Inflasi DKI Jakarta pada Desember 2020 Tetap Rendah dan Terkendali

Selasa, 05 Januari 2021 Reporter: Wuri Setyaningsih Editor: Erikyanri Maulana 5243

Inflasi DKI Jakarta Desember 2020 Tetap Rendah dan Terkendali

(Foto: Dadang Kusuma Wira Putra)

Indeks Harga Konsumen (IHK) DKI Jakarta pada bulan Desember 2020 mencatat inflasi sebesar 0,26% (mtm), sedikit lebih rendah dari inflasi bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 0,27% (mtm). Inflasi IHK Jakarta bersumber terutama dari inflasi kelompok Makanan Minuman dan Tembakau, kelompok Transportasi, kelompok Kesehatan, dan kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar Lainnya.

Inflasi pada kelompok tersebut bersumber dari kenaikan harga beberapa komoditas terutama aneka cabai, telur ayam ras, daging ayam ras, jeruk, tomat dan minyak goreng,

Dengan perkembangan tersebut, inflasi tahunan DKI Jakarta pada Desember 2020 tercatat sebesar 1,59% (yoy). Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau mengalami inflasi sebesar 1,07% (mtm), dan menyumbang sebagian besar dari inflasi IHK DKI Jakarta Desember 2020, yakni mencapai 0,23% (mtm).

"Inflasi pada kelompok tersebut bersumber dari kenaikan harga beberapa komoditas terutama aneka cabai, telur ayam ras, daging ayam ras, jeruk, tomat dan minyak goreng," ujar Onny Widjanarko, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (5/1).

Lalu untuk kelompok Transportasi mengalami inflasi sebesar 0,29% (mtm), dan berkontribusi sebesar 0,03% (mtm) terhadap inflasi IHK DKI Jakarta Desember 2020. Inflasi kelompok ini terutama bersumber dari kenaikan tarif angkutan udara seiring meningkatnya kembali jumlah pengguna angkutan udara khususnya pada saat libur Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru 2021.

"Kepercayaan masyarakat pada aturan keselamatan dan protokol kesehatan yang dijalankan secara ketat oleh angkutan udara pada masa pandemi COVID-19 membuat masyarakat tidak ragu untuk kembali melakukan perjalanan menggunakan angkutan udara," imbuhnya.

Selain dua kelompok pengeluaran tersebut, beberapa kelompok yang tercatat mengalami inflasi pada bulan Desember 2020 adalah kelompok Kesehatan (0,47%, mtm), kelompok Penyediaan Makanan dan Minuman/Restoran (0,05%, mtm) dan kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar (0,03%, mtm). Sementara itu, dua kelompok pengeluaran yang tercatat stabil pada bulan Desember yaitu kelompok Pendidikan dan kelompok Informasi, Komunikasi, dan Jasa Keuangan.

Peningkatan inflasi IHK lebih lanjut tertahan oleh deflasi pada beberapa kelompok pengeluaran. Empat kelompok pengeluaran yang tercatat deflasi adalah kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya (-0,15%, mtm), kelompok Pakaian dan Alas Kaki (-0,10%, mtm), serta kelompok Perlengkapan, Peralatan dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga dan kelompok Rekreasi, Olahraga dan Budaya masing-masing sebesar -0,02% (mtm).

Deflasi terbesar bersumber dari komoditas emas perhiasan, yakni sebesar -1,29% (mtm) dengan andil terhadap inflasi Jakarta sebesar -0,02%.

Terkendalinya IHK Jakarta pada Desember 2020 tidak terlepas dari koordinasi dan langkah-langkah proaktif yang dilakukan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi DKI Jakarta.

"Selama bulan Desember 2020, TPID Provinsi DKI Jakarta melakukan berbagai kegiatan strategis diantaranya adalah High Level Meeting (HLM) TPID DKI Jakarta tanggal 16 Desember 2020 yang dipimpin oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan, talkshow dan Iklan Layanan Masyarakat di beberapa radio untuk memberikan informasi mengenai kecukupan pasokan dan belanja bijak menjelang HBKN Natal dan Tahun Baru 2021 dan Gelar Pangan Murah yang menjual telur ayam ras di lima pasar yang dikelola oleh PD Pasar Jaya yaitu Pasar Tomang Barat, Pasar Lenteng Agung, Pasar Cijantung, Pasar Tebet, dan Pasar Palmerah," tuturnya.

Ke depan, seiring dengan perkiraan membaiknya perekonomian Jakarta pada tahun 2021, inflasi diperkirakan akan meningkat pula. Konsistensi dan komitmen Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas harga serta koordinasi antara Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Pusat melalui TPIP (Tim Pengendalian Inflasi Pusat), TPID dan forum-forum yang ada akan terus dipertahankan agar inflasi Jakarta tetap terkendali dan mendukung tercapainya sasaran inflasi nasional sebesar 3,0%±1%.

BERITA TERKAIT
Halte Sementara Bank Indonesia (BI) Mulai Difungsikan

Halte Sementara Bank Indonesia Mulai Difungsikan

Sabtu, 19 Desember 2020 5760

Pemprov DKI Raih Penghargaan Terbaik Nasional Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan 2020

Pemprov DKI dan Gubernur Anies Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2020

Rabu, 23 Desember 2020 4345

 BI DKI Jakarta Gelar Festival Kopi Nusantara 2020

BI DKI Jakarta Gelar Festival Kopi Nusantara 2020

Rabu, 04 November 2020 2807

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 6362

Turap longsor ciracas nur

Turap Longsor Kali Baru Cepat Diperbaiki

Rabu, 04 Februari 2026 3777

Warga beri dukungan RDF plant ist

Dukungan RDF Plant Rorotan Datang dari Warga Sekitar

Jumat, 06 Februari 2026 1972

Uji emisi jaksel blur tiyo

Uji Emisi di Tanjung Barat Jangkau 102 Kendaraan Bermotor

Kamis, 05 Februari 2026 858

Rano tinjau Jalan Rusak Thamrin jati

Rano Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Terus Dilakukan

Selasa, 03 Februari 2026 1190

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks