Perkembangan Data Kasus dan Vaksinasi COVID-19 di Jakarta per 20 Agustus 2021

Jumat, 20 Agustus 2021 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Toni Riyanto 1919

Perkembangan Data Kasus dan Vaksinasi Covid-19 di Jakarta Per 20 Agustus 2021

(Foto: Istimewa)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih terus berupaya mengendalikan pandemi COVID-19. Seiring dengan menerapkan 3T,  vaksinasi COVID-19 juga digalakkan pada sejumlah kelompok prioritas. Kendati demikian, masih dibutuhkan peran serta masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Seminggu terakhir ada 81.556 orang dites PCR

Mengingat, vaksinasi COVID-19 saat ini hanya mengurangi dampak keterpaparan, masih terdapat kemungkinan tertular dan menularkan virus COVID-19 jika longgar terhadap protokol kesehatan dalam keseharian. Hal ini terlihat dari kasus positif yang masih fluktuatif dan kini mengalami kenaikan. Butuh kerja bersama untuk memutus rantai penularan ini.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 20.300 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 11.876 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 969 positif dan 10.907 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 16.366 orang dites, dengan hasil 290 positif dan 16.076 negatif.

Lebih lanjut, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu. "Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 81.556 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 531.082 per sejuta penduduk," terang Dwi, dikutip dari siaran pers PPID Provinsi DKI Jakarta.

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 10 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 8.808 (orang yang masih dirawat/ isolasi). Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 844.339 kasus. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 822.399 dengan tingkat kesembuhan 97,4%, dan total 13.132 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,1%.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 7,9%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 14,9%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.

Sementara itu, proses vaksinasi juga masih terus berlangsung. Untuk Vaksinasi Program, total dosis 1 saat ini sebanyak 9.285.055 orang (103,8%), dengan jumlah yang divaksin dosis 1 hari ini sebanyak 44.747 orang. Sedangkan, total dosis 2 kini mencapai 4.679.444 orang (52,3%), dengan jumlah yang divaksin dosis 2 hari ini sebanyak 117.829 orang. Perlu diketahui, terdapat penyesuaian data target vaksinasi di DKI Jakarta yang totalnya menjadi 8.941.211 orang.

Lebih lanjut, capaian vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun, untuk dosis 1 telah dilakukan sebanyak 77,8% dan untuk dosis 2 sebanyak 33,6%. Sedangkan warga usia 18-59 tahun, untuk dosis 1 telah dilakukan sebanyak 109,9% dan vaksinasi dosis 2 sebanyak 52,3%. Sedangkan, pada kelompok lansia, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan sebanyak 85,3% dan vaksinasi dosis 2 sebanyak 72,7%. Sementara vaksinasi gotong royong, untuk dosis 1 telah diberikan kepada 188.109 orang dan dosis 2 sebanyak 142.047 orang.

Melalui Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, penindakan atas pelanggaran penggunaan masker dan pendataan buku tamu juga akan digencarkan, begitu pula dengan bentuk pelanggaran-pelanggaran PSBB lainnya, seperti pelanggaran di restoran/rumah makan, serta pelanggaran perkantoran, tempat usaha, dan tempat industri. Sanksi yang diberlakukan berupa kerja sosial, denda, penghentian sementara kegiatan, hingga pencabutan izin usaha.

Berdasarkan laporan harian Satpol PP Provinsi DKI Jakarta pada 19 Agustus 2021 pukul 18.00 WIB, telah dilakukan penertiban, terdiri dari operasi masker, penertiban pada restoran, rumah makan, warung makan, dan kafe, serta pada perkantoran, tempat kerja, dan tempat usaha dengan total denda sebesar Rp 4.300.000. Selain itu juga dilakukan penghentian sementara pada 2 perkantoran dan tempat kerja; 3 restoran, rumah makan, warung makan, dan kafe; serta 1 tempat usaha lainnya.

Harapannya, masyarakat dapat lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan dan turut berpartisipasi dalam memutus mata rantai penularan COVID-19.

Pemprov DKI Jakarta menyarankan, untuk melakukan vaksinasi, warga dapat langsung ke tempat vaksinasi. Namun, untuk mempercepat proses vaksinasi, warga disarankan mendaftar online melalui aplikasi JAKI atau situs corona.jakarta.go.id/vaksinasi. Dengan mendaftar secara online, warga dapat memilih waktu dan tempat vaksinasi sendiri, sekaligus bisa melakukan pre-screening tes online.

Untuk menemukan tempat vaksinasi, warga juga mengeceknya melalui aplikasi google maps. Hanya dengan menuliskan “vaksin COVID-19”, warga dapat menemukan lokasi serta dibantu informasi jalur menemukan lokasi yang dipilih.

Adapun kategori warga 18+ yang dapat divaksinasi di DKI Jakarta adalah:

- Warga ber-KTP DKI Jakarta,

- Warga ber-KTP dari luar DKI Jakarta, tetapi berdomisili di DKI Jakarta (membawa keterangan domisili diperoleh dari petugas RT, tidak harus dari ketua RT),

- Pekerja di DKI Jakarta yang ber-KTP dari luar DKI Jakarta (membawa keterangan dari tempat kerja).

Pemprov DKI Jakarta juga masih membuka kesempatan untuk masyarakat berbagi dengan sesama yang membutuhkan bantuan karena terdampak pandemi COVID-19 dalam program Kolaborasi Sosial Berskala Besar atau KSBB. Masyarakat dapat memberikan bantuan berupa bahan pangan pokok, makanan siap saji, hingga uang tunai. Informasi lengkap seputar KSBB dapat melalui situs corona.jakarta.go.id/kolaborasi.

BERITA TERKAIT
Pemprov DKI Mulai Berikan Vaksin Moderna untuk Kelompok Autoimun

Pemprov DKI Mulai Berikan Vaksin Moderna untuk Kelompok Autoimun

Jumat, 20 Agustus 2021 1806

Puskesmas Kramat Jati Launching Penggunaan Vaksin Moderna

Puskesmas Kramat Jati Launching Penggunaan Vaksin Moderna

Jumat, 20 Agustus 2021 2621

1.791 Ibu Hamil di Jakarta Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis I

1.791 Ibu Hamil di Jakarta Sudah Divaksin COVID-19

Kamis, 19 Agustus 2021 2410

Sentra Vaksinasi di Terminal Kampung Rambutan Digelar Hingga 25 Agustus 2021

Layanan Vaksinasi di Terminal Kampung Rambutan Kembali Dibuka

Jumat, 20 Agustus 2021 2632

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7149

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4837

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2480

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2547

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1220

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks