Gedung Karang Taruna Cipinang Melayu Ambruk

Selasa, 04 Maret 2014 Reporter: Nurito Editor: Lopi Kasim 4386

bangunan_roboh_nurito.jpg

(Foto: doc)

Gedung Sasana Krida Karang Taruna (SKKT) Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur ambruk, Senin (3/3) sekitar pukul 14.00. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa itu. Hanya saja, sejumlah peralatan dapur umum yang biasa digunakan untuk penanganan bencana, serta mejadan  kursi yang ada di dalamnya rusak tertimpa reruntuhan bangunan.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, gedung SKKT seluas 10 x 25 meter ini ambruk hingga seluruh atapnya mengenai lantai bangunan.

Jaxc (40), salah seorang staf Kelurahan Cipinang Melayu mengatakan, saat kejadian ia sedang  berdiri bersama rekan-rekannya di depan gedung. Tiba-tiba bangunan setinggi 5 meter itu atapnya ambruk ke lantai. Seluruh pegawai kelurahan pun terkejut dan langsung mendatangi gedung SKKT yang letaknya persis di belakang kantor kelurahan.

"Kita lagi ngobrol di depan, tahu-tahu bunyi seperti bangunan ambruk kencang sekali. Pas dilihat, atap gedung SKKT sudah ambruk ke lantai semua," ujar Jaxc, Selasa (4/3).

Dikatakan Jaxc, di dalam gedung SKKT itu terdapat banyak peralatan dapur umum yang biasa digunakan saat penanganan bencana. Peralatan tersebut, seperti kompor gas, panci, penggorengan, genset, meja kursi, podium, dan alat fogging yang seluruhnya mengalami kerusakan lantaran tertimpa reruntuhan bangunan.

Gedung ini biasanya digunakan untuk rapat karang taruna dan pengurus RW di Kelurahan Cipinang Melayu serta biasa digunakan untuk penyimpanan beras miskin. Rencananya, gedung itu juga akan dijadikan tempat penyimpanan 280 kotak suara Pemilu 2014.

Lurah Cipinang Melayu, Saeful Hayat mengaku, pihaknya sudah melaporkan kejadian tersebut ke Sudin Sosial Jakarta Timur. Bahkan, pihak Sudin Sosial sudah mengecek kondisi bangunan yang ambruk tersebut. Hanya saja, saat ini pintu SKKT dikunci rapat, karena menunggu proses pemeriksaan pihak terkait. "Kami sudah laporkan kasus ini ke Sudin Sosial Jakarta Timur. Kami berharap cepat diatasi karena bangunan ini aktif digunakan untuk kegiatan warga," kata Saeful Hayat.

Sementara, Kepala Sudin Sosial Jakarta Timur, Masyudi saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya tidak aktif. Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari Sudin Sosial Jakarta Timur.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3562

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 737

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 646

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1418

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1034

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks