Razia Dishub Hanya Jaring 3 Kendaraan

Selasa, 11 Maret 2014 Reporter: Nurito Editor: Agustian Anas 3262

razia-ds-hub.jpg

(Foto: doc)

Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bersama pihak kepolisian kembali menggelar razia angkutan umum yang parkir sembarangan dan kendaraan yang menerobos jalur bus Transjakarta, Selasa (11/3).
 
Sebanyak 250 petugas diterjunkan dalam razia ini. Razia diawali dari Terminal Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur. Belasan sopir mikrolet yang biasa parkir di mulut terminal langsung kabur melihat kedatangan petugas.

Kemudian razia dilanjutkan di koridor V dan VII bus Transjakarta di sepanjang Jl Letjen Sutoyo, Jl Dewi Sartika, Jl Otista, Jl Jatinegara Barat, Jl Jatinegara Timur, Jl Matraman Raya. Kemudian Jl Salemba Raya, Jl Kramat Raya, Jl Gunung Sahari.

Dalam razia tersebut, petugas hanya berhasil menilang Kopaja S612 (Kampung Melayu-Cilandak) karena parkir di sembarangan tempat. Petugas juga menggembosi dua kendaraan yang parkir di tempat terlarang di Jl Otista Raya, serta menderek truk bernopol B 9978 EJ lantaran parkir di bahu Jl Dewi Sartika.

Pengendali Zona 2 (Cawang Kompor-Terminal Kampung Melayu), AB Nahor, mengatakan razia hari kedua ini menunjukkan perkembangan signifikan. Buktinya jumlah kendaraan yang terjaring razia hanya tiga kendaraan. Padahal pada hari pertama jumlah kendaraan yang ditindak mencapai 27 kendaraan.

"Masyarakat sepertinya sudah menyadari perlunya tidak menggunakan bahu jalan untuk parkir. Karena hal itu dapat memicu kemacetan lalu lintas," ujar AB Nahor yang juga menjabat Kasie Pengawasan dan Pengendalian Sudin Perhubungan Jakarta Selatan.

Menurutnya, mikrolet yang kerap parkir di mulut terminal hingga ke badan jalan, memang harus ditindak tegas. Bahkan jika tak memiliki surat lengkap harus dikandangkan.

Yudi (45), sopir Kopaja yang ditilang mengaku pasrah. Alasannya ia ngetem di pinggir jalan untuk mencari penumpang. Apalagi armada yang dikemudikannya saat itu sepi penumpang.

"Lagi apes saja nih, makanya kena tilang. Habis kalau tidak ngetem mana bisa penuh penumpangnya," ujar Yudi.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 1897

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 633

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 730

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1394

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1006

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks