Dispusip DKI Telah Membangun Sarpras untuk Pemustaka Disabilitas

Kamis, 03 Desember 2020 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Rio Sandiputra 2239

Dispusip Gelar Talkshow Ragam Disabilitas Pada Anak-anak

(Foto: doc)

Seperti ubin pemandu (guiding block), akses masuk yang ramah disabilitas, informasi dalam koleksi bentuk braille, dan petugas perpustakaan khusus disabilitas

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan DKI Jakarta akan terus meningkatkan sarana dan prasarana bagi pemustakan disabilitas. Sehingga bisa lebih nyaman menikmati perpustakaan dan akses informasi.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan DKI Jakarta, Wahyu Haryadi mengatakan, tidak semua disabilitas dapat dikenali dan diindentifikasi dengan mudah oleh lingkungannya. Oleh karenanya, diperlukan upaya untuk mengenal pemenuhan hak-hak disabilitas.

"Dispusip DKI Jakarta telah membangun sarana prasarana terkait pemustaka disabilitas. Seperti ubin pemandu (guiding block), akses masuk yang ramah disabilitas, informasi dalam koleksi bentuk braille, dan petugas perpustakaan khusus disabilitas," ujar Wahyu Haryadi, Kepala Dispusip DKI Jakarta, dalam acara talkshow memperingati Hari Disabilitas Internasional, Kamis (3/12).

Wahyu menjelaskan, Dispusip DKI Jakarta sebagai salah satu lembaga yang berfungsi menyediakan sumber informasi bagi masyarakat Jakarta juga mempunyai tanggung jawab pemenuhan kebutuhan informasi bagi pemustaka disabilitas.

Dia menilai, hal ini perlu dilakukan sebagai bentuk sinergi antara pemerintah sebagai fasilitator dengan pengguna perpustakaan disabilitas sebagai user.

Ke depan, Dispusip DKI Jakarta akan lebih memperhatikan penyediaan sarana prasarana untuk pemustaka disabilitas supaya lebih nyaman lagi menikmati layanan perpusatakaan dan kebutuhan informasi yang merata di Jakarta bisa terpenuhi.

"Dengan memperingati Hari Disabilitas Internasional ini kita dapat saling berkolaborasi untuk meningkatkan kemitraan dalam perencanaan kegiataan, aksi nyata, usaha manfaat yang dapat dirasakan seluruh penyandang disabilitas internasional," tandas Wahyu.

Talkshow kali ini bertema 'Ruang Literasi: Ragam Disabilitas Pada Anak-Anak, Visible or Not Visible?'. Narasumber pada talkshow yang diikuti 100 peserta ini yaitu Pemerhati Disabilitas, Jully Tjindrawan; Iis R Soelaeman dari Komunitas Rumah Celebral Palsy; dan Kepala Panti Sosial Bina Grahita Belaian Kasih, Sri Utami.

BERITA TERKAIT
Dispusip DKI - Perpusnas Gelar Workshop From Trash to Treasure

Dispusip DKI-Perpusnas Gelar Workshop From Trash to Treasure

Sabtu, 28 November 2020 2637

Dispusip DKI Gelar Tur Perpustakaan Dunia Secara Virtual

Dispusip DKI Gelar Tur Perpustakaan Dunia Secara Virtual

Kamis, 26 November 2020 2269

Dispusip Gelar Tantangan Virtual Kado Buku Tingkatkan Minat Baca Masyarakat

Dispusip Gelar Program Tantangan Virtual Kado Buku

Rabu, 07 Oktober 2020 2023

BERITA POPULER
Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3267

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1981

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1557

Pramono kunjungan ciangir rezap

Manfaatkan Sampah Organik, DKI Bakal Bangun Pusat Ketahanan Pangan di Ciangir

Jumat, 31 Juli 2026 1349

Selama Bulan Juli, 441 Ekor Kucing di Jaksel Sudah di Sterilisasi

441 Ekor Kucing Sudah Disterilisasi di Jaksel

Senin, 03 Agustus 2026 653

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks