Disparekraf DKI Adakan Sembilan Kali Pelatihan Selama Pandemi COVID-19

Selasa, 14 Juli 2020 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Rio Sandiputra 4284

Disparekraf Telah Laksanakan Sembilan Kali Pelatihan Selama Pandemi

(Foto: Aldi Geri Lumban Tobing)

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta tetap memberikan pelatihan kepada Jakpreneur binaan di masa pandemi COVID-19. Tercatat, sebanyak sembilan kali pelatihan telah dilaksanakan selama periode Mei sampai 14 Juli 2019.

Kami berikan pelatihan yang benar-benar menarik dan kekinian seperti pelatihan teknik pembuatan video, branding produk

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Disparekraf DKI Jakarta, Helma Dahlia mengatakan, mayoritas pelatihan dilakukan secara daring karena situasi pandemi COVID-19. Beberapa di antaranya juga melakukan pelatihan secara langsung atau tatap muka, bersamaan dengan pelatihan daring.

Helma merinci, pelatihan yang diberikan diantaranya pemasaran digital, foto produk dan penulisan konten untuk pemasaran, edukasi keuangan, dan permodalan.

"Kami tetap melakukan pelatihan secara virtual atau daring sebagai perhatian kepada Jakpreneur binaan supaya bisa bertahan dan berusaha di tengah pandemi COVID-19," ujar Helma, Selasa (14/7).

Helma menilai, animo Jakpreneur binaan mengikuti pelatihan cukup tinggi. Terutama untuk pelatihan dengan sistem daring, yang minimal diikuti oleh 80 peserta. Namun untuk pelatihan secara langsung memang ada batasan maksimal peserta sesuai protokol kesehatan.

"Tapi tetap melaksanakan protokol COVID-19 seperti menjaga jarak, memakai masker dan menyediakan hand sanitizer. Kami juga menetapkan batas maksimal, 50 orang sudah tidak boleh," jelasnya.

Menyiasati animo peserta yang ingin turut serta, Suku Dinas Parekraf di masing-masing wilayah ikut memfasilitasi Jakpreneur binaan mengikuti pelatihan, termasuk bagi peserta yang mengalami keterbatasan teknologi.

Helma menambahkan, tujuan pelatihan Jakpreneur binaan online agar mereka memiliki pengetahuan baru, makin kreatif dan inovatif, serta lebih produktif di masa pandemi COVID-19.

"Kami berikan pelatihan yang benar-benar menarik dan kekinian seperti pelatihan teknik pembuatan video, branding produk. Sebagai ekonomi kreatif harusnya produk yang diproduksi itu yang artisan dan bagus," tandas Helma.

BERITA TERKAIT
Sektor Usaha Pariwisata Diminta Lakukan Protokol Pencegahan Penularan Covid-19

Ini Protokol Pencegahan COVID-19 Usaha Pariwisata Saat Masa Transisi

Selasa, 09 Juni 2020 3833

833 Pelaku UKM di Jakut Direkomendasi Terima Relaksasi Izin Usaha

833 Pelaku UKM di Jakut Direkomendasi Terima Relaksasi Izin Usaha

Rabu, 08 Juli 2020 3678

 Sudin PPKUKM Jakpus Gelar Pelatihan Membuat Tas Belanja Secara Online

100 Jakpreneur di Jakpus Dilatih Membuat KBRL Secara Online

Kamis, 09 Juli 2020 3129

BERITA POPULER
Penumpang mikrotrans cilik ist

Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

Minggu, 11 Oktober 2026 29110

Metrologi DKI Tera Perangkat SPKLU gery ist2

Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

Jumat, 09 Oktober 2026 11524

Evakuasi Korban Hanyut di Ciliwung ist

Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

Kamis, 08 Oktober 2026 6905

Tap jaklingko jati

MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 3840

Satriadi gunawan pol pp jati

Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

Senin, 12 Oktober 2026 1611

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks