Biro Kesos DKI Selesaikan Monev Human Trafficking di Perhotelan

Senin, 07 Maret 2022 Reporter: Yudha Peta Ogara Editor: Andry 3167

Biro Kesos DKI Selesaikan Monev Human Trafficking di Perhotelan

(Foto: Yudha Peta Ogara)

Biro Kesejahteraan Sosial (Kesos) Setda Provinsi DKI Jakarta telah melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) pencegahan dan penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPP0) atau human trafficking di industri perhotelan yang tersebar di wilayah Ibu kota.

Jangan sampai industri perhotelan dijadikan sasaran empuk praktik prostitusi anak

Monev TPPO ini bagian dari pelaksanaan rencana aksi Kegiatan Strategis Daerah (KSD) Bidang Perlindungan dan Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak.

"Terlihat jelas ada beragam kebijakan yang mendukung pencegahan TPPO. Salah satunya dengan diterbitkannya Pergub DKI Nomor 64 Tahun 2019 tentang Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan TPPO di DKI Jakarta," kata Ariyono, Pelaksana tugas (Plt) Kasubag PPPA Biro Kesos Setda  DKI Jakarta dalam keterangan tertulis, Senin (7/3).  

Ariyono menjelaskan, kebijakan ini bertujuan mewujudkan keterpaduan dalam pencegahan dan penanganan TPPO. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen mewujudkan daerah bebas perdagangan orang di Ibu Kota dengan melaksanakan kegiatan monev pencegahan dan penanganan TPPO pada industri perhotelan di lima wilayah.

"Dengan mempertimbangkan maraknya kasus TPPO selama masa pandemi COVID-19, terutama di lokasi wisata dan perhotelan, maka pada Oktober 2021, kita lakukan kegiatan monev ," ungkapnya.

Menurut Ariyono, kegiatan monev pencegahan dan penanganan TPPO penting dilaksanakan mengingat Pemprov DKI Jakarta secara tegas menolak segala bentuk tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak, terutama prostitusi anak.

"Jangan sampai industri perhotelan dijadikan sasaran empuk praktik prostitusi anak. Apalagi geliat perhotelan di Jakarta sudah berkembang cukup baik. Sehingga jangan sampai ternoda dengan adanya tindakan tidak terpuji seperti itu," tegasnya.

Ia mengutarakan, kegiatan pencegahan dan penanganan TPPO yang dilaksanakan bersama tim dari Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP), Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) dan Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta berjalan lancar.

Dari kegiatan tersebut diperoleh beberapa temuan penting di antaranya:

A. Masih rendah pemahaman pihak pengelola hotel tentang upaya pencegahan dan penanganan TPPO.

B. Minimnya sense of awareness indikasi prostitusi anak oleh pihak pengelola hotel.

C. Sulitnya mendeteksi kemungkinan prostitusi oleh tamu yang melakukan pemesanan melalui platfrom agen travel digital.

Berdasarkan hasil kegiatan monev pencegahan dan penanganan TPPO, tim memberikan beberapa rekomendasi penting sebagai berikut:

A. Perlu dilakukan secara lebih masif lagi kampanye dan sosialisasi anti perdagangan orang dan anti kekerasan terhadap perempuan dan anak yang ditujukan kepada seluruh pemangku kepentingan seperti lembaga masyarakat, dunia usaha dan masyarakat. Sosialisasi dapat dilakukan melalui beragam media catak dan elektronik.

B. Penguatan kelembagaan melalui peningkatan kolaborasi dan kerjasama seluruh pihak, pusat sampai daerah.

C. Meningkatkan kerjasama dan penguatan jejaring antar gugus tugas.

D. Pemberian penghargaan bagi dunia usaha yang telah menerapkan standar pencegahan TPPO.

E. Peningkatan kapasitas sumber daya manusia gugus tugas dengan melibatkan pemerintah pusat, daerah serta dunia usaha, melalui kegiatan sosialisasi dan beragam pelatihan.

F. Optimalisasi mekanisme kerja, pelaporan, monitoring dan evaluasi gugus tugas.

BERITA TERKAIT
Ratusan Siswa SMA/SMK di Jaksel Ikut Sosialisasi Pencegahan Tindak Kekerasan

Pelajar SMA/SMK di Jaksel Disosialisasikan Pencegahan Tindak Kekerasan

Selasa, 22 Februari 2022 1456

Pemkot Jakpus Tingkatkan Kampanye Pencegahan Kekerasan Perempuan dan Anak

Pemkot Jakpus Adakan Kampanye Pencegahan Kekerasan Perempuan dan Anak

Kamis, 09 Desember 2021 5086

Puncak Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Perempuan dan Anak, Gubernur Anies Ingin Jakarta Makin Ramah

Puncak Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Perempuan dan Anak, Gubernur Anies Ingin Jakarta Makin Ramah Bagi 4 Kelompok Rentan

Jumat, 10 Desember 2021 4904

BERITA POPULER
Wagub jalan amblas lenteng otoy

Rano Apresiasi Penanganan Jalan Amblas di Lenteng Agung

Selasa, 02 Juni 2026 3701

Proyek pekerjaan padatkarya jati2

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Padat Karya

Jumat, 05 Juni 2026 1120

Pmi jaksel bantuan kebakaran kemayoran tiyo

PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

Kamis, 04 Juni 2026 1223

Wagub Karno Korban Kebakaran Kebon Kosong bilal

Rano Pastikan Penyintas Kebakaran Kebon Kosong Terlayani Baik

Selasa, 02 Juni 2026 1460

Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Sekolah Pelita Harapan di Pluit

Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Pluit

Selasa, 02 Juni 2026 1369

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks