531 Warga Isoman di Cipayung Diberikan Obat Gratis

Kamis, 15 Juli 2021 14:19 Nurito 574

(Foto: Nurito - Beritajakarta.id)

Sebanyak 531 warga di wilayah Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, yang terpapar COVID dan sedang menjalani isolasi mandiri (Isoman) di rumah, Kamis (15/7), mendapat bantuan obat-obatan.

Kita pastikan bahwa mereka yang sakit akan menerima bantuan obat-obatan secara gratis

Bantuan secara simbolis diserahkan Pangdam Jaya, Mayjen TNI Mulyo Aji, kepada Ketua RW 01 Kelurahan Ceger, Yanto Sudarto, disaksikan Camat Cipayung, Fajar Eko Satrio, Kapuskes Kecamatan Cipayung Rini Muharni dan para lurah yang di wilayahnya terdapat zona merah.

Pangdam Jaya, Mayjen TNI Mulyo Aji mengatakan, total ada 35 ribu paket obat yang akan didistribusikan secara door to door ke warga terpapar COVID di DKI Jakarta yang sedang menjalani isolasi mandiri. Setiap kecamatan mendapatkan 350 paket obat.

"Secara teknis distribusi obat ini langsung dibagikan ke sasaran oleh personel gabungan dari unsur tiga pilar secara door to door. Data penerima bantuan ini dari Pemprov DKI," ucap Mayjen TNI Mulyo Aji.

Pangdam menambahkan, bantuan obat-obatan ini akan dikhususkan untuk warga terpapar COVID dari keluarga tidak mampu, wilayah kumuh serta warga yang belum mendapatkan obat dari rumah sakit. 

"Usai pendistribusian, kami akan melakukan evaluasi. Karena setiap hari data warga terpapar selalu berubah. Kita pastikan bahwa mereka yang sakit akan menerima bantuan obat-obatan secara gratis," tegas Pangdam.

Camat Cipayung, Fajar Eko Satrio mengungkapkan, 531 warga yang terdaftar menerima bantuan obat-obatan ini tersebar di Kelurahan Cilangkap, Ceger, Bambu Apus dan Lubang Buaya. Bantuan obat yang diterima sebanyak 700 paket.

"Paket bantuan obat ada 700. Sisanya akan dititipkan di puskesmas untuk selanjutnya diberikan pada warga tidak mampu lainnya yang belum terdata. Karena setiap hari data warga isoman berubah," kata Fajar.

Kepala Puskesmas Kecamatan Cipayung, Rini Muharni menambahkan, jenis obat yang diberikan ke warga terpapar COVID adalah oseltamivir, parasetamol, zink, vitamin C dan vitamin D. Kemudian ada obat batuk.

Pemberian obat secara teknis melibatkan tim medis, karena harus ada sosialisasi dan edukasi tentang protokol kesehatan dan cara penggunaan obat-obatan tersebut.

"Selain diedukasi dan cara mengonsumsi obat, kita juga akan pantau perkembangannya. Apakah masih ada keluhan atau tidak," kata Rini.

Menurut Rini, paket obat ini diberikan khusus untuk warga usia 18 tahun ke atas  yang mengalami gejala ringan,  demam dan gejala batuk.

"Petugas yang memberikan langsung kepada warga pasien COVID mengenakan APD level dua. mulai dari hazmat, masker, sarung tangan hingga faceshield. Diharapkan distribusi obat ini tuntas hari ini," tukasnya.

Sementara, Ketua RW 01 Kelurahan Ceger, Yanto Sudarto, berterimakasih atas bantuan obat-obatan bagi warga yang sedang isoman di rumahnya. Diharapkan, ini dapat mempercepat proses penyembuhan, sehingga angka kasus COVID di Jakarta bisa menurun.

"Bantuan sudah kita terima, mudah-mudahan ini bermanfaat untuk warga kami yang membutuhkan. Kita berharap warga cepat terbebas dari COVID," tandasnya.