Alif Devansa Sempat Grogi Jadi Imam Tarawih

Kamis, 29 April 2021 Reporter: Nurito Editor: Budhy Tristanto 3873

M. Alif Devansa Sempat Grogi Jadi Imam Tarawih

(Foto: Nurito)

Menjadi imam tarawih di masjid selama bulan Ramadhan 1442 H, merupakan pengalaman yang belum terbayangkan sebelumnya oleh Mohammad Alif Devansa, salah satu Duta Imam Tarawih terpilih asal Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur.

Ini pengalaman pertama kalinya setelah keluar dari pondok pesantren

Pria berusia 20 tahun, jebolan Pondok Pesantren Ibnu Taimiyah Bogor, Jawa Barat, mengaku sempat pesimis saat mengikuti seleksi awal menjadi Duta Imam Tarawih yang diadakan oleh Lembaga Bahasa dan Ilmu Al Quran Baznas Bazis DKI Jakarta, Maret lalu. Maklum, dia belum lama lulus dari pondok pesantren dan harus bersaing dengan 591 peserta lain.

“Alhamdulillah ternyata saya terpilih menjadi salah satu Duta Imam Tarawih di Jakarta. Sangat terharu dan senang, karena ini tak disangka-sangka. Ini pengalaman pertama kalinya setelah keluar dari pondok pesantren,” kata Alif, Kamis (29/4) sore.

Warga Jalan Pangkalan Jati No 30 RT 001/012 Cipinang Melayu, Jakarta Timur ini bertutur, dirinya sempat grogi saat pertama kali menjadi imam di Masjid Al Falah, Duren Sawit. Saat itu jamaah yang ikut salat tarawih cukup banyak, mulai dari pengurus RT/RW hingga tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

“Grogi karena baru pertama kali menjadi imam tarawih di masjid. Apalagi sejak keluar dari pondok pesantren belum pernah menjadi imam lagi. Tapi setelah itu tidak grogi lagi dan sampai sekarang biasa saja,” ungkapnya.

Sebagai Duta Imam Tarawih, Alif ditugaskan untuk menjadi imam tarawih satu kali dalam sehari dengan lokasi berpindah-pindah di masjid yang ada di lima wilayah Ibu Kota. Namun ada juga yang sampai lima kali menjadi imam dalam sehari. Yakni di Masjid Al Hidayah yang berada di dekat rumahnya. Karena selain tarawih juga salat fardu ia menjadi imamnya.

"Ini pengalaman sangat berharga, karena saya juga bisa kembali menghafal ayat-ayat suci Al Quran," tuturnya.

Sebelum aktif menjadi dua imam, kata Alif, setiap hari dirinya aktif murojaah Al Quran atau menghafal kembali Al Quran sambil membantu ibundanya, Yuni Wahyuningsih (42) berjualan parfum dan herbal di rumahnya.

Alif yang sudah menjadi anak yatim sejak masih usia dua tahun ini, masuk Pondok Pesantren Ibnu Taimiyah Bogor ini sejak duduk di bangku kelas satu SMP, 2013 lalu. Kemudian lulus SMA dilanjutkan di pondok pesantren tersebut.

"Cita cita saya menjadi menjadi hafidz Quran," pungkas anak pertama dari dua bersaudara ini.

BERITA TERKAIT
10 Duta Imam Tarawih Bertugas di Kepulauan Seribu

10 Duta Imam Tarawih Bertugas di Kepulauan Seribu

Senin, 26 April 2021 2244

Pemprov DKI Berkolaborasi dengan BAZNAS BAZIS DKI dan LBIQ Utus 100 Duta Imam Tarawih Terseleksi ke

Pemprov DKI Berkolaborasi dengan BAZNAS BAZIS DKI dan LBIQ Utus 100 Duta Imam Tarawih Terseleksi ke Masjid di Jakarta

Sabtu, 24 April 2021 2703

BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2301

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2235

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1690

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 955

Pemprov dki kemenag jalan istiqlal folmer

DKI dan Kemenag RI Sepakati Kerja Sama Pemanfaatan Barang Milik Daerah

Senin, 16 Maret 2026 1342

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks