11 Pompa Air di Jl MH Thamrin Ditambah Daya

Senin, 23 Februari 2015 Reporter: Andry Editor: Erikyanri Maulana 4074

11 Pompa Air di Jl MH Thamrin Ditambah Daya

(Foto: doc)

Untuk meminimalisir timbulnya genangan di kawasan Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Dinas Tata Air DKI Jakarta akan menambah daya 11 unit pompa penyedot air di kawasan itu dari 500 menjadi 1.000 watt.

Pompa yang kapasitas 500 watt, kita tingkatkan jadi 1.000 watt di kawasan Jl MH Thamrin

Penambahan daya pada mesin pompa penyedot air tersebut diharapkan efektif menanggulangi genangan di kawasan tersebut. "Pompa yang kapasitas 500 watt, kita tingkatkan jadi 1.000 watt di kawasan Jl MH Thamrin," kata Agus Priyono, Kepala Dinas Tata Air DKI, Senin (23/2).

Agus mencontohkan, mesin pompa penyedot air di gedung Menara Topas berjumlah dua unit dengan kapasitas 500 dan 1.000 watt. Nantinya, kapasitas‎ pompa di gedung perkantoran itu akan disamakan menjadi 1.000 watt.

Dikatakan Agus, alasan pihaknya menambah daya 11 pompa penyedot air di Jl MH Thamrin terbilang cukup beralasan. Mengingat,  penambahan pompa di kawasan itu sudah tak memungkinkan‎ karena keterbatasan ruang. "Karena kalau nambah pompa, ruangnya tidak ada. Itu saja kita sudah pinjam lahan di gedung Topas ‎buat tempat pompa," tuturnya.

Agus menyampaikan, selain Menara Topas, pihak pengelola gedung Jaya di kawasan Jl MH Thamrin juga bersedia meminjamkan lahannya sebagai tempat‎ pemasangan pompa.

Agus optimistis, penambahan daya listrik 11 unit pompa penyedot air di kawasan Jl MH Thamrin dapat efektif membebaskan jalan protokol tersebut dari genangan.

Agus mengungkapkan, ‎11 unit pompa penyedot air di Jl MH Thamrin saat ini disebar 6 unit di Gedung Jaya, 2 unit di gedung Menara Topas, kemudian 3 unit di gedung Mapalus. "11 unit harusnya sudah cukup, cuma karena curah hujan waktu itu sangat tinggi, pompa yang ada itu tidak sanggup menyedot air hujan," katanya.

Ditambahkan Agus, penyebab kawasan Jl MH Thamrin terendam beberapa waktu lalu, karena ‎hujan yang turun kala itu terbilang fenomena alam yang turun 1.000 tahun sekali dengan kondisi curah hujan 367 milimeter. "Curah hujan waktu itu 367 milimeter yang terulang hanya 1.000 tahun sekali. Sementara 11 pompa di kawasan MH Thamrin kita desain untuk curah hujan 250 milimeter," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pemprov DKI Terima Bantuan Banjir Dari Taher Foundation dan Permit

DKI Dapat Bantuan Rp 7 M untuk Tangani Banjir

Rabu, 18 Februari 2015 4642

Underpass Kemayoran Sudah Bisa Dilalui Kendaraan

Underpass Kemayoran Sudah Bisa Dilalui Kendaraan

Senin, 16 Februari 2015 4490

Kepala Dinas Tata Air DKI, Agus Priyono

Drainase di DKI Akan Dievaluasi

Sabtu, 14 Februari 2015 5495

Ketemu Jokowi, Ahok Izin Pasang Pompa di Kali Grogol

7 Pompa Dikerahkan Sedot Banjir di Greenville

Jumat, 13 Februari 2015 6322

DKI-PLN Akan Bangun Posko Antisipasi Banjir

DKI-PLN Akan Bangun Posko Antisipasi Banjir

Kamis, 12 Februari 2015 4748

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2968

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1374

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 529

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1294

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1103

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks