DKI-PLN Akan Bangun Posko Antisipasi Banjir

Kamis, 12 Februari 2015 Reporter: Folmer Editor: Dunih 4702

DKI-PLN Akan Bangun Posko Antisipasi Banjir

(Foto: doc)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang sepakat membangun posko bersama antisipasi banjir. Posko dibuat untuk mendata rumah pompa di ibu kota yang dinilai membutuhkan pasokan listrik saat banjir datang.

Pemprov dan PLN memutuskan akan membuat posko bersama, karena kenyataannya banyak sekali saluran listrik rumah-rumah pompa bergabung dengan warga yang sebetulnya PLN tidak punya data

"Pemprov dan PLN memutuskan akan membuat posko bersama, karena kenyataannya banyak sekali saluran listrik rumah-rumah pompa bergabung dengan warga yang sebetulnya PLN tidak punya data," kata Gubernur DKI, Jakarta Basuki Tjahaja Purnama didampingi General Manager (GM) PLN Persero Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang, Haryanto WS di Balaikota, Kamis (12/2).

Ia mengatakan, PLN harus bisa memetakan serta memperkirakan jaringan listrik rumah pompa yang terhubung dengan gardu.

“Kalau jaringannya sudah diketahui, bila gardu terendam banjir bisa dilakukan pemutusan aliran listrik dan dipersiapkan genset sebagai tenaga cadangan," ujarnya.

Posko bersama, lanjut Basuki, juga bertujuan untuk menyamakan koordinasi saat menerima informasi dari masyarakat perihal gardu listrik yang terkena banjir.

PLN juga sepakat membuat jalur khusus yang memisahkan saluran listrik warga dan rumah pompa.

"Paling penting, PLN juga sudah sepakat yang Ancol Barat, Waduk Pluit, Pasar Ikan, Grogol, dan Latumenten itu semua akan dijaga dan sekarang itu PLN sudah tiga shift. Sekarang kita berpikir bagaimana ke depan kita jaga bersama," tuturnya

Basuki menjelaskan, PLN juga akan turut membereskan tanggul, karena ada dua Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Muara Karang dan Pluit agar wilayah utara tidak lagi masuk air laut sehingga pompa dapat berfungsi.

"Bagaimana pun namanya air dari selatan, pasti lubernya ke utara. Dari utara, pasang laut mungkin keluar airnya. Makanya kalau ada tanggul, ada pompa dan waduk, aman, kecuali meledak PLTU," jelasnya.

General Manager PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya-Tangerang, Haryanto WS mengungkapkan, pihaknya membutuhkan waktu 3 hingga 12 bulan untuk membangun gardu-gardu listrik di rumah pompa.

"Peninggian gardu distribusi ini kami programkan dalam waktu 3-12 bulan, tapi bertahap. Untuk yang mendesak, kami akan prioritaskan dalam waktu tiga bulan," ungkapnya.

Ia menambahkan, beberapa gardu listrik khusus yang akan ditambahkan adalah di rumah pompa Pasar Ikan. Pemasangan di kawasan tersebut akan ditambah kurang lebih 3.000 kilo volt ampere (kva), untuk melayani enam pompa baru.

"Sebelumnya, yang sudah ada di sana ada 400 kva. Itu untuk melayani empat pompa kecil yang kapasitasnya 45.000 va, tapi untuk genset besar yang enam buah itu memang belum tersambung ke PLN. Ini lagi diproses, agar kita harapkan segera, sambil menunggu proses sambungan dari PLN," tambahnya.

BERITA TERKAIT
Djarot Perintahkan Semua Pompa Difungsikan Maksimal

Djarot Minta Semua Pompa Difungsikan

Rabu, 11 Februari 2015 6306

DKI Minta PLN Buatkan Gardu Khusus Rumah Pompa

DKI Minta PLN Buatkan Gardu Khusus Rumah Pompa

Rabu, 11 Februari 2015 4637

Ketemu Jokowi, Ahok Izin Pasang Pompa di Kali Grogol

Ketemu Jokowi, Ahok Izin Pasang Pompa di Kali Grogol

Selasa, 10 Februari 2015 3787

 Jakarta Masih Banjir, Ahok Minta Maaf

Jakarta Masih Banjir, Ahok Minta Maaf

Selasa, 10 Februari 2015 6684

1,2 Juta Kubik Lumpur Diangkat Dari Waduk Pluit

3 Rumah Pompa Pluit Dimaksimalkan Sedot Banjir

Senin, 09 Februari 2015 5815

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9242

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3211

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3631

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1927

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1493

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks