Puluhan rumah di tepi Kali Sindang, Lorong Z Timur, RT 01, 02, 03 dan RT 04 RW 01, Kelurahan Koja, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, mengalami retak dan miring hingga terancam ambruk. Kerusakan tersebut akibat tergerus aliran Kali Sindang, yang letaknya berdekatan dengan rumah warga.
Di bantaran Kali Sindang sepanjang 400 meter sendiri memang belum dilakukan penurapan maupun pembuatan tanggul, sehingga air dengan mudah meluap ke pemukiman warga. Sedangkan pemukiman warga sendiri hanya berjarak antara 1-5 meter dari bibir kali.
Warga RT 03/01 Kelurahan Koja, Kecamatan Koja, Ana (35) mengaku, kondisi ini mulai terjadi sejak 2 tahun lalu. Namun, belakangan ini kerusakan sejumlah rumah warga semakin menjadi.
"Ini rumah saya jadi pada retak-retak. Yang membuat lebih khawatir ini dinding rumah juga sudah agak miring, mungkin pondasinya sudah kena," ujarnya, Senin (24/2).
Lurah Koja, Suhadi mengatakan, lahan warga di tepian kali tersebut memang rawan tergerus aliran air. Hal itu karena Kali Sindang belum diturap dan normalisasi dalam beberapa tahun terakhir.
"Bahkan lumpurnya itu hingga membuat gundukan menyerupai pulau di tengah kali. Kita sudah usulkan dalam musrenbang, rencananya selain dilakukan penurapan juga akan dinormalisasi tahun ini," katanya.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Pekerjaan Umum (PU) Tata Air Jakarta Utara, Wagiman Silalahi mengatakan, pihaknya belum bisa memberikan jawaban tentang kejadian tersebut. Ia mengaku akan mengirim tim untuk melihat kondisi lapangan.
"Nanti akan kita cek terlebih dahulu. Setelah tahu dengan jelas, baru bisa kita simpulkan keadaan dan langkah apa sebagai solusi," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan
Senin, 02 Februari 2026
2201
Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini
Senin, 02 Februari 2026
733
BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026
Senin, 02 Februari 2026
635
Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital