Sebuah trotoar di Jl Anggrek Garuda, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, yang diperuntukkan bagi pejalan kaki, kini telah berubah fungsinya seiring berdirinya bangunan organisasi kemasyarakatan (ormas) dan lapak pedagang kaki lima (PKL) seperti warung, dan bengkel di atas trotoar tersebut. Kondisi ini membuat sejumlah pengguna trotoar mengeluh, karena keberadaan bangunan tersebut membuat mereka harus berjalan di pinggir jalan yang ramai dengan lalu lalang kendaraan.
Ika (27) karyawan swasta di wilayah itu mengatakan, sebagai pejalan kaki ia merasa kecewa akan adanya bangunan semipermanen tersebut. Keberadaan bangunan itu, membuat trotoar sempit dan hanya dapat dilalui satu orang. Akibatnya, pejalan kaki pun harus turun ke jalan jika ingin lewat.
"Trotoar itu hak pejalan kaki bukan untuk ormas atau PKL kalau sudah begini saya harus lewat mana lagi? Berbahaya kalau jalan di pinggir jalan raya," keluhnya, Kamis (27/3).
Heri (38) PKL yang berjualan di wilayah itu mengatakan, dirinya telah 23 tahun berjualan di kawasan Kemanggisan. Namun, baru 3 tahun ini ia menetap dan membangun gerobak semi permanen di atas trotoar untuk berjualan. Ia mengaku belum mendapat imbauan dari pihak kelurahan dan kecamatan seputar larangan berjualan di atas trotoar. Jika suatu saat ada larangan berjualan oleh pihak kelurahan dan kecamatan, ia mengaku siap angkat kaki dari wilayah tersebut.
“Saya ikut saja, memang saya tidak punya lahan untuk berjualan,” ujar Heri
Terkait hal itu, Wakil Lurah Kemanggisan Bing Slamet mengatakan, pihaknya telah mengetahui adanya bangunan ormas dan PKL di Jl Anggrek Garuda tersebut. Namun, pihaknya tidak dapat berbuat apa-apa dan hanya bisa mengimbau agar posko tersebut tidak digunakan sebagai tempat mabuk-mabukan dan menganggu ketertiban umum.
“Di sana ada 2 posko ormas, tetapi kami tidak melarang juga tidak mengizinkan adanya bangunan tersebut. Yang terpenting jangan sampai berbuat maksiat dan berbuat anarkis, rencananya nanti akan kita imbau," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata
Kamis, 17 September 2026
2509
17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar
Senin, 14 September 2026
1203
Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing
Senin, 14 September 2026
966
111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis
Kamis, 17 September 2026
512
Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York