Wagub Ariza Berharap Digitalisasi Pasar Berikan Manfaat Bagi Pelaku UMKM dan Masyarakat

Kamis, 25 November 2021 16:51 Reporter : Yudha Peta Ogara Editor : Erikyanri Maulana 2095

(Foto: Istimewa - Beritajakarta.id)

Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Ariza Patria menghadiri peluncuran JakOne Abank serta Program SIAP QRIS (Sehat Inovatif dan Aman Pakai-Quick Response Code Indonesian Standard) di Pasar Santa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis pagi (25/11). Program digitalisasi pasar tersebut diadakan secara kolaboratif oleh beberapa instansi yang dimotori Bank Indonesia bersama Bank DKI dan Perumda Pasar Jaya BUMD milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Pada hari ini, JakOne Abank dan SIAP QRIS mulai dapat digunakan dalam transaksi jual beli di Pasar Santa, Jakarta Selatan

Melalui pemanfaatan JakOne Abank dan SIAP QRIS oleh para pedagang pasar di wilayah Jakarta, Wagub Ariza berharap dapat turut mendukung program percepatan akses keuangan daerah melalui digitalisasi keuangan. Sebagaimana diketahui, pasar telah menjadi salah satu pusat dari kegiatan ekonomi kerakyatan, tempat menyalurkan barang yang diproduksi oleh produsen, serta tempat transaksi antara pelaku UMKM dengan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan barang sehari-hari.

"Pada hari ini, JakOne Abank dan SIAP QRIS mulai dapat digunakan dalam transaksi jual beli di Pasar Santa, Jakarta Selatan yang dikelola oleh Perumda Pasar Jaya. Sejalan dengan digitalisasi di berbagai sektor, Pemprov DKI Jakarta menyambut baik kolaborasi Bank Indonesia dengan Bank DKI Jakarta dalam peluncuran JakOne Abank dan SIAP QRIS yang merupakan salah satu perangkat yang mendukung digitalisasi pasar dan perwujudan Jakarta Smart City 4.0," jelas Wagub Ariza dalam sambutannya, dikutip dari Siaran Pers PPID Provinsi DKI Jakarta.

Pemprov DKI Jakarta memandang digitalisasi pasar di DKI Jakarta akan memberikan manfaat kepada pelaku UMKM di Jakarta dari sisi pengelolaan keuangan yang lebih transparan dan nyaman, serta warga masyarakat dari sisi kemudahan bertransaksi terlebih di masa pandemi COVID-19.

"Sesuai namanya, SIAP QRIS mempresentasikan sehat, inovatif, dan aman pakai. Pemprov DKI Jakarta telah melakukan berbagai upaya untuk pengembangan pasar di DKI Jakarta melalui revitalisasi pasar tradisional menjadi pasar modern yang memberikan kenyamanan kepada warga DKI Jakarta dan sekitarnya," ujar Wagub Ariza.

Adapun beberapa keuntungan yang dapat didapatkan dengan mengadopsi pembayaran digital untuk bisnis dan UMKM, di antaranya (1) memberikan beragam pilihan metode pembayaran dengan memanfaatkan digitalisasi finansial, (2) memperluas jangkauan bisnis, seperti membantu konsumen menemukan promosi maupun informasi merchant yang terdekat dari lokasinya dengan mudah, dan (3) mendapatkan laporan keuangan sistematis bagi para pelaku usaha, karena lewat pembayaran digital, efektivitas dan sirkulasi keuangan bisnis menjadi lebih stabil lewat laporan transaksi yang lebih sistematis dan dapat diterima secara real time.

Dalam kesempatan yang sama, Wagub Ariza turut mengapresiasi langkah Bank DKI yang terus bersinergi, berkolaborasi dengan Perumda Pasar Jaya dan Bank Indonesia dalam rangka menghadirkan inovasi layanan pembayaran digital. Diharapkan Abank dan SIAP QRIS akan secepatnya diterapkan pada ± 151 pasar di seluruh wilayah Ibu Kota Jakarta yang dikelola oleh Perumda Pasar Jaya.

"Saya harapkan, sistem JakOne Abank dan SIAP QRIS dapat memberikan manfaat kepada warga Jakarta, pelaku UMKM di Jakarta, mewujudkan Jakarta sebagai kota maju, bahagia warganya. Terima kasih kepada Bank Indonesia dan OJK yang terus mengembangkan layanan digital. Semoga langkah dan ikhtiar kita dimudahkan dan memperoleh ridho Allah SWT," tutup Wagub Ariza.

Sementara itu, Direktur Utama Bank DKI, Fidri Arnaldy menyampaikan bahwa JakOne Abank merupakan layanan perbankan tanpa kantor, di mana Bank DKI hadir melalui agen dengan menggunakan perangkat Mobile Point of Sale (MPOS) untuk pembayaran pajak dan retribusi, serta pembayaran tagihan. Dengan menjadi JakOne Abank, nasabah/pedagang yang menjadi agen dapat melayani berbagai transaksi perbankan dari masyarakat dan mendapatkan komisi dari setiap transaksi.

"Kita akan bersinergi dengan semua pasar yang dikelola oleh Pasar Jaya. UMKM harus melakukan digitalisasi dan Bank DKI siap mendukung. Semoga peluncuran JakOne Abank yang didukung SIAP QRIS ini dapat menghadirkan manfaat, terutama bagi pelaku UMKM, serta warga masyarakat yang semakin termudahkan untuk bertransaksi di pasar melalui layanan perbankan digital dan merupakan aplikasi Smart City 4.0 Jakarta sebagai Kota Berkolaborasi," ungkap Fidri.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Asisten Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta; Deputi Direktur Pengawasan Perbankan 3 dan Perizinan Otoritas Jasa Keuangan, Herlina Tampubolon; Kepala Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia DKI Jakarta, Onny Widjanarko; Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Arief Nasrudin; Ketua Umum KADIN Jakarta Selatan, Akhmad Lafranta Siregar; serta perwakilan pedagang Pasar Santa dan Nasabah Bank DKI.