Upaya Meningkatkan Kualitas Udara di Jakarta Diapresiasi Pengamat Tata Kota

Jumat, 31 Desember 2021 Reporter: Suparni Editor: Toni Riyanto 3040

Upaya Meningkatkan Kualitas Udara di Jakarta Diapresiasi Pengamat Tata Kota

(Foto: Suparni)

Upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk meningkatkan kualitas udara di Ibukota mendapatkan respons positif dari Pengamat Tata Kota dan Lingkungan, Nirwono Yoga.

Hasil riset menyebutkan sumber polusi utama adalah transportasi

Nirwono mengatakan, perbaikan kualitas udara bisa diwujudkan dengan cara membenahi sumber polusi udara itu sendiri.

"Hasil riset menyebutkan sumber polusi utama adalah transportasi. Maka dari itu tak ada pilihan, kita harus fokus tangani itu dengan mengembangkan TOD," ujarnya, dari siaran pers yang dikutip redaksi, Jumat (31/12).

Menurutnya, Jakarta membutuhkan peta jalan atau road map dan rencana induk untuk membuat kota bebas dari polusi.

"Peta jalan ini bekal bagi tiga pihak yakni instansi pemerintah, masyarakat dan swasta untuk berkontribusi meningkatkan kualitas udara di Jakarta," terangnya

Nirwono menjelaskan, pihak terkait juga perlu mendorong peralihan gaya hidup warga, mulai dari penggunaan transportasi umum hingga beraktivitas berjalan kaki dan bersepeda.

"Bersama dengan itu juga perlu dioptimalkan penghijauan seperti menanam pohon besar dan menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH) baru," ungkapnya.

Ia menambahkan, perlu adanya pengembangan kawasan yang membatasi pergerakan kendaraan bermotor di pusat perkotaan seperti Kota Tua, Ancol, Monas, GBK, TMII Kemayoran dan wilayah pemukiman di kawasan Menteng, Kebayoran Baru, Pondok Indah, Pantai Indah Kapuk (PIK) dan Kelapa Gading.

"Perlu juga diterapkan jalan berbayar elektronik, memperluas ganjil-genap, parkir progresif, melakukan uji emisi dan mengembangkan kendaraan ramah lingkungan," urainya.

Nirwono juga mengusulkan dibuatnya kebijakan yang mewajibkan warga menyumbang atau menanam pohon saat mengurus pembuatan dokumen seperti perpanjangan STNK, pembuatan akta kelahiran hingga surat nikah

"Ini perlu rencana induk penanaman pohon. Sehingga, jika ada program seperti ini masyarakat tahu mereka menanam atau menyumbang pohon jenis apa dan di mana ditanamnya," ucapnya.

Untuk diketahui, dalam diskusi virtual Balkoters Talks bertajuk "Tekan Emisi, Jakarta Bebas Polusi" Kamis (30/12), Kepala Bidang Pengendalian Dampak Lingkungan pada Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Yusiono Anwar menyebutkan kondisi kualitas udara di Jakarta dalam periode Januari-Desember 2021 yakni, sedang (218 hari), tidak sehat (138 hari) dan baik (enam hari).

"Dalam pemantauan yang kami lakukan terhadap parameter PO3, Nitrogen, Hidrokarbon dan SO2, dari bulan Januari sampai Desember 2021 ini dominasinya adalah di warna biru yaitu kondisinya sedang, artinya aman untuk melakukan aktivitas di luar ruangan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Karyawan Ancol Merasa Terbantu Adanya Layanan Uji Emisi Gratis

Dinas LH Fasilitasi Uji Emisi Kendaraan Gratis di Ancol

Senin, 27 Desember 2021 3884

Emisi Gas Buang Kendaraan Penyebab Utama Penurunan Kualitas Udara di Jakarta

Emisi Gas Buang Kendaraan Penyebab Utama Penurunan Kualitas Udara di Jakarta

Jumat, 12 November 2021 4648

Pembangunan CSW Terbagi Dua Fase Dengan Anggaran Rp 55 miliar

Integrasi Halte Transjakarta CSW-Stasiun MRT ASEAN Bisa Tingkatkan Pelanggan

Rabu, 22 Januari 2020 3783

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7154

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4841

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2687

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2566

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1243

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks