Gandeng Rumah Sosial Kutup, Pemkot Jaksel Optimalkan Program Kampung Tersenyum

Selasa, 04 Mei 2021 Reporter: TP Moan Simanjuntak Editor: Budhy Tristanto 1954

Pemkot Jaksel Kolaborasi Dengan Rumah Sosial Kutup Tangani Minyak Jelantah

(Foto: TP Moan Simanjuntak)

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan terus mengoptimalkan Program Kampung Tersenyum dengan menggandeng Rumah Sosial Kutup (RSK), untuk menangani persoalan limbah minyak jelantah dari rumah tangga.

Saat ini dari 65 kelurahan, baru 36 yang berpartisipasi dalam PSMJ

Plt Wali Kota Jakarta Selatan, Isnawa Adji mengatakan, pihaknya serius menangani limbah minyak jelantah bekas pakai yang berasal dari rumah tangga. Sebab, bila dibuang ke saluran  akan mencemari lingkungan.

"Untuk penanganan minyak jelantah bekas pakai, kami berkolaborasi dengan RSK mengoptimalkan Program Kampung Tersenyum (PKT) dengan melibatkan kader TP PKK," katanya, Selasa (4/5).  

Dijelaskan Isnawa, Program Kampung Tersenyum yang dijalankan bersama RSK ini telah melahirkan Program Sedekah Minyak Jelantah (PSMJ), sejak 2019 lalu.  

Program Sedekah Minyak Jelantah ini, kata Isnawa, selain menjaga lingkungan juga untuk mewujudkan keluarga sehat, bersih dan berkah tanpa menggunakan kembali minyak goreng secara berulang.

"Saat ini dari 65 kelurahan, baru 36 yang berpartisipasi dalam PSMJ. Dari 36 kelurahan belum semua RW ikut program itu, hingga potensi kerusakan lingkungan masih ada," tukas Isnawa.

Untuk itu dirinya menekankan agar kolaborasi bisa dijalin juga ke pihak ke tiga, dalam hal ini perusahaan. Ia menjelaskan setiap perusahaan mempunyai tanggung jawab sosial atas setiap produk yang dibuatnya.

"Kita jangan hanya menangani setelah menjadi limbah. Kita minta tanggung jawab perusahaan, ada namanya Extended Produsen Responsibility (EPR). Perusahaan punya anggaran, CSR dan perusahaan punya tanggung jawab dari produk yang dihasilkan," tegasnya.

Semenara, Direktur RSK Suhito, mengimbau warga agar mulai saat ini untuk tidak membuang minyak jelantah sembarangan. Dia minta agar minyak jelantah tersebut ditampung dan masukan ke tong sedekah yang ada di RT terdekat.

"Mudah-mudahan dalam upaya ini, warga Jakarta Selatan lebih baik kehidupannya dari aspek kesehatan. Karena mulai hari ini tidak ada lagi penggunaan minyak jelantah," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pemkot Jakbar Launching Program Keluarga Tersenyum

Program Keluarga Tersenyum Diluncurkan di Jakarta Barat

Jumat, 30 April 2021 2486

Gerakan Sadaqah Minyak Jelantah di Sukapura Sasar Sekolah

Gerakan Sedekah Minyak Jelantah di Sukapura Sasar Sekolah

Selasa, 18 Februari 2020 3758

Sudin PPKUKM Kepulauan Seribu Gelar Ramadhan Festival di Enam Kelurahan

Jakpreneur di Kepulauan Seribu Dibantu Pemasaran Melalui Ramadhan Fest

Senin, 03 Mei 2021 2884

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2708

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1224

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 998

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 536

Gub pramono ppid

Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

Jumat, 18 September 2026 455

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks