Puskesmas Pulogebang Butuh Perbaikan

Selasa, 24 Februari 2015 Reporter: Nurito Editor: Lopi Kasim 17899

Ratusan Pasien Berjubelan, Puskesmas Pulogebang Kondisinya Memprihatinkan

(Foto: Nurito)

Puskesmas Kelurahan Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, kondisinya memprihatinkan. Selain masih berbentuk bangunan lama dan berlantai satu, bangunan tersebut juga sangat sempit dan membuat pasien yang berobat harus rela berdesak-desakan.

Rencananya akan direhab total dan memiliki 2 lantai. Soal berapa anggarannya, kita belum tahu karena baru masuk perencanaan dan usulan

Pantauan di lapangan, setiap hari puluhan warga harus berdesakan di teras puskesmas untuk antre. Tak jarang, warga harus berdiri di pelataran parkir untuk menunggu penggilan petugas loket. Puskesmas yang memiliki luas bangunan 200 meter persegi ini berada satu areal dengan kantor kelurahan Pulogebang.

Kepala Puskesmas Pulogebang, Ida Pranawati, mengatakan, setiap hari rata-rata 150-200 pasien yang berobat dengan dilayani 14 petugas. Minimnya ruangan, membuat pasien harus berdesakan. "Kondisinya memang begini, sempit dan pasiennya sangat banyak. Idealnya, memang untuk Pulogebang, puskesmasnya ada dua seperti di Penggilingan," ujar Ida Pranawati, Selasa (24/2).

Pihaknya, kata Ida, berharap Pemprov DKI merehab total puskesmas ini menjadi 3-4 lantai. Atau memindahkan ke lokasi lain yang lebih luas. Sebab jika Terminal Pulogebang dioperasikan, diprediksi pasiennya akan bertambah banyak.

Kasudin Kesehatan Jakarta Timur, Iwan Kurniawan, mengatakan, Puskesmas Pulogebang sudah diusulkan untuk direhab total pada 2016 mendatang. Saat ini sudah masuk perencanaan teknis. "Rencananya akan direhab total dan memiliki 2 lantai. Soal berapa anggarannya, kita belum tahu karena baru masuk perencanaan dan usulan," ujarnya.

Idealnya, tambah Iwan, Puskesmas Kelurahan Pulogebang dipindah ke lahan yang lebih luas. Namun, pihaknya belum menemukan lahan pengganti.

Soleha (40), warga setempat mengaku harus antre lama untuk mendapatkan perawatan. Selain itu ruang berobatnya juga sangat sempit. "Kalau mau tidak antre, harus datang lebih pagi jam 07.00-an untuk ambil nomor antrean," ujar Soleha.

BERITA TERKAIT
Djarot Puji Pelayanan Kesehatan di Pulau Untung Jawa

Djarot Puji Pelayanan Puskesmas Untung Jawa

Jumat, 06 Februari 2015 12227

Basuki Ingin Beli Helikopter Untuk Warga Kepulauan Seribu

Basuki Akan Beli Helikopter untuk Warga Kepulauan Seribu

Jumat, 13 Februari 2015 6141

Ketemu Jokowi, Ahok Izin Pasang Pompa di Kali Grogol

Banjir, Pelayanan Kesehatan di DKI Tidak Terganggu

Selasa, 10 Februari 2015 5103

Ratusan Obat Kuat Tampa Ijin Disita Pemkot Jakbar

Ratusan Obat Kuat Ilegal Disita di Jakbar

Selasa, 17 Februari 2015 10098

Anggaran KJS Tahun Ini Capai Rp 1,3 Triliun

DKI Anggarkan Rp 1,3 Triliun untuk KJS

Kamis, 05 Februari 2015 10099

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7153

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4839

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2572

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2555

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1232

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks