Gerebek Lumpur di Kali Sunter, Cegah Genangan di Wilayah Aliran Sungai

Minggu, 03 Oktober 2021 Reporter: TP Moan Simanjuntak Editor: Budhy Tristanto 2631

Gerebek Lumpur di Kali Sunter, Cegah Genangan di Wilayah Aliran Sungai

(Foto: doc)

Upaya mencegah terjadinya genangan dengan program Gerebek Lumpur terus dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta. Setelah Kali Mookervart, kini giliran Kali Sunter yang dikeruk, tepatnya di segmen depan Pompa Rawa Badak sepanjang 495 meter dan depan Artha Gading sepanjang 210 meter.

Untuk pencegahan genangan pada 14 RT

Menurut Kepala Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta, Yusmada Faizal, Gerebek Lumpur di dua segmen ini dilaksanakan untuk pencegahan genangan pada 14 RT dan 15.700 meter persegi wilayah terdekat dari daerah aliran sungai (DAS) yang dikeruk.

"Tentu kegiatan pengerukan ini akan memiliki dampak langsung kepada kita semua. Khususnya, Gerebek Lumpur di dua segmen ini dilaksanakan untuk pencegahan genangan pada lokasi sekitar," ujar Yusmada, seperti dilansir dari PPID DKI, Minggu (3/10).

Yusmada memaparkan, untuk pengerukan lumpur di segmen depan Pompa Rawa Badak pihaknya mengerahkan tiga unit amphibi besar, excavator long arm dua unit, excavator standar satu unit.

Sedangkan di segmen depan Artha Gading, lanjut Yusmada, pihaknya menerjunkan amphibi besar dua unit dan excavator long arm dua unit. Jadi, total alat berat yang dikerahkan 10 unit, serta dump truck 18 unit untuk kedua lokasi tersebut.

"Pada Gerebek Lumpur kali ini, kami menargetkan bisa mengeruk sebanyak 17.920 meter kubik pada segmen Rawa Badak dan 8.400 meter kubik segmen Artha Gading. Nanti kerukan lumpur yang didapatkan akan dibuang di dump site kami, untuk segmen Pompa Rawa Badak di kawasan Beting dan segmen Artha Gading di kawasan Ancol," jelas Yusmada.

Kegiatan Gerebek Lumpur di Jakarta Utara ini dilakukan secara kolaboratif lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Di antaranya, Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Camat, Lurah (PPSU), Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara, Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara, Suku Dinas Pertamanan Jakarta Utara, dan UPK Badan Air.

"Semoga dengan adanya kegiatan Grebek Lumpur ini, masyarakat terbantu dalam penanganan permasalahan banjir. Oleh karena itu, mari kita semua berkolaborasi untuk menangani permasalahan banjir di Jakarta. Bisa mulai dari yang paling sederhana, yaitu tidak membuang sampah sembarangan," pungkasnya.

BERITA TERKAIT
 550 Personel Gabung Gerebek Lumpur Waduk Pluit

550 Personel Gabungan Grebek Lumpur di Waduk Pluit

Jumat, 02 Oktober 2020 2734

Pemasangan U-Ditch Di Gang Udang Hampir Rampung

Normalisasi Saluran Air di Gang Udang Cempaka Baru Capai 73,91 Persen

Kamis, 23 September 2021 1621

Saluran Mikro Sepanjang 50 Meter di Jalan Menteng Wadas timur Dikuras

Saluran Mikro di Menteng Wadas Dikuras

Kamis, 09 September 2021 2034

BERITA POPULER
Pramono Sebut RW Kumuh di Jakarta Menurun Drastis, Jadi 211 RW

Pramono Sebut RW Kumuh di Jakarta Menurun Drastis

Rabu, 06 Mei 2026 1123

Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 976

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 915

Pajak Kendaraan listrik jati

Pemberian Insentif Kendaraan Listrik Dukung Kampanye Energi Bersih

Selasa, 05 Mei 2026 705

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1263

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks