Dicatat Sebagai Warisan Budaya, Warga Komit Jaga Eksitensi Golok Cakung

Senin, 04 April 2022 Reporter: Nurito Editor: Budhy Tristanto 3877

Dicatat Sebagai Warisan Budaya, Warga Akan Jaga Golok Cakung

(Foto: Nurito)

Warga pemilik Golok Cakung komit untuk menjaga dan merawat benda yang sudah dicatat sebagai warisan budaya bangsa ini. Golok yang sudah berusia ratusan tahun itu, masih tersimpan rapi di rumah warga.

Kami akan merawat dan menjaga tujuh Golok Cakung ini

Menurut Ketua Sanggar Bedo Latih, Agus Sahadat. Ada tujuh Golok Cakung yang dicatat sebagai warisan budaya bangsa sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Gubernur DKI Nomor 91 Tahun 2022 tentang Penetapan Golok Cakung I-VII sebagai Benda Cagar Budaya. Keputusan Gubernur ini ditetapkan di Jakarta pada 26 Januari 2022 lalu.

Dalam SK Gubernur ini disebutkan, Golok Cakung merupakan salah satu senjata tradisional asli Betawi yang digunakan sebagai peralatan perang dan alat pelengkap seni bela diri Silat Cakung. Karena itu, golok ini memiliki nilai budaya sebagai simbol perjuangan bangsa Indonesia.

"Karena sudah ditetapkan sebagai benda cagar budaya, kami akan merawat dan menjaga tujuh Golok Cakung ini. Tentunya ini suatu kebanggaan dan kehormatan bagi kami, masyarakat Cakung yang masih memiliki golok peninggalan nenek moyang yang dijadikan alat perang melawan penjajah," ucap Agus, Senin (4/4).

Dia mengungkapkan, tujuh Golok Cakung yang rata-rata memiliki panjang sekitar 40 sentimeter ini usianya berkisar antara 300 hingga 400 tahun. Bahkan ada yang sudah berumur 700 tahun.

Berdasarkan hasil laboratorium Balai Konservasi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, diketahui bahwa bahan golok ini ada yang mengandung batu meteor, uranium, titanium dan besi yang tidak terdapat di golok-golok lainnya. Sedangkan, gagangnya ada yang terbuat dari kayu Nogo Sari, Tanduk Kebo Bule dan Tanduk Kijang.

“Belakangan warga yang masih menyimpan golok tua itu, banyak mengeluarkan ke publik. Hasil pendataan terakhir, ada sekitar 50 golok tua peninggalan zaman kuno,” ulas Agus.

Disebutkan, salah bukti keberadaan benda bersejarah yang saat ini masih ada adalah tempat pembuatan golok atau biasa disebut Paron yang lokasinya ada di belakang kantor Kecamatan Cakung,  

"Ada dua versi tentang pembuat golok ini, ada yang menyebutkan golok ini dibikin seorang perajin besi bernama Daeng Parahu dan ada yang menyebutkan dibuat oleh seorang panglima perang Jaya Laksana," pungkasnya.

BERITA TERKAIT
Atraksi Kolosal Pencak Silat Meriahkan Perayaan Milad ke 4 PPS Mardhotillah

Aksi Pendekar Cilik Meriahkan Milad ke-4 Perguruan Silat Mardhotillah

Sabtu, 26 Maret 2022 4189

Pemprov DKI Usulkan 9 Karya Budaya Betawi Dalam Pencatatan Kekayaan Intelektual Komunal

Pemprov DKI Usulkan 9 Karya Budaya Betawi Dalam Pencatatan Kekayaan Intelektual Komunal

Sabtu, 19 Maret 2022 1769

Silat Sutera Baja Ditetapkan Menjadi Warisan Budaya Takbenda

Silat Sutera Baja Ditetapkan Menjadi Warisan Budaya Takbenda

Selasa, 13 Oktober 2020 3988

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9224

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3191

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3615

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1908

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1478

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks