BPPK Ciloto Kunker ke Dinas KPKP DKI Pelajari Urban Farming

Jumat, 12 November 2021 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Toni Riyanto 3012

BPPK Ciloto Kunker ke Dinas KPKP DKI Pelajari Urban Farming

(Foto: Aldi Geri Lumban Tobing)

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta menerima kunjungan kerja Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Kementerian Kesehatan RI, Ciloto, Jawa Barat, yang ingin menambah wawasan dan pengetahuan terkait urban farming atau pertanian perkotaan.

Semakin tertarik dan penasaran dengan kegiatan pertanian

Widyaiswara Ahli Madya BPPK Ciloto, Sri Asih Gahayu mengatakan, melalui kunker tersebut ingin dipelajari secara lebih mendalam terkait proses penanaman tumbuhan atau tanaman yang baik dan benar, mengetahui tanaman yang cocok dengan iklim di lingkungan, cara merawat tanaman hingga mempelajari tata cara pembuatan pupuk tanaman yang bagus.

"Jumlah rombangan kami yang ikut kunker ini ada 12 orang. Luar biasa sekali, kami sangat senang bisa menambah wawasan dan pengetahuan terutama kaitannya dengan urban farming," ujarnya selaku pimpinan rombongan, Jumat (12/11).

Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Dinas KPKP yang telah menyambut dengan ramah serta memberikan banyak tambahan ilmu terkait cocok tanam.

"Kami menjadi semakin tertarik dan penasaran dengan kegiatan pertanian. Terima kasih dan apresiasi kami kepada Dinas KPKP semoga ke depannya menjadi berkah dan bermanfaat," ungkapnya.

Kepala Bidang Pertanian Dinas KPKP DKI Jakarta, Mujiati menuturkan, pertanian di DKI Jakarta sangat unik dan berbeda dengan daerah lain karena adanya keterbatasan lahan, sehingga yang dilakukan adalah pertanian yang berbasis ruang, seperti halnya pemanfaatan rooftop sebagai tempat bertanam.

"Tujuan utamanya selain menjadikan lingkungan lebih hijau dan asri juga sebagai sumber pangan keluarga serta mewujudkan ketahanan pangan skala kecil yaitu keluarga," terangnya.

Mujiati menjelaskan, dalam rangka mendukung kegiatan pertanian di perkotaan, Dinas KPKP melayani permohonan bibit dan proteksi tanaman serta promosi dan sertifikasi hasil pertanian. Pelayanan permohonan bibit dan proteksi tanaman diajukan secara online melalui web SiPetani.  

"Bagi masyarakat yang tertarik dan ingin belajar lebih dalam mengenai pertanian, Dinas KPKP juga menyediakan sarana belajar pertanian di lokasi kebun kebun bibit pertanian dan lokasi (AEW) Agro Edu Wisata," ungkapnya.

Sementara itu, narasumber dari UPT Pusat Pengembangan Benih dan Proteksi Tanaman (P2BPT), Hadi Turanto menuturkan, materi yang diberikan mengenai cara berbudidaya tanaman, cara pembuatan pupuk dan perbanyakan tanaman buah-buahan dengan teknik sambung pucuk serta mata tunas atau okulasi .

"Waktu melakukan sambung pucuk adalah pagi hari atau sore hari. Hindari melakukan sambung pucuk dan okulasi pada siang hari karena tanaman masih dalam fase istirahat, sehingga berisiko mengalami kegagalan," tandasnya.

Untuk diketahui, sebagai cenderamata, Dinas KPKP memberikan bibit tanaman Jambu kepada tim Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Ciloto.

BERITA TERKAIT
102 Orang Sudah Daftar Lomba Foto Rooftop Garden

Lomba Foto Rooftop Garden Disambut Antusias

Kamis, 04 November 2021 3548

RW 02 Kelurahan Papanggo Meraih Penghargaan Festival Kampung Iklim 2021

Melalui Upaya Ini RW 02 Papanggo Sabet Penghargaan Proklim Tingkat Nasional

Kamis, 28 Oktober 2021 3018

Sekda Pimpin Penanaman Pohon Petai dan Jengkol di Agro Edukasi Wisata Ragunan

Sekda Pimpin Penanaman Pohon Petai dan Jengkol di Agro Edukasi Wisata Ragunan

Sabtu, 02 Oktober 2021 2149

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 2904

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 735

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 637

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1400

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1015

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks