Dispusip DKI Telah Membangun Sarpras untuk Pemustaka Disabilitas

Kamis, 03 Desember 2020 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Rio Sandiputra 2061

Dispusip Gelar Talkshow Ragam Disabilitas Pada Anak-anak

(Foto: doc)

Seperti ubin pemandu (guiding block), akses masuk yang ramah disabilitas, informasi dalam koleksi bentuk braille, dan petugas perpustakaan khusus disabilitas

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan DKI Jakarta akan terus meningkatkan sarana dan prasarana bagi pemustakan disabilitas. Sehingga bisa lebih nyaman menikmati perpustakaan dan akses informasi.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan DKI Jakarta, Wahyu Haryadi mengatakan, tidak semua disabilitas dapat dikenali dan diindentifikasi dengan mudah oleh lingkungannya. Oleh karenanya, diperlukan upaya untuk mengenal pemenuhan hak-hak disabilitas.

"Dispusip DKI Jakarta telah membangun sarana prasarana terkait pemustaka disabilitas. Seperti ubin pemandu (guiding block), akses masuk yang ramah disabilitas, informasi dalam koleksi bentuk braille, dan petugas perpustakaan khusus disabilitas," ujar Wahyu Haryadi, Kepala Dispusip DKI Jakarta, dalam acara talkshow memperingati Hari Disabilitas Internasional, Kamis (3/12).

Wahyu menjelaskan, Dispusip DKI Jakarta sebagai salah satu lembaga yang berfungsi menyediakan sumber informasi bagi masyarakat Jakarta juga mempunyai tanggung jawab pemenuhan kebutuhan informasi bagi pemustaka disabilitas.

Dia menilai, hal ini perlu dilakukan sebagai bentuk sinergi antara pemerintah sebagai fasilitator dengan pengguna perpustakaan disabilitas sebagai user.

Ke depan, Dispusip DKI Jakarta akan lebih memperhatikan penyediaan sarana prasarana untuk pemustaka disabilitas supaya lebih nyaman lagi menikmati layanan perpusatakaan dan kebutuhan informasi yang merata di Jakarta bisa terpenuhi.

"Dengan memperingati Hari Disabilitas Internasional ini kita dapat saling berkolaborasi untuk meningkatkan kemitraan dalam perencanaan kegiataan, aksi nyata, usaha manfaat yang dapat dirasakan seluruh penyandang disabilitas internasional," tandas Wahyu.

Talkshow kali ini bertema 'Ruang Literasi: Ragam Disabilitas Pada Anak-Anak, Visible or Not Visible?'. Narasumber pada talkshow yang diikuti 100 peserta ini yaitu Pemerhati Disabilitas, Jully Tjindrawan; Iis R Soelaeman dari Komunitas Rumah Celebral Palsy; dan Kepala Panti Sosial Bina Grahita Belaian Kasih, Sri Utami.

BERITA TERKAIT
Dispusip DKI - Perpusnas Gelar Workshop From Trash to Treasure

Dispusip DKI-Perpusnas Gelar Workshop From Trash to Treasure

Sabtu, 28 November 2020 2419

Dispusip DKI Gelar Tur Perpustakaan Dunia Secara Virtual

Dispusip DKI Gelar Tur Perpustakaan Dunia Secara Virtual

Kamis, 26 November 2020 2087

Dispusip Gelar Tantangan Virtual Kado Buku Tingkatkan Minat Baca Masyarakat

Dispusip Gelar Program Tantangan Virtual Kado Buku

Rabu, 07 Oktober 2020 1846

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3212

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 736

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 641

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1405

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1018

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks