Dicatat Sebagai Warisan Budaya, Warga Komit Jaga Eksitensi Golok Cakung

Senin, 04 April 2022 Reporter: Nurito Editor: Budhy Tristanto 3969

Dicatat Sebagai Warisan Budaya, Warga Akan Jaga Golok Cakung

(Foto: Nurito)

Warga pemilik Golok Cakung komit untuk menjaga dan merawat benda yang sudah dicatat sebagai warisan budaya bangsa ini. Golok yang sudah berusia ratusan tahun itu, masih tersimpan rapi di rumah warga.

Kami akan merawat dan menjaga tujuh Golok Cakung ini

Menurut Ketua Sanggar Bedo Latih, Agus Sahadat. Ada tujuh Golok Cakung yang dicatat sebagai warisan budaya bangsa sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Gubernur DKI Nomor 91 Tahun 2022 tentang Penetapan Golok Cakung I-VII sebagai Benda Cagar Budaya. Keputusan Gubernur ini ditetapkan di Jakarta pada 26 Januari 2022 lalu.

Dalam SK Gubernur ini disebutkan, Golok Cakung merupakan salah satu senjata tradisional asli Betawi yang digunakan sebagai peralatan perang dan alat pelengkap seni bela diri Silat Cakung. Karena itu, golok ini memiliki nilai budaya sebagai simbol perjuangan bangsa Indonesia.

"Karena sudah ditetapkan sebagai benda cagar budaya, kami akan merawat dan menjaga tujuh Golok Cakung ini. Tentunya ini suatu kebanggaan dan kehormatan bagi kami, masyarakat Cakung yang masih memiliki golok peninggalan nenek moyang yang dijadikan alat perang melawan penjajah," ucap Agus, Senin (4/4).

Dia mengungkapkan, tujuh Golok Cakung yang rata-rata memiliki panjang sekitar 40 sentimeter ini usianya berkisar antara 300 hingga 400 tahun. Bahkan ada yang sudah berumur 700 tahun.

Berdasarkan hasil laboratorium Balai Konservasi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, diketahui bahwa bahan golok ini ada yang mengandung batu meteor, uranium, titanium dan besi yang tidak terdapat di golok-golok lainnya. Sedangkan, gagangnya ada yang terbuat dari kayu Nogo Sari, Tanduk Kebo Bule dan Tanduk Kijang.

“Belakangan warga yang masih menyimpan golok tua itu, banyak mengeluarkan ke publik. Hasil pendataan terakhir, ada sekitar 50 golok tua peninggalan zaman kuno,” ulas Agus.

Disebutkan, salah bukti keberadaan benda bersejarah yang saat ini masih ada adalah tempat pembuatan golok atau biasa disebut Paron yang lokasinya ada di belakang kantor Kecamatan Cakung,  

"Ada dua versi tentang pembuat golok ini, ada yang menyebutkan golok ini dibikin seorang perajin besi bernama Daeng Parahu dan ada yang menyebutkan dibuat oleh seorang panglima perang Jaya Laksana," pungkasnya.

BERITA TERKAIT
Atraksi Kolosal Pencak Silat Meriahkan Perayaan Milad ke 4 PPS Mardhotillah

Aksi Pendekar Cilik Meriahkan Milad ke-4 Perguruan Silat Mardhotillah

Sabtu, 26 Maret 2022 4253

Pemprov DKI Usulkan 9 Karya Budaya Betawi Dalam Pencatatan Kekayaan Intelektual Komunal

Pemprov DKI Usulkan 9 Karya Budaya Betawi Dalam Pencatatan Kekayaan Intelektual Komunal

Sabtu, 19 Maret 2022 1824

Silat Sutera Baja Ditetapkan Menjadi Warisan Budaya Takbenda

Silat Sutera Baja Ditetapkan Menjadi Warisan Budaya Takbenda

Selasa, 13 Oktober 2020 4075

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2950

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1318

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 514

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1292

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1098

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks