Razia Dishub Hanya Jaring 3 Kendaraan

Selasa, 11 Maret 2014 Reporter: Nurito Editor: Agustian Anas 3530

razia-ds-hub.jpg

(Foto: doc)

Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bersama pihak kepolisian kembali menggelar razia angkutan umum yang parkir sembarangan dan kendaraan yang menerobos jalur bus Transjakarta, Selasa (11/3).
 
Sebanyak 250 petugas diterjunkan dalam razia ini. Razia diawali dari Terminal Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur. Belasan sopir mikrolet yang biasa parkir di mulut terminal langsung kabur melihat kedatangan petugas.

Kemudian razia dilanjutkan di koridor V dan VII bus Transjakarta di sepanjang Jl Letjen Sutoyo, Jl Dewi Sartika, Jl Otista, Jl Jatinegara Barat, Jl Jatinegara Timur, Jl Matraman Raya. Kemudian Jl Salemba Raya, Jl Kramat Raya, Jl Gunung Sahari.

Dalam razia tersebut, petugas hanya berhasil menilang Kopaja S612 (Kampung Melayu-Cilandak) karena parkir di sembarangan tempat. Petugas juga menggembosi dua kendaraan yang parkir di tempat terlarang di Jl Otista Raya, serta menderek truk bernopol B 9978 EJ lantaran parkir di bahu Jl Dewi Sartika.

Pengendali Zona 2 (Cawang Kompor-Terminal Kampung Melayu), AB Nahor, mengatakan razia hari kedua ini menunjukkan perkembangan signifikan. Buktinya jumlah kendaraan yang terjaring razia hanya tiga kendaraan. Padahal pada hari pertama jumlah kendaraan yang ditindak mencapai 27 kendaraan.

"Masyarakat sepertinya sudah menyadari perlunya tidak menggunakan bahu jalan untuk parkir. Karena hal itu dapat memicu kemacetan lalu lintas," ujar AB Nahor yang juga menjabat Kasie Pengawasan dan Pengendalian Sudin Perhubungan Jakarta Selatan.

Menurutnya, mikrolet yang kerap parkir di mulut terminal hingga ke badan jalan, memang harus ditindak tegas. Bahkan jika tak memiliki surat lengkap harus dikandangkan.

Yudi (45), sopir Kopaja yang ditilang mengaku pasrah. Alasannya ia ngetem di pinggir jalan untuk mencari penumpang. Apalagi armada yang dikemudikannya saat itu sepi penumpang.

"Lagi apes saja nih, makanya kena tilang. Habis kalau tidak ngetem mana bisa penuh penumpangnya," ujar Yudi.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2503

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1202

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 962

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 509

Gub pramono ppid

Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

Jumat, 18 September 2026 404

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks