melaju kencang dan diduga tidak diketahui korban. Sebab, korban tetap melangkah hingga ke sisi rel kereta. Tak ayal, tubuh korban pun langsung ditabrak KRL tersebut hingga terseret sejauh sekitar 30 meter. Korban tewas seketika di lokasi kejadian.

Hermawan Supriadi (30), petugas keamanan Stasiun Jatinegara menuturkan korban tertabrak KRL yang melintas dari Stasiun Manggarai menuju Bekasi. Korban sedianya akan menyeberang menunju Pasar Enjo. Namun, karena tak hati-hati korban tertabrak kereta tersebut.

“Kondisinya sangat mengenaskan, kepalanya pecah dan tubuhnya juga remuk,” ujar Hermawan, Sabtu (15/3).

Menurutnya, di pintu perlintasan kereta ini memang kerap terjadi kecelakaan lalu lintas. Pemicunya karena pejalan kaki kurang hati-hati saat melintas rel. Apalagi di perlintasan ini tak ada palang pintu dan penjaganya. Mengingat ini perlintasan ilegal.

Abdul Rojak (45), anak korban yang tiba di lokasi kejadian, langsung syok melihat ibundanya tewas mengenaskan. Lelaki tersebut bahkan tak banyak berucap saat ditanyai soal kecelakaan yang menimpa ibunya.

“Ibu sudah dua hari tidak pulang, karena menginap di rumah saudara. Tadinya ibu mau ke Pasar Enjo untuk membeli sayur, ternyata saya mendapatkan kabar dari polisi kalau ibu kecelakaan,” tutur Rojak.

Kapolsek Jatinegara, Kompol Suminto membenarkan, adanya kasus kecelakaan tersebut. Menurutnya, kecelakaan terjadi karena masyarakat tidak hati-hati saat akan menyeberangi rel. Terlebih perlintasan rel tersebut dianggap liar. Sebelumnya pintu perlintasan ini sudah ditutup sejak setahun lalu. Namun, oleh warga sekitar dibongkar kembali untuk mobilitas mereka.

“Harusnya pintu perlintasan ilegal ini ditutup kembali, karena ini ilegal. Penutupan demi menekan angka kecelakaan kereta api. Korban akan dibawa ke RS Cipto Mangunkusumo untuk diotopsi,” tandas Kompol Suminto.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7041

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4668

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2189

Pengprov akuatik dki jakarta rezap

Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 1758

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 2206

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks