DKI-PLN Akan Bangun Posko Antisipasi Banjir

Kamis, 12 Februari 2015 Reporter: Folmer Editor: Dunih 4668

DKI-PLN Akan Bangun Posko Antisipasi Banjir

(Foto: doc)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang sepakat membangun posko bersama antisipasi banjir. Posko dibuat untuk mendata rumah pompa di ibu kota yang dinilai membutuhkan pasokan listrik saat banjir datang.

Pemprov dan PLN memutuskan akan membuat posko bersama, karena kenyataannya banyak sekali saluran listrik rumah-rumah pompa bergabung dengan warga yang sebetulnya PLN tidak punya data

"Pemprov dan PLN memutuskan akan membuat posko bersama, karena kenyataannya banyak sekali saluran listrik rumah-rumah pompa bergabung dengan warga yang sebetulnya PLN tidak punya data," kata Gubernur DKI, Jakarta Basuki Tjahaja Purnama didampingi General Manager (GM) PLN Persero Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang, Haryanto WS di Balaikota, Kamis (12/2).

Ia mengatakan, PLN harus bisa memetakan serta memperkirakan jaringan listrik rumah pompa yang terhubung dengan gardu.

“Kalau jaringannya sudah diketahui, bila gardu terendam banjir bisa dilakukan pemutusan aliran listrik dan dipersiapkan genset sebagai tenaga cadangan," ujarnya.

Posko bersama, lanjut Basuki, juga bertujuan untuk menyamakan koordinasi saat menerima informasi dari masyarakat perihal gardu listrik yang terkena banjir.

PLN juga sepakat membuat jalur khusus yang memisahkan saluran listrik warga dan rumah pompa.

"Paling penting, PLN juga sudah sepakat yang Ancol Barat, Waduk Pluit, Pasar Ikan, Grogol, dan Latumenten itu semua akan dijaga dan sekarang itu PLN sudah tiga shift. Sekarang kita berpikir bagaimana ke depan kita jaga bersama," tuturnya

Basuki menjelaskan, PLN juga akan turut membereskan tanggul, karena ada dua Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Muara Karang dan Pluit agar wilayah utara tidak lagi masuk air laut sehingga pompa dapat berfungsi.

"Bagaimana pun namanya air dari selatan, pasti lubernya ke utara. Dari utara, pasang laut mungkin keluar airnya. Makanya kalau ada tanggul, ada pompa dan waduk, aman, kecuali meledak PLTU," jelasnya.

General Manager PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya-Tangerang, Haryanto WS mengungkapkan, pihaknya membutuhkan waktu 3 hingga 12 bulan untuk membangun gardu-gardu listrik di rumah pompa.

"Peninggian gardu distribusi ini kami programkan dalam waktu 3-12 bulan, tapi bertahap. Untuk yang mendesak, kami akan prioritaskan dalam waktu tiga bulan," ungkapnya.

Ia menambahkan, beberapa gardu listrik khusus yang akan ditambahkan adalah di rumah pompa Pasar Ikan. Pemasangan di kawasan tersebut akan ditambah kurang lebih 3.000 kilo volt ampere (kva), untuk melayani enam pompa baru.

"Sebelumnya, yang sudah ada di sana ada 400 kva. Itu untuk melayani empat pompa kecil yang kapasitasnya 45.000 va, tapi untuk genset besar yang enam buah itu memang belum tersambung ke PLN. Ini lagi diproses, agar kita harapkan segera, sambil menunggu proses sambungan dari PLN," tambahnya.

BERITA TERKAIT
Djarot Perintahkan Semua Pompa Difungsikan Maksimal

Djarot Minta Semua Pompa Difungsikan

Rabu, 11 Februari 2015 6278

DKI Minta PLN Buatkan Gardu Khusus Rumah Pompa

DKI Minta PLN Buatkan Gardu Khusus Rumah Pompa

Rabu, 11 Februari 2015 4599

Ketemu Jokowi, Ahok Izin Pasang Pompa di Kali Grogol

Ketemu Jokowi, Ahok Izin Pasang Pompa di Kali Grogol

Selasa, 10 Februari 2015 3762

 Jakarta Masih Banjir, Ahok Minta Maaf

Jakarta Masih Banjir, Ahok Minta Maaf

Selasa, 10 Februari 2015 6649

1,2 Juta Kubik Lumpur Diangkat Dari Waduk Pluit

3 Rumah Pompa Pluit Dimaksimalkan Sedot Banjir

Senin, 09 Februari 2015 5774

BERITA POPULER
750 Warga Terima Bantuan Sosial di Terminal Bus Kampung Rambutan

Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako

Rabu, 17 Juni 2026 5072

IMG COM 202606161328598850

TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan

Selasa, 16 Juni 2026 1294

Cuaca hujan ringan dessy doc

Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini

Minggu, 14 Juni 2026 1438

IMG 20260613 WA0042

Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan

Sabtu, 13 Juni 2026 1366

Cuaca cerah Jakarta jati

Langit Jakarta Diprakirakan Cerah Hari Ini

Kamis, 18 Juni 2026 553

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks