Dinas KPKP Pastikan Stok Pangan di Jakarta Aman

Selasa, 03 Maret 2020 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Toni Riyanto 2893

Dinas KPKP Pastikan Stok Pangan di Jakarta Aman

(Foto: doc)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan stok kebutuhan bahan pangan di Jakarta mencukupi. Untuk itu, warga diminta untuk tidak panic buying menyikapi perkembangan kondisi terkini terkait COVID-19.

Tidak perlu panic buying

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Darjamuni mengatakan, kebutuhan pangan seperti, beras, cabai, bawang merah, bawang putih, telur ayam, daging ayam, daging sapi, ikan, buah-buahan, dan sayuran mencukupi.

"Selain itu, gula pasir, minyak goreng, makanan olahan instan hingga kue dan roti dipastikan tersedia di Jakarta," ujarnya, Selasa (3/3).

Darjamuni menjelaskan, untuk pangan segar hasil pertanian, perikanan, dan produk hewan dijamin ketersediannya oleh Badan Usaha Milik Daeragh (BUMD) di klaster pangan.

"Pasokan pangan segar juga dipastikan akan terus mengalir di Pasar Induk Buah dan Sayur Kramat Jati. Kemudian, untuk beras akan terus masuk melalui Pasar Induk Beras Cipinang," terangnya.

Darjamuni menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak perlu khawatir dengan kebutuhan  pangan segar karena akan terus dijamin ketersediannya.

"Kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait seperti, Dinas PPPUKM, Badan Urusan Logistik, pelaku usaha pangan, dan daerah sentra produksi pangan untuk memastikan aliran pangan ke Jakarta berjalan lancar," ungkapnya.

Menurutnya, selain melakukan pengawasan pangan segar, Dinas KPKP juga akan memantau harga dan stok bersama instansi terkait baik di pasar tradisional maupun swalayan/pasar modern di wilayah DKI Jakarta

"Dalam rangka menegakkan aturan hukum kami akan bersama sama dengan Satgas Pangan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dan instansi terkait untuk melakukan penanganannya jika terindikasi terjadi penimbunan, permainan harga dan tindak kecurangan dalam masalah pangan," tandasnya.

Untuk diketahui, saat ini stok bawang putih di BUMD masih sekitar 750 ton dan akan tambahan suplai melalui mekanisme impor mencapai 18 ton. Kemudian, untuk gula pasir BUMD segera mendapatkan tambahan stok sebesar 2.300 ton.

BERITA TERKAIT
380 Sample Pangan dari Lima Pasar di Jakarta Selatan Aman Dikonsumsi

Produk Pangan Lima Pasar di Jaksel Dipastikan Aman

Jumat, 28 Februari 2020 1882

 Jelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2020, Kebutuhan Pangan di Jakarta Meningkat 5 persen

TPID Pastikan Stok Pangan di Jakarta Aman

Rabu, 20 November 2019 2065

Pemkot Jakpus Pastikan Stok Pangan Tercukupi dan Harga Tak Melonjak Naik di Pasar Senen

Stok Pangan di Pasar Senen Dipastikan Aman

Jumat, 10 Mei 2019 2189

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3694

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 737

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 647

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1422

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1037

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks