Pemkot Jaksel Terus Kembangkan Pengelolaan Sampah Berkonsep Smart City

Sabtu, 02 April 2022 Reporter: Folmer Editor: Erikyanri Maulana 4317

Pemkot Jaksel Kembangkan Pengelolaan Sampah Berkonsep Smart City

(Foto: Istimewa)

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan terus berkomitmen mengembangkan pengelolaan limbah rumah tangga melalui pendirian bank sampah di setiap RW berkonsep smart city. Komitmen ini ditandai dengan peresmian bank sampah berkonsep smart city di Perumahan Duta Pondok Indah, Pondok Pinang, Kebayoran Lama.

Menerapkan sistem cashless

Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Ali Murtadho mengatakan, pihaknya berkolaborasi dengan stakeholder terkait dalam pengelolaan sampah berkonsep smart city.

"Konsep smart city bank sampah RW 14 Perumahan Duta Pondok Indah menerapkan sistem cashless. Iuran warga dilakukan secara non tunai termasuk saat hasil pengumpulan sampah anorganik yang telah dipilah dan disetorkan ke bank sampah," ujar Ali Murtadho, Sabtu (2/4).

Ia mengungkapkan, pengoperasian bank sampah RW 14 Perumahan Duta Pondok Indah mampu mengurangi volume sampah anorganik sekitar setengah ton untuk setiap kali pengangkutan oleh armada Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Selatan.

"Warga dari luar kompleks Perumahan Duta Pondok Indah juga semakin sadar menyetorkan hasil pemilahan sampah anorganik ke Bank sampah RW 14. Kami akan menularkan konsep serupa ke RW lainnya di Jakarta Selatan," ungkapnya.

Sebelumnya Kepala Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Selatan, Muhammad Amin menjelaskan, sekitar 288 bank sampah dari total 579 RW di Jakarta Selatan telah beroperasi secara rutin melakukan pemilahan sampah anorganik ditambah 22 Pondok Pesantren. Sosialisasi menumbuhkan kesadaran warga untuk memilah sampah anorganik juga terus gencar dilakukan.

"Sudin LH Jaksel juga berkolaborasi dengan Kaktus Indonesia untuk pengelolaan sampah organik melalui budi daya maggot. Alhasil, hanya residu sampah dari Jakarta Selatan yang akan dibuang di TPA Bantar Gebang di masa mendatang," jelasnya.

Ketua RW 14 Pondok Pinang, Anton menambahkan, pengangkutan sampah anorganik dari hasil pemilahan yang dilakukan oleh warga dilakukan setiap dua minggu.

"Kami sudah membuat jadwal saat dibuka bank sampah, warga perumahan dan dari luar datang menyetorkan sampah anorganik dan uang hasil penjualan langsung masuk ke rekening bank masing-masing," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pemkot Jakpus Gelar Sosialisasi Sadar Sampah di Kecamatan Gambir

Pemkot Jakpus Sosialisasikan Pengelolaan Sampah di RPTRA Kejora

Selasa, 22 Maret 2022 2855

Dewan Dukung Program Pengelolaan Sampah Tingkat RW

Dewan Dukung Program Pengelolaan Sampah Tingkat RW

Rabu, 09 Maret 2022 2994

Pemkot Jaksel Gandeng 22 Pondok Pesantren Mengolah Sampah

Pemkot Jaksel Gandeng 22 Pesantren Atasi Masalah Sampah

Selasa, 22 Maret 2022 3151

Sudin LH Jaksel Kembangkan Aplikasi Sampah Warga

Sudin LH Jaksel Kembangkan Aplikasi Pengelolaan Sampah

Kamis, 10 Februari 2022 2843

 Dampak Banjir Sudin LH Jaksel Angkut 20,2 Ton Sampah

Sudin LH Jaksel Angkut 20 Ton Lebih Sampah Sisa Banjir

Selasa, 06 Oktober 2020 3438

BERITA POPULER
Kebakaran sunter agung anita

Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

Rabu, 13 Mei 2026 6032

LRT fase 1b gery ist

Ditarget Beroperasi Agustus 2026, Pramono Pastikan Keamanan Proyek LRT

Rabu, 13 Mei 2026 886

183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

Selasa, 12 Mei 2026 1258

Monas dok2

Pramono: Jakarta Tetap Ibu Kota hingga Terbitnya Keppres

Rabu, 13 Mei 2026 752

Hewan kurban sapi bilal

Pramono Pastikan Harga Hewan Kurban Masih Terkendali

Selasa, 12 Mei 2026 1083

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks