Rabu, 05 Maret 2014
Reporter: Nurito
Editor: Dunih
4780
(Foto: doc)
Untuk menjaga keamanaan saat Pemilu 2014 berlangsung, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Kodam Jaya pun akan membantu pengamanan ibu kota bersama pihak kepolisian. Tak kurang 7.000 anggota Kodam Jaya akan dikerahkan untuk membantu pengamanan hajat demokrasi lima tahunan tersebut.
"Prajurit kita dorong untuk netral. Kami juga akan kerahkan 7.000 pasukan untuk membantu pengamanan pemilu," ujar Kolonel Inf Ari Subekti, Asisten Teritorial (Aster) Kasdam Jaya di Makodam Jaya, Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (5/3).
Menurutnya, konsep penanganan operasi di lapangan dibagi dalam 3 hal. Yakni atas permintaan kepolisian, pengamanan wilayah dan siaga secara rutin. Ke-7.000 pasukan ini akan disebar ke seluruh wilayah. Namun, yang diterjunkan ke setiap wilayah hanya 500 anggota, sisanya siaga di komando masing-masing sambil menunggu bawah kendali operasi (BKO).
Sementara, Ketua KPU DKI Jakarta, Sumarno mengatakan, sejauh ini sudah ditetapkan zona-zona kampanye. Beberapa titik yang dilarang untuk digelar kampanye di antaranya adalah di kompleks TNI dan gedung-gedung milik pemerintah. Pihaknya juga mengimbau agar fasilitas negara tak digunakan untuk kegiatan kampanye para caleg.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan
Senin, 04 Mei 2026
874
Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL
Senin, 04 Mei 2026
780
Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026
Jumat, 01 Mei 2026
1152
Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga