Bagi Anda, khususnya pengguna kendaraan roda dua yang melintas di Jl Perintis Kemerdekaan, Kelapa Gading, Jakarta Utara hendaknya selalu waspada dan ekstra hati-hati. Sebab, di ruas jalan itu, khususnya dari arah Cempaka Putih menuju Pulo Mas terdapat lubang yang cukup besar dengan diameter 1,5 meter. Untuk mencegah terjadinya kecelakaan, warga yang kesal pun lalu menanami lubang tersebut dengan sebuah pohon pisang setinggi dua meter.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, jalan berlubang di ruas jalan itu terjadi pasca banjir yang melanda ibu kota beberapa waktu lalu. Meski sudah sempat ditambal, namun jalanan kembali berlubang lantaran masih tingginya curah hujan yang terjadi ditambah banyaknya kendaraan berat yang melintas.
Didi (45), salah seorang warga RT 02/08 Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kecamatan Kelapa Gading mengatakan, penanaman pohon pisang setinggi dua meter itu karena banyaknya pemotor mengalami kecelakaan saat melintas. Dalam sehari, bisa tiga pengendara sepeda motor terjatuh.
"Sudah sering kejadian motor jatuh, kemarin saja ada tiga motor jatuh waktu siang, sore dan malam hari. Tapi yang parah kejadiannya malam, pengendara motornya sampai terluka di kepala," ujar Didi, Selasa (4/3).
Dikatakan Didi, sebelumnya lubang tersebut sudah ditambal. Namun pertengahan Februari lalu, ruas jalan itu kembali berlubang. "Sempat ditambal setelah banjir Januari lalu. Tapi pas Februari hujannya lebat sehingga lubangnya makin besar," ucapnya.
Aris (29), petugas operator pompa air Pulo Mas yang menanam pohon pisang tersebut menuturkan, ia sengaja memasang tanda di lokasi jalan berlubang dengan menggunakan pohon pisang setinggi dua meter karena banyak pemotor yang jatuh. Bahkan, tiga hari yang lalu ia juga sempat menanam pohon yang sama, namun tertabrak mobil.
"Kami tanam pohon pisang inisiatif sendiri saja. Sebelum ini juga sudah kita pasang tapi hilang karena tertabrak mobil," katanya.
Kepala Sudin Pekerjaan Umum (PU) Jalan Jakarta Utara, Monang Ritonga mengatakan, sebelum ini pihaknya sudah melakukan penanganan darurat terhadap jalan berlubang tersebut. Namun, untuk pengerjaan permanen, merupakan kewenangan Kementrian Pekerjaan Umum (PU) karena jalan tersebut termasuk jalan nasional.
"Sebelum ini juga kita sudah sampaikan ke Balai Besar Jalan IV Kementerian PU, namun belum ada tanggapan. Nanti kami akan bersurat lagi agar segera diperbaiki," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan
Senin, 02 Februari 2026
6052
Rano Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Terus Dilakukan
Selasa, 03 Februari 2026
999
Perayaan Imlek di Jakarta Bakal Lebih Semarak dan Berwarna
Selasa, 03 Februari 2026
817
Pemprov DKI Gelar Tiga Sorti Operasi Modifikasi Cuaca Hari Ini