Wakil Ketua DPRD Ini Minta Potensi Lonjakan COVID-19 Diantisipasi Bersama

Senin, 03 Mei 2021 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Toni Riyanto 2225

Wakil Ketua DPRD Ini Minta Potensi Lonjakan COVID-19 Diantisipasi Bersama

(Foto: doc)

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Mohamad Taufik meminta semua pihak terus mengantisipasi potensi meningkatnya penularan COVID-19, terutama menjelang dan saat Hari Raya Idulfitri.

Diperhatikan betul penerapan protokol kesehatan 

Taufik mengatakan, tempat-tempat yang berpotensi terjadi kerumunan masyarakat, seperti pasar tradisional atau pusat perbelanjaan harus mendapat perhatian.

"Harus diperhatikan betul penerapan protokol kesehatan (prokes). Termasuk, kaitannya dengan kapasitas pasar atau pusat perbelanjaan itu agar tidak terjadi kerumunan yang berpotensi meningkatkan penyebaran COVID-19. Saya kira kejadian di India menjadi pelajaran berharga agar tidak terjadi di sini," ujarnya, Senin (3/5).

Ia mendukung langkah cepat Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersama jajaran TNI/Polri dan instansi terkait untuk menerapkan kebijakan-kebijakan yang dianggap perlu untuk mencegah terjadinya kerumunan di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.

"Jumlah pengunjung ini harus dibatasi atau diatur agar tidak berdesakan. Pengaturan jam operasional juga diperlukan," terangnya.

Taufik mengimbau, baik pedagang maupun masyarakat bisa memanfaatkan teknologi untuk melakukan transaksi jual beli secara online dalam masa pandemi COVID-19.

"Perniagaan bisa tetap berjalan dan potensi penyebaran COVID-19 bisa diminimalisir," ungkapnya.

Tidak kalah penting, Taufik mengingatkan, meskipun sudah divaksin COVID-19, penerapan protokol kesehatan saat beraktivitas di luar rumah, baik di perkantoran maupun pasar harus tetap dipatuhi.

"Jangan sampai timbul klaster perkantoran atau pasar yang disebabkan karena kita abai terhadap prokes karena merasa sudah divaksin," imbuhnya.

Ia menambahkan, kebijakan pemerintah untuk melarang mudik juga sudah tepat dan harus dipatuhi masyarakat maupun pegawai pemerintah. Sehingga, potensi lonjakan COVID-19 berkenaan dengan Hari Raya Idulfitri bisa dicegah.

"Saya berharap Perusahaan Otobus juga dapat memahami bahwa kebijakan ini diberlakukan untuk kepentingan bersama yang lebih luas, aman secara keseluruhan. Kalau pandemi ini cepat berakhir ekonomi bisa segera pulih," ucapnya.

Taufik meminta, jajaran lurah dan camat untuk ikut menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat agar kasus COVID-19 yang sudah cenderung melandai di DKI Jakarta tidak meningkat lagi.

"Harus ada kesadaran dan kerja sama kolektif dalam menghadapi pandemi COVID-19 ini. Tidak hanya pemerintah, tapi juga perlu peran serta warga itu sendiri," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Mohamad Taufik Minta Pengawasan Protokol Kesehatan Terus Ditingkatkan

Mohamad Taufik Minta Pengawasan Protokol Kesehatan Terus Ditingkatkan

Senin, 26 Oktober 2020 2115

Wali Kota Jaktim Tinjau Tiga Pasar Tradisional

Wali Kota Jaktim Sidak ke Tiga Pasar Tradisional

Minggu, 02 Mei 2021 2283

 30 Personel Gabungan Monitoring Prokes di Pasar Ciracas dan Cibubur

30 Personel Gabungan Monitoring Prokes di Pasar Ciracas dan Cibubur

Minggu, 02 Mei 2021 2882

BERITA POPULER
Pedagang di Atas Trotoar Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Pedagang di Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Rabu, 30 September 2026 1581

Personel Gabungan Lakukan Pelebaran Jalan di Kelapa Dua Wetan

Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

Kamis, 01 Oktober 2026 1078

Syafrin walkot jaksel

Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Kamis, 01 Oktober 2026 1087

895 Guru PPPK Jakut dan Kepulauan Seribu Perpanjang Kontrak Kerja

Kontrak Kerja 895 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Diperpanjang

Senin, 28 September 2026 1504

Mikrotrans reza edit

Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

Jumat, 02 Oktober 2026 574

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks