Puskesmas Pulogebang Butuh Perbaikan

Selasa, 24 Februari 2015 Reporter: Nurito Editor: Lopi Kasim 17778

Ratusan Pasien Berjubelan, Puskesmas Pulogebang Kondisinya Memprihatinkan

(Foto: Nurito)

Puskesmas Kelurahan Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, kondisinya memprihatinkan. Selain masih berbentuk bangunan lama dan berlantai satu, bangunan tersebut juga sangat sempit dan membuat pasien yang berobat harus rela berdesak-desakan.

Rencananya akan direhab total dan memiliki 2 lantai. Soal berapa anggarannya, kita belum tahu karena baru masuk perencanaan dan usulan

Pantauan di lapangan, setiap hari puluhan warga harus berdesakan di teras puskesmas untuk antre. Tak jarang, warga harus berdiri di pelataran parkir untuk menunggu penggilan petugas loket. Puskesmas yang memiliki luas bangunan 200 meter persegi ini berada satu areal dengan kantor kelurahan Pulogebang.

Kepala Puskesmas Pulogebang, Ida Pranawati, mengatakan, setiap hari rata-rata 150-200 pasien yang berobat dengan dilayani 14 petugas. Minimnya ruangan, membuat pasien harus berdesakan. "Kondisinya memang begini, sempit dan pasiennya sangat banyak. Idealnya, memang untuk Pulogebang, puskesmasnya ada dua seperti di Penggilingan," ujar Ida Pranawati, Selasa (24/2).

Pihaknya, kata Ida, berharap Pemprov DKI merehab total puskesmas ini menjadi 3-4 lantai. Atau memindahkan ke lokasi lain yang lebih luas. Sebab jika Terminal Pulogebang dioperasikan, diprediksi pasiennya akan bertambah banyak.

Kasudin Kesehatan Jakarta Timur, Iwan Kurniawan, mengatakan, Puskesmas Pulogebang sudah diusulkan untuk direhab total pada 2016 mendatang. Saat ini sudah masuk perencanaan teknis. "Rencananya akan direhab total dan memiliki 2 lantai. Soal berapa anggarannya, kita belum tahu karena baru masuk perencanaan dan usulan," ujarnya.

Idealnya, tambah Iwan, Puskesmas Kelurahan Pulogebang dipindah ke lahan yang lebih luas. Namun, pihaknya belum menemukan lahan pengganti.

Soleha (40), warga setempat mengaku harus antre lama untuk mendapatkan perawatan. Selain itu ruang berobatnya juga sangat sempit. "Kalau mau tidak antre, harus datang lebih pagi jam 07.00-an untuk ambil nomor antrean," ujar Soleha.

BERITA TERKAIT
Djarot Puji Pelayanan Kesehatan di Pulau Untung Jawa

Djarot Puji Pelayanan Puskesmas Untung Jawa

Jumat, 06 Februari 2015 12149

Basuki Ingin Beli Helikopter Untuk Warga Kepulauan Seribu

Basuki Akan Beli Helikopter untuk Warga Kepulauan Seribu

Jumat, 13 Februari 2015 6043

Ketemu Jokowi, Ahok Izin Pasang Pompa di Kali Grogol

Banjir, Pelayanan Kesehatan di DKI Tidak Terganggu

Selasa, 10 Februari 2015 5046

Ratusan Obat Kuat Tampa Ijin Disita Pemkot Jakbar

Ratusan Obat Kuat Ilegal Disita di Jakbar

Selasa, 17 Februari 2015 9993

Anggaran KJS Tahun Ini Capai Rp 1,3 Triliun

DKI Anggarkan Rp 1,3 Triliun untuk KJS

Kamis, 05 Februari 2015 10036

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2972

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1375

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 529

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1294

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1103

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks