Selasa, 04 Maret 2014
Reporter: Nurito
Editor: Lopi Kasim
4550
(Foto: doc)
Gedung Sasana Krida Karang Taruna (SKKT) Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur ambruk, Senin (3/3) sekitar pukul 14.00. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa itu. Hanya saja, sejumlah peralatan dapur umum yang biasa digunakan untuk penanganan bencana, serta mejadan kursi yang ada di dalamnya rusak tertimpa reruntuhan bangunan.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, gedung SKKT seluas 10 x 25 meter ini ambruk hingga seluruh atapnya mengenai lantai bangunan.
Jaxc (40), salah seorang staf Kelurahan Cipinang Melayu mengatakan, saat kejadian ia sedang berdiri bersama rekan-rekannya di depan gedung. Tiba-tiba bangunan setinggi 5 meter itu atapnya ambruk ke lantai. Seluruh pegawai kelurahan pun terkejut dan langsung mendatangi gedung SKKT yang letaknya persis di belakang kantor kelurahan.
"Kita lagi ngobrol di depan, tahu-tahu bunyi seperti bangunan ambruk kencang sekali. Pas dilihat, atap gedung SKKT sudah ambruk ke lantai semua," ujar Jaxc, Selasa (4/3).
Dikatakan Jaxc, di dalam gedung SKKT itu terdapat banyak peralatan dapur umum yang biasa digunakan saat penanganan bencana. Peralatan tersebut, seperti kompor gas, panci, penggorengan, genset, meja kursi, podium, dan alat fogging yang seluruhnya mengalami kerusakan lantaran tertimpa reruntuhan bangunan.
Gedung ini biasanya digunakan untuk rapat karang taruna dan pengurus RW di Kelurahan Cipinang Melayu serta biasa digunakan untuk penyimpanan beras miskin. Rencananya, gedung itu juga akan dijadikan tempat penyimpanan 280 kotak suara Pemilu 2014.
Lurah Cipinang Melayu, Saeful Hayat mengaku, pihaknya sudah melaporkan kejadian tersebut ke Sudin Sosial Jakarta Timur. Bahkan, pihak Sudin Sosial sudah mengecek kondisi bangunan yang ambruk tersebut. Hanya saja, saat ini pintu SKKT dikunci rapat, karena menunggu proses pemeriksaan pihak terkait. "Kami sudah laporkan kasus ini ke Sudin Sosial Jakarta Timur. Kami berharap cepat diatasi karena bangunan ini aktif digunakan untuk kegiatan warga," kata Saeful Hayat.
Sementara, Kepala Sudin Sosial Jakarta Timur, Masyudi saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya tidak aktif. Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari Sudin Sosial Jakarta Timur.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda
Selasa, 28 Juli 2026
9248
Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang
Jumat, 31 Juli 2026
3218
14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak
Selasa, 28 Juli 2026
3637
MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis
Rabu, 29 Juli 2026
1933
Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman