Dinkes DKI Ajak Warga Terus Jalankan Germas dan Prokes

Kamis, 06 Januari 2022 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Toni Riyanto 3104

Dinkes Minta Warga Tetap Jalankan Germas Tangkal Virus Covid-19

(Foto: doc)

Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengajak warga untuk selalu menjalankan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan tidak mengendurkan penerapan protokol kesehatan (Prokes) untuk mencegah terpapar COVID-19.

Pengaturan pola makan juga tetap disesuaikan dengan kebutuhan

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Octavia mengatakan, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang bertujuan menurunkan penularan COVID-19 membuat perubahan kebiasaan hidup bagi sebagian besar masyarakat, di antaranya adalah penurunan aktivitas fisik dan perubahan pola makan.

Studi menunjukkan bahwa gaya hidup kurang gerak dapat menurunkan imunitas tubuh sehingga meningkatkan risiko tertularnya infeksi COVID-19.

"Pandemi ini  juga mengakibatkan keengganan sebagian besar orang dengan kondisi penyakit kronis untuk kontrol ke fasilitas kesehatan yang membuat akses pasien mendapatkan obat menjadi terhambat dan penyakitnya menjadi tidak terkontrol," ujarnya, Kamis (6/1).

Menurutnya, salah satu adaptasi mudah yang tetap harus dilakukan selama pemberlakuan PPKM adalah beraktivitas di dalam rumah secara aktif. Banyak variasi aktivitas fisik yang bisa dilakukan spserti, latihan aerobik dengan zumba, HIIT, lompat tali, maupun aktivitas olah raga ringan seperti yoga atau pilates.

"Pengaturan pola makan juga tetap disesuaikan dengan kebutuhan aktivitas sehari-hari yang dilakukan dan sebisa mungkin menghindari asupan makan berlebih," terangnya.

Dwi menjelaskan, berdasarkan data Riskesdas tahun 2018, penyakit diabetes melitus atau yang dikenal dengan nama kencing manis, terjadi terhadap 10 persen populasi usia dewasa dan obesitas terjadi pada 30 persen usia dewasa.

"Untuk kondisi pre-diabetes melitus pada usia dewasa di masyarakat perkotaan sebesar 35 persen serta di masyarakat pedesaan sebesar 45 persen," ungkapnya.

Sementara itu, Divisi Metabolik Endokrin FKUI-RSCM, Dicky Levenus Tahapary menuturkan, hubungan obesitas dengan COVID-19 telah banyak diteliti. Obesitas meningkatkan peradangan pada sel tubuh dan resistensi insulin yaitu, kondisi yang mengakibatkan peningkatan kadar gula dalam darah yang menjadikan seseorang jatuh dalam kondisi penyakit diabetes melitus.

"Peneliti Alice Tamara dan kawan-kawan, menyebut bahwa obesitas terbukti meningkatkan kematian serta komplikasi pada penderita COVID-19 yang mengalami obesitas," ucapnya.

Dikatakan Dicky, WHO juga mengumumkan dalam infografisnya bahwa obesitas dapat meningkatkan derajat keparahan COVID-19 tujuh kali lipat.

Meskipun sampai saat ini belum cukup bukti yang menjelaskan hubungan diabetes melitus dengan penularan COVID-19. Namun, penelitian yang dilakukan Harbuwono tahun 2021 menjelaskan bahwa diabetes melitus tidak hanya meningkatkan perburukan kondisi tetapi juga meningkatkan risiko kematian akibat COVID-19.

"COVID-19 pada penyandang diabetes cenderung menimbulkan gejala yang lebih berat. Subyek dengan obesitas dan diabetes melitus ini merupakan kelompok rentan sehingga perlu mendapatkan prioritas vaksinasi," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Dinkes DKI Jelaskan Syarat Vaksin COVID-19 Bagi Anak Usia 6-11 Tahun

Dinkes DKI Jelaskan Syarat Vaksin COVID-19 Bagi Anak Usia 6-11 Tahun

Kamis, 16 Desember 2021 4357

73 % Kasus Aktif dan 81 % Kasus Baru Harian DKI Jakarta Adalah Pelaku Perjalanan Luar Negeri

73 % Kasus Aktif dan 81 % Kasus Baru Harian DKI Jakarta Adalah Pelaku Perjalanan Luar Negeri

Rabu, 05 Januari 2022 3759

Dinkes Siapkan Sentra Vaksinasi di Luar Sekolah Fasilitasi Anak Usia 6 Tahun

Dinkes DKI Siapkan Sentra Vaksinasi di Luar Sekolah

Selasa, 21 Desember 2021 3502

Capaian Vaksinasi COVID-19 Usia 6-11 Tahun di Jakut Mencapai 51,61 Persen

88.544 Anak Usia 6-11 Tahun di Jakut Sudah Divaksin COVID-19

Selasa, 04 Januari 2022 2858

BERITA POPULER
TJ Kelola Angkutan Laut jati

Angkutan Laut Transjakarta Perkuat Konektivitas Kepulauan Seribu

Jumat, 04 September 2026 1660

Water mist rasuna said tiyo

Sudin LH Jaksel Semprot Water Mist di Dua Ruas Jalan

Jumat, 04 September 2026 884

CKG Terintegrasi Tracing TB jaksel otoy

Warga Kebayoran Lama Selatan Diberi Layanan CKG

Selasa, 01 September 2026 1391

2.200 Lansia Ikuti Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jaktim

Lansia di Jaktim Dimotivasi Terapkan Pola Hidup Sehat dan Produktif

Kamis, 03 September 2026 891

Kapal cepat dishub ist2 1

Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

Minggu, 30 Agustus 2026 1261

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks