Pemkot Jaksel Terus Kembangkan Pengelolaan Sampah Berkonsep Smart City

Sabtu, 02 April 2022 Reporter: Folmer Editor: Erikyanri Maulana 4219

Pemkot Jaksel Kembangkan Pengelolaan Sampah Berkonsep Smart City

(Foto: Istimewa)

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan terus berkomitmen mengembangkan pengelolaan limbah rumah tangga melalui pendirian bank sampah di setiap RW berkonsep smart city. Komitmen ini ditandai dengan peresmian bank sampah berkonsep smart city di Perumahan Duta Pondok Indah, Pondok Pinang, Kebayoran Lama.

Menerapkan sistem cashless

Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Ali Murtadho mengatakan, pihaknya berkolaborasi dengan stakeholder terkait dalam pengelolaan sampah berkonsep smart city.

"Konsep smart city bank sampah RW 14 Perumahan Duta Pondok Indah menerapkan sistem cashless. Iuran warga dilakukan secara non tunai termasuk saat hasil pengumpulan sampah anorganik yang telah dipilah dan disetorkan ke bank sampah," ujar Ali Murtadho, Sabtu (2/4).

Ia mengungkapkan, pengoperasian bank sampah RW 14 Perumahan Duta Pondok Indah mampu mengurangi volume sampah anorganik sekitar setengah ton untuk setiap kali pengangkutan oleh armada Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Selatan.

"Warga dari luar kompleks Perumahan Duta Pondok Indah juga semakin sadar menyetorkan hasil pemilahan sampah anorganik ke Bank sampah RW 14. Kami akan menularkan konsep serupa ke RW lainnya di Jakarta Selatan," ungkapnya.

Sebelumnya Kepala Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Selatan, Muhammad Amin menjelaskan, sekitar 288 bank sampah dari total 579 RW di Jakarta Selatan telah beroperasi secara rutin melakukan pemilahan sampah anorganik ditambah 22 Pondok Pesantren. Sosialisasi menumbuhkan kesadaran warga untuk memilah sampah anorganik juga terus gencar dilakukan.

"Sudin LH Jaksel juga berkolaborasi dengan Kaktus Indonesia untuk pengelolaan sampah organik melalui budi daya maggot. Alhasil, hanya residu sampah dari Jakarta Selatan yang akan dibuang di TPA Bantar Gebang di masa mendatang," jelasnya.

Ketua RW 14 Pondok Pinang, Anton menambahkan, pengangkutan sampah anorganik dari hasil pemilahan yang dilakukan oleh warga dilakukan setiap dua minggu.

"Kami sudah membuat jadwal saat dibuka bank sampah, warga perumahan dan dari luar datang menyetorkan sampah anorganik dan uang hasil penjualan langsung masuk ke rekening bank masing-masing," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pemkot Jakpus Gelar Sosialisasi Sadar Sampah di Kecamatan Gambir

Pemkot Jakpus Sosialisasikan Pengelolaan Sampah di RPTRA Kejora

Selasa, 22 Maret 2022 2756

Dewan Dukung Program Pengelolaan Sampah Tingkat RW

Dewan Dukung Program Pengelolaan Sampah Tingkat RW

Rabu, 09 Maret 2022 2901

Pemkot Jaksel Gandeng 22 Pondok Pesantren Mengolah Sampah

Pemkot Jaksel Gandeng 22 Pesantren Atasi Masalah Sampah

Selasa, 22 Maret 2022 3029

Sudin LH Jaksel Kembangkan Aplikasi Sampah Warga

Sudin LH Jaksel Kembangkan Aplikasi Pengelolaan Sampah

Kamis, 10 Februari 2022 2734

 Dampak Banjir Sudin LH Jaksel Angkut 20,2 Ton Sampah

Sudin LH Jaksel Angkut 20 Ton Lebih Sampah Sisa Banjir

Selasa, 06 Oktober 2020 3304

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 5981

Rano tinjau Jalan Rusak Thamrin jati

Rano Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Terus Dilakukan

Selasa, 03 Februari 2026 968

Imlek glodok jati

Perayaan Imlek di Jakarta Bakal Lebih Semarak dan Berwarna

Selasa, 03 Februari 2026 792

IMG 20260203 191714

Pemprov DKI Gelar Tiga Sorti Operasi Modifikasi Cuaca Hari Ini

Selasa, 03 Februari 2026 773

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1327

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks