Waspada, Cilandak Rawan Kejahatan

Kamis, 06 Maret 2014 Reporter: Rio Sandiputra Editor: Dunih 4026

ilustrasi_penodongan_6.jpg

(Foto: doc)

Pesatnya pembangunan di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, ikut mempengaruhi meningkatnya tren angka kejahatan. Setidaknya ada 5 titik rawan kejahatan di wilayah tersebut. Terutama kejahatan yang dilakukan pada malam hari.

"Di wilayah Cilandak itu ada 5 strong point, dan menjadi titik penjagaan khusus. Karena di wilayah kita terdapat banyak trayek angkot lintas wilayah," ungkap Kompol HM Sungkono, Kapolsek Cilandak, Kamis (6/3).

Sungkono mengatakan, penentuan strong point berdasarkan banyaknya laporan tindak kejahatan dari masyarat. Sehingga akan ada penjagaan khusus di daerah tersebut. "Iya setiap minggu, bulan akan kita evaluasi. Tidak menetap di satu titik saja," tuturnya.

Ia menyebut, 5 titik yang menjadi perhatian khusus yaitu di Perempatan RS Fatmawati, di perempatan Jl Cipete Raya dengan Jl Fatmawati Raya, sepanjang Jl Pangeran Antasari, dan Terminal Lebak Bulus. "Kalau di jalur Jl Fatmawati itu point untuk kita bisa bergerak ke Jl TB Simatupang dan sekitarnya, karena banyak angkot lintas malam. Kalau di Jl Antasari banyak motor trek-trekan," jelasnya.

Khusus untuk angkot yang kerap digunakan sebagai alat kejahatan, Sungkono meminta kepada pemilik angkot selektif dalam mempekerjakan sopirnya. "Harus jelas asal usulnya, KTP dan tempat tinggal harus sesuai. Dan hati-hati sama sopir tembak," pesannya.

Sebelumnya, pada Selasa (4/3) pihak Polsek Cilandak baru saja membekuk pelaku pencurian minimarket yang beraksi dengan menggunakan angkot D02 Pondok Labu-Ciputat. Angkot ini disewa para pelaku dari sopir aslinya. "Pelakunya juga sopir tembak. Kalau pagi sopir aslinya, lalu malam pelaku yang membawanya," tandas Sungkono.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3410

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 737

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 646

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1407

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1021

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks