114 Taman Kota di Jakpus Bakal Dibuka Secara Bertahap

Jumat, 16 Oktober 2020 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 1941

114 Taman Kota di Jakpus Bakal Dibuka Secara Bertahap

(Foto: doc)

Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Pusat, akan membuka 114 areal taman kota yang tersebar di delapan wilayah kecamatan secara bertahap pada masa PSBB Transisi ini.

Pembukaan areal taman untuk umum  dengan prinsip safety first. 

Kasudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Pusat, Mila Ananda mengatakan, pihaknya tidak langsung membuka semua areal taman kota untuk umum karena pertimbangan pencegahan penyebaran COVID-19.

"Pembukaan areal taman untuk umum dengan prinsip safety first," ujarnya, Jumat (16/10).

Ia mengungkapkan, saat ini kawasan taman kota yang telah dibuka untuk umum hanya Lapangan Banteng. Sementara sisanya akan dibuka secara bertahap dalam waktu dua pekan dengan penerapan protokol kesehatan serta pembatasan hanya 50 persen kapasitas normal jumlah pengunjung.

"Ini di luar taman di RPTRA dan Monas yang dikelola oleh instansi lain," pungkasnya.

BERITA TERKAIT
PSBB Transisi, Distam dan Hutan Kota DKI Buka 16 Taman

PSBB Transisi, Distam dan Hutan Kota DKI Buka 16 Taman

Rabu, 14 Oktober 2020 2330

Ratusan Personel Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Lakukan Pembersihan Tanaman dan Ornamen Kota

Personel Distam dan Hutan Kota Tata Kembali Taman dan Ornamennya

Jumat, 09 Oktober 2020 3941

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 823

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 685

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1139

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 569

Petugas lh mayday monas desi

Petugas Gerak Cepat Bersihkan Sampah Usai Peringatan Hari Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 976

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks