Alif Devansa Sempat Grogi Jadi Imam Tarawih

Kamis, 29 April 2021 Reporter: Nurito Editor: Budhy Tristanto 4201

M. Alif Devansa Sempat Grogi Jadi Imam Tarawih

(Foto: Nurito)

Menjadi imam tarawih di masjid selama bulan Ramadhan 1442 H, merupakan pengalaman yang belum terbayangkan sebelumnya oleh Mohammad Alif Devansa, salah satu Duta Imam Tarawih terpilih asal Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur.

Ini pengalaman pertama kalinya setelah keluar dari pondok pesantren

Pria berusia 20 tahun, jebolan Pondok Pesantren Ibnu Taimiyah Bogor, Jawa Barat, mengaku sempat pesimis saat mengikuti seleksi awal menjadi Duta Imam Tarawih yang diadakan oleh Lembaga Bahasa dan Ilmu Al Quran Baznas Bazis DKI Jakarta, Maret lalu. Maklum, dia belum lama lulus dari pondok pesantren dan harus bersaing dengan 591 peserta lain.

“Alhamdulillah ternyata saya terpilih menjadi salah satu Duta Imam Tarawih di Jakarta. Sangat terharu dan senang, karena ini tak disangka-sangka. Ini pengalaman pertama kalinya setelah keluar dari pondok pesantren,” kata Alif, Kamis (29/4) sore.

Warga Jalan Pangkalan Jati No 30 RT 001/012 Cipinang Melayu, Jakarta Timur ini bertutur, dirinya sempat grogi saat pertama kali menjadi imam di Masjid Al Falah, Duren Sawit. Saat itu jamaah yang ikut salat tarawih cukup banyak, mulai dari pengurus RT/RW hingga tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

“Grogi karena baru pertama kali menjadi imam tarawih di masjid. Apalagi sejak keluar dari pondok pesantren belum pernah menjadi imam lagi. Tapi setelah itu tidak grogi lagi dan sampai sekarang biasa saja,” ungkapnya.

Sebagai Duta Imam Tarawih, Alif ditugaskan untuk menjadi imam tarawih satu kali dalam sehari dengan lokasi berpindah-pindah di masjid yang ada di lima wilayah Ibu Kota. Namun ada juga yang sampai lima kali menjadi imam dalam sehari. Yakni di Masjid Al Hidayah yang berada di dekat rumahnya. Karena selain tarawih juga salat fardu ia menjadi imamnya.

"Ini pengalaman sangat berharga, karena saya juga bisa kembali menghafal ayat-ayat suci Al Quran," tuturnya.

Sebelum aktif menjadi dua imam, kata Alif, setiap hari dirinya aktif murojaah Al Quran atau menghafal kembali Al Quran sambil membantu ibundanya, Yuni Wahyuningsih (42) berjualan parfum dan herbal di rumahnya.

Alif yang sudah menjadi anak yatim sejak masih usia dua tahun ini, masuk Pondok Pesantren Ibnu Taimiyah Bogor ini sejak duduk di bangku kelas satu SMP, 2013 lalu. Kemudian lulus SMA dilanjutkan di pondok pesantren tersebut.

"Cita cita saya menjadi menjadi hafidz Quran," pungkas anak pertama dari dua bersaudara ini.

BERITA TERKAIT
10 Duta Imam Tarawih Bertugas di Kepulauan Seribu

10 Duta Imam Tarawih Bertugas di Kepulauan Seribu

Senin, 26 April 2021 2553

Pemprov DKI Berkolaborasi dengan BAZNAS BAZIS DKI dan LBIQ Utus 100 Duta Imam Tarawih Terseleksi ke

Pemprov DKI Berkolaborasi dengan BAZNAS BAZIS DKI dan LBIQ Utus 100 Duta Imam Tarawih Terseleksi ke Masjid di Jakarta

Sabtu, 24 April 2021 3042

BERITA POPULER
IMG 20261104 WA0056

Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania Tutup Usia

Rabu, 04 November 2026 36541

6.Akses masuk kawasan wisata Ancol gratis sambut HUT Jakarta

Gratis Masuk Ancol, Masyarakat Diajak Nikmati Ragam Wisata

Kamis, 05 November 2026 21351

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 5284

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 3909

Pelajar murid siswa siswi penerima kjp plus jati2

Pemprov DKI Salurkan KJP Plus Tahap II dan KJMU Tahun 2026

Rabu, 04 November 2026 2700

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks