Panen Serentak di Jaktim Hasilkan 750 Kilogram Sayur Mayur

Jumat, 20 Agustus 2021 14:31 Nurito 496

(Foto: Nurito - Beritajakarta.id)

Panen serentak di 73 lokasi urban farming dan RPTRA yang tersebar di 10 kecamatan dan 65 kelurahan di Jakarta Timur, Jumat (20/8), menghasilkan 750 kilogram sayur-mayur.

Selain sayur juga ada buah-buahan dan tanaman obat keluarga, serta 120 kilogram lele

Ketua TP PKK Kota Jakarta Timur, Diah Anwar mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan serentak di seluruh wilayah DKI Jakarta dan dipimpin langsung ketua TP PKK DKI, Fery Farhati, secara virtual.

"Panen serentak di Jakarta Timur diikuti para kader TP PKK, kelompok tani, penggiat urban farming, pengelola RPTRA, karang taruna, serta instansi pemerintah dan swasta," kata Diah saat panen sayur mayur di Green House kantor wali kota.

Menurutnya, semua pihak yang terlibat sangat antusias dalam proses panen dan bercocok tanam di lahan urban farming melalui media tanah dan hidroponik.

"Hasil panen serentak hari ini untuk sayur mayur dan tanaman holtikultura lainnya total ada 750 kilogram. Selain sayur juga ada buah-buahan dan tanaman obat keluarga, serta 120 kilogram lele," lanjut Diah.

Disebutkan, hasil panen serentak ini akan dibagikan kepada masyarakat, kader TP PKK, para penggiat pertanian, pengelola RPTRA dan pihak lain yang terlibat. Sedangkan 120 kilogram lele yang dipanen rencananya akan dijual ke pedagang pecel lele yang ada di Jakarta Timur.

Plt Kasudin KPKP Jakarta Timur, Ali Nurdin menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pembinaan di 73 lokasi urban farming di Jakarta Timur agar proses bercocok tanam dilakukan dengan baik dan benar. Sehingga hasil panennya memuaskan, seperti yang terjadi hari ini.

"Semua lokasi urban farming di Jakarta Timur merupakan binaan kami. Mudah-mudahan program penghijauan terus berjalan dengan baik. Diharapkan ini bisa untuk memotivasi baik untuk kelompok tani maupun yang belum menjadi kelompok tani," kata Aki.

Ia berharap, minat masyarakat untuk menjadi petani dengan memanfaatkan lahan sempit untuk penghijauan atau urban farming semakin bertambah. Sehingga hasilnya nanti bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.