Dicatat Sebagai Warisan Budaya, Warga Komit Jaga Eksitensi Golok Cakung

Senin, 04 April 2022 Reporter: Nurito Editor: Budhy Tristanto 3791

Dicatat Sebagai Warisan Budaya, Warga Akan Jaga Golok Cakung

(Foto: Nurito)

Warga pemilik Golok Cakung komit untuk menjaga dan merawat benda yang sudah dicatat sebagai warisan budaya bangsa ini. Golok yang sudah berusia ratusan tahun itu, masih tersimpan rapi di rumah warga.

Kami akan merawat dan menjaga tujuh Golok Cakung ini

Menurut Ketua Sanggar Bedo Latih, Agus Sahadat. Ada tujuh Golok Cakung yang dicatat sebagai warisan budaya bangsa sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Gubernur DKI Nomor 91 Tahun 2022 tentang Penetapan Golok Cakung I-VII sebagai Benda Cagar Budaya. Keputusan Gubernur ini ditetapkan di Jakarta pada 26 Januari 2022 lalu.

Dalam SK Gubernur ini disebutkan, Golok Cakung merupakan salah satu senjata tradisional asli Betawi yang digunakan sebagai peralatan perang dan alat pelengkap seni bela diri Silat Cakung. Karena itu, golok ini memiliki nilai budaya sebagai simbol perjuangan bangsa Indonesia.

"Karena sudah ditetapkan sebagai benda cagar budaya, kami akan merawat dan menjaga tujuh Golok Cakung ini. Tentunya ini suatu kebanggaan dan kehormatan bagi kami, masyarakat Cakung yang masih memiliki golok peninggalan nenek moyang yang dijadikan alat perang melawan penjajah," ucap Agus, Senin (4/4).

Dia mengungkapkan, tujuh Golok Cakung yang rata-rata memiliki panjang sekitar 40 sentimeter ini usianya berkisar antara 300 hingga 400 tahun. Bahkan ada yang sudah berumur 700 tahun.

Berdasarkan hasil laboratorium Balai Konservasi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, diketahui bahwa bahan golok ini ada yang mengandung batu meteor, uranium, titanium dan besi yang tidak terdapat di golok-golok lainnya. Sedangkan, gagangnya ada yang terbuat dari kayu Nogo Sari, Tanduk Kebo Bule dan Tanduk Kijang.

“Belakangan warga yang masih menyimpan golok tua itu, banyak mengeluarkan ke publik. Hasil pendataan terakhir, ada sekitar 50 golok tua peninggalan zaman kuno,” ulas Agus.

Disebutkan, salah bukti keberadaan benda bersejarah yang saat ini masih ada adalah tempat pembuatan golok atau biasa disebut Paron yang lokasinya ada di belakang kantor Kecamatan Cakung,  

"Ada dua versi tentang pembuat golok ini, ada yang menyebutkan golok ini dibikin seorang perajin besi bernama Daeng Parahu dan ada yang menyebutkan dibuat oleh seorang panglima perang Jaya Laksana," pungkasnya.

BERITA TERKAIT
Atraksi Kolosal Pencak Silat Meriahkan Perayaan Milad ke 4 PPS Mardhotillah

Aksi Pendekar Cilik Meriahkan Milad ke-4 Perguruan Silat Mardhotillah

Sabtu, 26 Maret 2022 4139

Pemprov DKI Usulkan 9 Karya Budaya Betawi Dalam Pencatatan Kekayaan Intelektual Komunal

Pemprov DKI Usulkan 9 Karya Budaya Betawi Dalam Pencatatan Kekayaan Intelektual Komunal

Sabtu, 19 Maret 2022 1734

Silat Sutera Baja Ditetapkan Menjadi Warisan Budaya Takbenda

Silat Sutera Baja Ditetapkan Menjadi Warisan Budaya Takbenda

Selasa, 13 Oktober 2020 3940

BERITA POPULER
750 Warga Terima Bantuan Sosial di Terminal Bus Kampung Rambutan

Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako

Rabu, 17 Juni 2026 4419

IMG COM 202606161328598850

TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan

Selasa, 16 Juni 2026 1174

Cuaca hujan ringan dessy doc

Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini

Minggu, 14 Juni 2026 1408

IMG 20260613 WA0042

Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan

Sabtu, 13 Juni 2026 1339

Transjakarta halte balaikota doc

Ini Rute Bus Transjakarta ke Jakarta Fair Kemayoran

Jumat, 12 Juni 2026 1422

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks