Selasa, 11 Maret 2014
Reporter: TP Moan Simanjuntak
Editor: Agustian Anas
4025
(Foto: doc)
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik Muhammad Anas Effendi sebagai Walikota Jakarta Barat, di ruang MH Thamrin, Gedung Blok B Kantor Walikota Jakarta Barat, Selasa (11/3). Orang nomor satu di Jakarta itu menitipkan empat pesan untuk Anas Effendi, yakni revitalisasi Kota Tua, lingkungan Tambora, Rumah Potong Hewan (RPH) Babi di Kapuk, dan Kalijodo.
“Saya meminta agar walikota yang baru untuk tidak melepas keempat permasalahan tersebut karena memang perlu segera ditangani," pinta Jokowi.
Selain keempat permasalahan tersebut, kata Jokowi, masalah layanan masyarakat juga harus menjadi prioritas utama. Karena itu, dia meminta para lurah, camat, dan SKPD lainnya untuk lebih giat dan semangat dalam menjalankan tugasnya.
Jokowi juga menegaskan kalau dirinya juga tidak mau lagi ada proyek basa basi yang hasilnya tidak ada. Sehingga APBD 2014 sebesar Rp 72 triliun bermafaat untuk kemajuan kota Jakarta.
“Untuk itu, saya meminta Walikota yang baru agar mengontrol kinerja jajarannya hingga hasilnya kelihatan,” terang Joko Widodo.
Setelah dicopot dari Walikota Jakarta Selatan dan dimutasi ke Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah, Anas Effendi mampu mengikuti irama dan bekerja sesuai harapan Jokowi. Sebagai pimpinan, kata Jokowi, dirinya tidak akan menghukum bawahannya seumur hidup dan tetap memberikan ruang untuk koreksi memperbaiki diri.
“Hukuman itu hanya sekadar untuk mengingatkan saja kalau dalam kinerjanya ada yang perlu dikoreksi dan diperbaiki. Layaknya remisi atau grasi, kiranya ke depan kinerjanya dapat lebih baik lagi,” tandas Jokowi.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata
Kamis, 17 September 2026
2503
17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar
Senin, 14 September 2026
1202
Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing
Senin, 14 September 2026
962
111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis
Kamis, 17 September 2026
509
Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York