Sekko Jakbar Kunjungi Poktan GSG 07 Kembangan Utara

Kamis, 08 April 2021 Reporter: Wuri Setyaningsih Editor: Erikyanri Maulana 2790

Warga Rasakan Manfaat Lahan Pertanian di RW 07 Kembangan Utara

(Foto: Wuri Setyaningsih)

Sekretaris Kota (Sekko) Jakarta Barat, Iin Mutmainah mengunjungi Kelompok Tani (Poktan) Gabung Semua Gang (GSG) RW 07, Kembangan Utara, Kembangan yang merupakan binaan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat.

Ini sangat bagus potensinya. Sudin KPKP Jakarta Barat sudah melakukan pendampingan pada kelompok tani ini,

Saat ini poktan tersebut berhasil memanfaatkan lahan tidur seluas 2.400 meter milik salah satu perusahaan swasta yang dikembangkan menjadi lahan perkebunan.

"Ini sangat bagus potensinya. Sudin KPKP Jakarta Barat sudah melakukan pendampingan pada kelompok tani ini. Awalnya lahan di sini hanya tanah kosong saja, oleh Poktan GSG RW 07 Kembangan kemudian dijadikan lahan perkebunan dan Alhamdulillah manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh warga," ujar Iin, saat berkunjung ke Poktan SGS RW 07, Kembangan Utara, Kamis (8/4).

Menurut Iin, lahan perkebunan tersebut tak hanya berpotensi untuk ketahanan pangan saja melainkan juga dapat dijadikan sarana edukasi khususnya kepada anak-anak agar mengenal pertanian sejak dini.

"Saya berharap ke depan, warga lainnya bisa mencontoh kelompok tani ini yang berhasil memanfaatkan lahan yang ada. Poktan di sini berhasil melihat kebutuhan masyarakat akan cabai misalnya. Saat ini harga cabai di pasaran sedang tinggi, tapi warga di sini tidak merasakan hal itu karena stok cabai di sini tercukupi," katanya.

Kasmin (49), salah satu pengelola Poktan GSG 07 Kembangan Utara mengatakan, berawal dari pengelolaan gang hijau di masing-masing RT, kini pengelolaan lahan tersebut digabung sehingga menjadi lebih luas dan mendapatkan pendampingan dari Sudin KPKP Jakarta Barat dan Kelurahan Kembangan Utara.

"Sejauh ini hasil yang kami tanam untuk memenuhi kebutuhan warga RW 07 Kembangan Utara," kata Kasmin.

Adapun jenis tanaman yang ditanam di antaranya, pakcoi, sawi, bayam, kangkung, cabai, tomat dan produk unggulan yakni labu madu. Untuk kangkung dan bayam hampir setiap minggu dipanen rata-rata sebanyak 60 ikat. Harga jual per ikatnya Rp 2.000 untuk kangkung dan Rp 3.000 untuk bayam.

"Produk unggulan kami labu madu. Setiap panen enam bulan sekali kami berhasil panen 300-400 kilogram. Kami jual perkilogramnya Rp 20 ribu. Hasil penjualan kita kembalikan ke petani untuk dibelikan bibit dan pupuk serta uang kas," tandasnya.

BERITA TERKAIT
 Poktan GSG 07 Manfaatkan Lahan Kosong Untuk Pertanian

Melihat Urban Farming di Tengah Permukiman Padat di Kembangan Utara

Rabu, 12 Februari 2020 6523

 Sudin KPKP Jakbar Launching Go Jakfarm

Pertanian Perkotaan Digencarkan di Jakarta Barat

Jumat, 06 Maret 2020 3711

Dinas KPKP Monitor dan Evaluasi Lokasi Pertanian Perkotaan

Dinas KPKP DKI Fasilitasi dan Dampingi Pelaku Pertanian Perkotaan

Sabtu, 08 Agustus 2020 3279

Poktan GSG 07 Kembangan Mendapatkan Sertifikat Kelas Pemula

Poktan GSG 07 Diberikan Sertifikat Kelas Pemula

Senin, 29 Juni 2020 3480

BERITA POPULER
Lrt manggarai gading rezap

LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh 26 Agustus

Senin, 24 Agustus 2026 2225

Gubernur pramono rs toto tentrem tebet rezap

Resmikan RS Toto Tentrem, Pramono Dorong Kerja Sama dengan RSUD Tarakan

Senin, 24 Agustus 2026 1377

Dayung Ciliwung jati

Lomba Dayung di Pasar Baru Digelar Akhir Agustus

Kamis, 20 Agustus 2026 1698

Wagub rano karno Bioskop Mini Jaksinema jati2

Asyik, Sekarang Ada Bioskop Mini di Rusun Pasar Rumput

Senin, 24 Agustus 2026 992

Lrt kelapa gading rezap

LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai Siap Diresmikan 26 Agustus

Sabtu, 22 Agustus 2026 1278

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks