Ormas dan PKL Bangun Lapak di Atas Trotoar

Kamis, 27 Maret 2014 Reporter: Dunih, Hendi Kusuma Editor: Dunih 2845

pkl-di-trotoar_ilustrasi.jpg

(Foto: doc)

Sebuah trotoar di Jl Anggrek Garuda, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, yang diperuntukkan bagi pejalan kaki, kini telah berubah fungsinya seiring berdirinya bangunan organisasi kemasyarakatan (ormas) dan lapak pedagang kaki lima (PKL) seperti warung, dan bengkel di atas trotoar tersebut. Kondisi ini membuat sejumlah pengguna trotoar mengeluh, karena keberadaan bangunan tersebut membuat mereka harus berjalan di pinggir jalan yang ramai dengan lalu lalang kendaraan.   

Ika (27) karyawan swasta di wilayah itu mengatakan, sebagai pejalan kaki ia merasa kecewa akan adanya bangunan semipermanen tersebut. Keberadaan bangunan itu, membuat trotoar sempit dan hanya dapat dilalui satu orang. Akibatnya, pejalan kaki pun harus turun ke jalan jika ingin lewat.

"Trotoar itu hak pejalan kaki bukan untuk ormas atau PKL kalau sudah begini saya harus lewat mana lagi? Berbahaya kalau jalan di pinggir jalan raya," keluhnya, Kamis (27/3).

Heri (38) PKL yang berjualan di wilayah itu mengatakan, dirinya telah 23 tahun berjualan di kawasan Kemanggisan. Namun, baru 3 tahun ini ia menetap dan membangun gerobak semi permanen di atas trotoar untuk berjualan. Ia mengaku belum mendapat imbauan dari pihak kelurahan dan kecamatan seputar larangan berjualan di atas trotoar. Jika suatu saat ada larangan berjualan oleh pihak kelurahan dan kecamatan, ia mengaku siap angkat kaki dari wilayah tersebut.

“Saya ikut saja, memang saya tidak punya lahan untuk berjualan,” ujar Heri

Terkait hal itu, Wakil Lurah Kemanggisan Bing Slamet mengatakan, pihaknya telah mengetahui adanya bangunan ormas dan PKL di Jl Anggrek Garuda tersebut. Namun, pihaknya tidak dapat berbuat apa-apa dan hanya bisa mengimbau agar posko tersebut tidak digunakan sebagai tempat mabuk-mabukan dan menganggu ketertiban umum.

“Di sana ada 2 posko ormas, tetapi kami tidak melarang juga tidak mengizinkan adanya bangunan tersebut. Yang terpenting jangan sampai berbuat maksiat dan berbuat anarkis, rencananya nanti akan kita imbau," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 886

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 806

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1182

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 602

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1118

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks