Rabu, 05 Maret 2014
Reporter: Nurito
Editor: Dunih
5003
(Foto: doc)
Untuk menjaga keamanaan saat Pemilu 2014 berlangsung, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Kodam Jaya pun akan membantu pengamanan ibu kota bersama pihak kepolisian. Tak kurang 7.000 anggota Kodam Jaya akan dikerahkan untuk membantu pengamanan hajat demokrasi lima tahunan tersebut.
"Prajurit kita dorong untuk netral. Kami juga akan kerahkan 7.000 pasukan untuk membantu pengamanan pemilu," ujar Kolonel Inf Ari Subekti, Asisten Teritorial (Aster) Kasdam Jaya di Makodam Jaya, Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (5/3).
Menurutnya, konsep penanganan operasi di lapangan dibagi dalam 3 hal. Yakni atas permintaan kepolisian, pengamanan wilayah dan siaga secara rutin. Ke-7.000 pasukan ini akan disebar ke seluruh wilayah. Namun, yang diterjunkan ke setiap wilayah hanya 500 anggota, sisanya siaga di komando masing-masing sambil menunggu bawah kendali operasi (BKO).
Sementara, Ketua KPU DKI Jakarta, Sumarno mengatakan, sejauh ini sudah ditetapkan zona-zona kampanye. Beberapa titik yang dilarang untuk digelar kampanye di antaranya adalah di kompleks TNI dan gedung-gedung milik pemerintah. Pihaknya juga mengimbau agar fasilitas negara tak digunakan untuk kegiatan kampanye para caleg.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata
Kamis, 17 September 2026
2493
17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar
Senin, 14 September 2026
1200
Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing
Senin, 14 September 2026
958
111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis
Kamis, 17 September 2026
506
Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan