Menengok Kontes Batu Bacan di Pasar Rawa Bening

Minggu, 06 Maret 2022 Reporter: Nurito Editor: Budhy Tristanto 5126

 20 Peserta Ikuti Kontes Batu Bacan di Pasar Rawa Bening

(Foto: Nurito)

Sekitar 200 Batu Bacan berbagai jenis, seperti Bacan Obi, Pancawarna, Doko dan Palamea, dengan ikatan dari emas dan perak, tampak berjejer indah di atas meja warna hijau.

Peminatnya masih banyak, harganya juga masih stabil

Puluhan pasang mata pengunjung seakan terpesona, menilik setiap batu yang dipamerkan dalam Kontes Batu Bacan di Pasar Rawa Bening, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (6/3).

Bacan menjadi primadona pecinta batu permata di tanah air,sejak Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono, memberikan batu ini sebagai cendera mata untuk Presiden Amerika Serikat Barack Obama saat perhelatan Konferensi Asia Afrika Ke-60 di Jakarta, pada 2015 silam.

     

Sejak saat itu, pamor Batu Bacan melambung di kalangan pecinta batu permata dan kolektor.Harga jualnya pun bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Pamor batu asal Pulau Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara ini, ternyata belum meredup sampai sekarang, meski pasaran batu hias sudah tak lagi marak.

Menurut Kepala Pasar Rawa Bening, Ahmad Subhan, setiap harinya masih banyak pecinta batu permata yang memburu Batu Bacan di pasar ini. Namun, karena masa pandemi pihaknya membatasi pengunjung untuk masuk pasar.

"Peminatnya masih banyak, harganya juga masih stabil," ucap Subhan.

Guna memenuhi hasrat pecinta batu hias sekaligus menggerakkan kembali roda ekonomi, jelas Subhan, pihaknya bersama Asosiasi Puspa Caraka menggelar Kontes Batu Bacan di Pasar Rawa Bening.

"Kami berharap, kontes ini bisa meningkatkan kembali perekonomian pedagang di Pasar Rawa Bening," ujar Subhan.

Peserta yang menang dalam kontes ini, kata Suhan, mendapat piagam penghargaan dan sertifikat serta uang pembinaan.

Ketua Panitia Kontes Batu Bacan Pasar Rawa Bening, Krimhot Hamri Manik menambahkan, dalam perhelatan ini ada 28 kelas yang dilombakan dengan jumlah peserta 20 orang.

"Setiap peserta ada yang membawa lima hingga 30 Bacan koleksinya. Ada sekitar 200 Batu Bacan dipamerkan," tutur Hamri.

Dia menambahkan, dalam kontes ini yang dinilai juri adalah soal warna, intensity sampai ring dan proporsional body atau ukuran batu cincinnya.

Kontes ini, menurut Hamri, menghadirkan dewan juri yang profesional dan sudah berpengalaman d tingkat nasional. Mereka berasal dari unsur asosiasi Puspa Caraka, laboratorium dan komunitas pecinta batu bacan.

"Walau masa pandemi saat ini peminat dan harga batu Bacan masih relatif tinggi. Buktinya, masih ada yang ditawar untuk satu cincin seharga Rp 500 juta. Namun pemiliknya enggan menjualnya," pungkasnya.

BERITA TERKAIT
200 Peserta Ikuti Rapid dan Swab di Pasar Rawa Bening

Tes Rapid dan Swab Diadakan di Pasar Rawa Bening

Jumat, 26 Juni 2020 3095

PD Pasar Jaya Kelola 1.365 Tempat Usaha di Pasar Rawa Bening

PD Pasar Jaya Kelola 1.365 Tempat Usaha di Pasar Rawa Bening

Selasa, 24 Oktober 2017 6383

Penutupan Gebyar Vaksin di Jakarta Gems Center Ditandai dengan Pemberian Sertifikat

Penutupan Gebyar Vaksin di Jakarta Gems Center Ditandai dengan Pemberian Sertifikat

Selasa, 17 Agustus 2021 2341

BERITA POPULER
IMG 20261104 WA0056

Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania Tutup Usia

Rabu, 04 November 2026 12240

Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7257

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4953

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 3677

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2783

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks