Coffee Morning Pembauran Kebangsaan 2020, Bangun Sinergi untuk Stabilitas Level Masyarakat

Selasa, 03 Maret 2020 Reporter: Folmer Editor: Toni Riyanto 4322

Coffee Morning Pembauran Kebangsaan 2020, Bangun Sinergi untuk Stabilitas Level Masyarakat

(Foto: Reza Hapiz)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar forum "Coffee Morning Pembauran Kebangsaan Tahun 2020 " yang berlangsung di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (3/3).

Ini memang forum penting

Kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan oleh Pemprov DKI ini dimaksudkan untuk menjaring aspirasi masyarakat, sekaligus evaluasi pelaksanaan program pembauran kebangsaan di Jakarta.

Dalam pembukaan forum, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyampaikan harapannya agar sinergi antar masyarakat dapat terbangun dengan baik karena Jakarta sebagai Ibu Kota negara dengan masyarakatnya yang plural, diharapkan dapat menjadi percontohan.

"Alhamdulillah, ini memang forum penting, unsur yang ada lengkap. (Di Indonesia) Bhineka Tunggal Ika, Jakarta tempat simpul itu terjadi. Karena itu, di tempat ini harus menjadi contoh kerukunan antar semua golongan (dan) komponen. Kalau di sini terjadi komunikasi, interaksi, lalu gotong royong/ kerja bersama, insyaAllah Jakarta menjadi inspirasi bagi Indonesia. Pak Pangdam, tadi menyampaikan, beliau tahu persis, kalau Jakarta tenang, Indonesia tenang" ujar Anies, dikutip dari siaran pers PPID Provinsi DKI Jakarta.

Anies menambahkan, keharmonisan antar suku bangsa, ras, dan agama yang ada di Jakarta hendaknya terus  dirawat dan ditingkatkan bersama-sama melalui forum-forum yang ada.

"Kami berharap forum ini memberikan manfaat, jalankan secara rutin, perluas cakupannya; karena di sini ada FPK, FKUB, FKDM. Jadi unsur-unsur inilah yang berada paling depan dalam menjaga suasana Jakarta aman, tertib, tentram. Bagi teman-teman di Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), bantu interaksi yang efektif ke Kesbangpol supaya pastikan interaksi berjalan dengan baik," terangnya.

Anies menjelaskan, sinergisitas antar perangkat daerah dan elemen masyarakat pun diharapkan dapat meminimalisir munculnya konflik, khususnya konflik sosial, melalui deteksi dan cegah dini.

"Kemudian tentu saja konflik sosial antara wilayah seringkali itu terjadi . Kita juga bisa perhatikan betapa masalah pengangguran punya dampak pada itu semua. Dan yang tidk kalah penting adalah menjaga rasa hormat, menghargai satu sama lain. Kita berharap tim tim ini bisa membantu untuk kita menjaga stabilitas di level masyarakat," ungkapnya.

Dalam forum ini, turut disampaikan imbauan dan arahan terkait merebaknya virus Corona atau COVID-19 di Indonesia. Anies berharap, semua pihak terkait dapat ikut mengamankan suasana agar tetap kondusif.

"Kami berharap di forum ini menjadi salah satu cara untuk kita mengikatkan persatuan kita untuk lebih erat. Nah tema yang dibahas, kebetulan ini berkaitannya dengan Corona Virus yang sedang merebak. Kita tidak perlu panik tapi juga jangan rileks, harus waspada. Kalau panik menimbulkan efek perilaku yang tidak sehat, kalau rileks dianggap enteng, ketika muncul menjadi masalah besar, itu kita tidak siap. Kita harus posisinya waspada di Jakarta, karena sudah ditemukan kasus maka kita harus lebih waspada. Dan kalau sudah terkait kesehatan percayakan kepada tim medis," ucapnya.

Untuk diketahui, Forum ini menghadirkan sebuah Diskusi Interaktif berupa tanya jawab dengan tema "Membangun Sinergitas dan Pemberdayaan Masyarakat" bersama tiga narasumber, yakni Ketua Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi DKI Jakarta, Taufan Bakri; Kepal Seksi  Survelens Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ngabila Salama; dan Ketua Forum Pembauran Kebangsaan Provinsi DKI Jakarta, Zamakh Sari. Peserta sebanyak 150 orang, antara lain berasal dari Perangkat Daerah, Badan Penghubung Pemerintah Perwakilan dari seluruh Provinsi Indonesia, FKDM, FKPT, PPWK, FKUB, dan FPK Provinsi di 5 wilayah kota dan administrasi.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Kapolda Metro Jaya, Nana Sudjana; Pangdam Jaya Mayjen TNI, Eko Margiyono; Panglima Komando Operasi Angkatan Udara I, Ahmad Maskuri; Direktur Bina Ideologi, Karakter dan Wawasan Kebangsaan, Ditjen Polpum Kemendagri RI; Jajaran Forkominda Provinsi DKI Jakarta; Para Pimpinan DPRD Provinsi DKI Jakarta; Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Saefullah; Para Kepala Badan Penghubung Provinsi se-Indonesia; Para Pejabat Pemprov DKI Jakarta; serta Para Pimpinan Organisasi Masyarakat.

BERITA TERKAIT
Kolaborasi Pemprov DKI Jakarta dan Mayapada Group, Dukung Sarana Bagi Binaan Jakpreneur (PPID)

Kolaborasi Pemprov DKI dan Mayapada Group, Dukung Sarana Binaan Jakpreneur

Jumat, 21 Februari 2020 4873

 Satpol PP Diminta Utamakan Perlindungan Masyarakat

Satpol PP Diminta Utamakan Perlindungan Masyarakat

Rabu, 26 Februari 2020 2907

Anies Kukuhkan Kepala Kantor Regional V BKN dan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemprov DKI

Anies Kukuhkan Kepala Kantor Regional V BKN dan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemprov DKI

Rabu, 08 Januari 2020 5126

BERITA POPULER
Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3349

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1642

Pramono kunjungan ciangir rezap

Manfaatkan Sampah Organik, DKI Bakal Bangun Pusat Ketahanan Pangan di Ciangir

Jumat, 31 Juli 2026 1440

Selama Bulan Juli, 441 Ekor Kucing di Jaksel Sudah di Sterilisasi

441 Ekor Kucing Sudah Disterilisasi di Jaksel

Senin, 03 Agustus 2026 788

1785757954269

Kepulauan Seribu Raih Peringkat Pertama Aktivasi IKD Terbaik Nasional

Senin, 03 Agustus 2026 727

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks