MRTJ Start Incubator Program Diharapkan Dukung Bisnis Rintisan Digital

Senin, 23 November 2020 Reporter: Wuri Setyaningsih Editor: Erikyanri Maulana 2019

MRT Jakarta Dukung Start Track Incubator Program

(Foto: doc)

PT MRT Jakarta (Perseroda) secara resmi meluncurkan MRTJ Start Track Incubator Program, sebuah program inisiasi PT MRT Jakarta (Perseroda) untuk mendukung pertumbuhan bisnis rintisan digital di Indonesia terutama pada masa pandemi COVID-19.

Saya menyambut baik inisiatif luar biasa ini yang hanya bisa lahir karena kita berkolaborasi dengan berbagai pihak yang perhatian dalam upaya menumbuhkan kembali perekonomian Indonesia pascapandemi COVID-19,

Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar menyambut baik peluncuran MRTJ Start Track Incubator Program.

"Saya menyambut baik inisiatif luar biasa ini yang hanya bisa lahir karena kita berkolaborasi dengan berbagai pihak yang perhatian dalam upaya menumbuhkan kembali perekonomian Indonesia pascapandemi COVID-19," ujar William dalam keterangan tertulisnya, Senin (23/11).

Dia menambahkan, ada sekitar 1.000 pendaftar yang telah mengirimkan aplikasinya dan telah diseleksi oleh tim terkait. Lalu terpilih 100 pendaftar yang maju ke tahap selanjutnya. Ide para pendaftar ini akan dikembangkan dalam sebuah proses yang dikurasi dan menghasilkan sebuah rintisan yang nantinya akan mendorong kembali kebangkitan ekonomi.

"Ini bukan kali pertama MRT Jakarta membuat program startup, di bulan Agustus 2020 lalu kami juga mengadakan program MRTJ ACCEL untuk memberdayakan ekonomi digital dengan membuat produk bisnis dan jasa komersial yang akan berdampak sosial lewat platform MRT," ungkapnya.

Program MRTJ Start Track Incubator Program ini meliputi beberapa tahap, yaitu pendaftaran pada 9 - 18 November 2020 bagi peminat yang berdomisili di wilayah Jabodetabek. Dari pendaftar tersebut, 100 orang terpilih diumumkan pada 19 November 2020. Tahap berikutnya ialah pembentukan tim perusahaan rintisan (startup) pada 22 - 26 November.

"Setelah itu, pada 30 November sampai dengan 4 Desember akan dilakukan pelatihan satu minggu bagi 25 startup terpilih sebagai bagian dari validasi bisnisnya. Tahap berikutnya ialah proses inkubasi yang akan berlangsung pada 7 - 18 Desember terhadap 10 startup terpilih dengan kegiatan seperti lokakarya (workshop), kursus daring (online), dan sesi pendampingan (mentoring) mendalam dengan tujuan menciptakan Minimum Viable Product (MVP)," tuturnya.

Pada 19 Desember 2020, 10 startup tersebut akan menunjukkan bisnis dan produknya ke publik serta mendapatkan kesempatan pendanaan untuk startup tersebut. Selama masa Januari - Februari 2021, 10 startups tersebut akan mendapatkan pemantauan perkembangan dan sesi pendampingan lanjutan.

BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Wagub Panen Raya Cianjur otoy

Wagub Hadiri Panen Raya di Cianjur

Kamis, 12 Februari 2026 941

Gubernur pramono sertifikat aset rezap

Pemprov DKI Terima 3.922 Sertifikat Aset Senilai Rp102 T

Jumat, 13 Februari 2026 671

20260213 130728

Transjakarta: Insiden di Flyover Cijantung Karena Pengendara Motor Mengantuk

Jumat, 13 Februari 2026 651

Transjakarta 1e blok m pondok labu jati2

Transjakarta Berduka, Dukung Proses Penyelidikan Kecelakaan di Pondok Labu

Jumat, 13 Februari 2026 631

Gubernur pramono Taman Bendera Pusaka rezap

Ada Fasilitas Olahraga Gratis, Taman Bendera Pusaka Segera Diresmikan

Jumat, 13 Februari 2026 537

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks